Yuji Horii, kreator dari seri legendaris Dragon Quest, yang menjadikan beliau juga sebagai orang yang telah membawa genre RPG ke Jepang sehingga dapat diterima oleh khalayak umum pada kala itu. Oleh karena itu, atas kontribusinya yang sangatlah besar pada industri game di Jepang telah membuatnya menjadi developer game pertama yang mendapatkan penghargaan Order of the Rising Sun dari pemerintah Jepang.
Penghargaan ini sendiri bisa dibilang adalah sebuah penghargaan kelas tinggi yang diberikan pemerintah, dan tergolong ke dalam penghargaan kelas 1. Lebih spesialnya lagi, Horii mengungkap bahwa penghargaan tersebut diberikan kepadanya berbarengan dengan idolanya yang juga mendapat penghargaan yang sama di hari tersebut.
Horii sedikit bernostalgia mengingat bagaimana dirinya 50 tahun lalu memulai perjalanannya di indutri kreatif. Pada saat itu dirinya masih siswa SMA yang ingin menjadi seniman manga dan mengidolakan mangaka Go Nagai. Berharap menjadi asisten Go Nagai, dirinya pun dengan nekat bertemu dengan idolanya itu untuk meminta menjadi asistennya.
Ini terjadi lebih dari 50 tahun yang lalu, saat liburan musim panas tahun terakhir SMA saya. Saya adalah seorang seniman manga yang bercita-cita tinggi, dan dengan naskah yang belum selesai di tangan, saya mengunjungi Tuan Go Nagai, berharap untuk menjadi asistennya. Meskipun kunjungan saya mendadak setelah menelepon dari stasiun Otsuka, beliau dengan ramah menerima saya. Meskipun saya tidak menjadi asistennya, beliau berbaik hati memberikan tanda tangannya. Saya sangat terharu menerima penghargaan ini bersamanya hari ini.
Walau pada akhirnya ditolak tetapi kini dirinya menyadari bahwa ia berdiri di podium yang sama dengan idolanya itu dan menerima penghargaan yang sama.
Horii akhirnya menciptakan Love Match Tennis, sebuah game komputer Jepang, untuk sebuah kontes pemrograman yang diselenggarakan oleh Enix. Love Match Tennis memberinya pekerjaan di perusahaan tersebut dan menginspirasinya untuk menjadi seorang kreator game.

Ia kemudian menciptakan beberapa game, yang paling utama adalah Dragon Quest. Meskipun Horii tidak berhasil menjadi asisten manga Nagai, penolakan tersebut membawanya ke jalan lain yang membawanya menciptakan beberapa JRPG paling ikonik di zaman kita.















Discussion about this post