Marvel kembali meramaikan dunia game fighting lewat proyek baru bersama Arc System Works (ASW), berjudul Marvel Tokon: Fighting Souls. Game ini diperkenalkan pada Juni 2025 dan menjadi penanda kembalinya Marvel ke ranah pertarungan setelah terakhir kali hadir lewat Marvel vs Capcom Infinite pada 2017.
Berbeda dari seri Marvel vs Capcom, Marvel Tokon bukan game crossover, melainkan pertarungan tag battle 4v4 yang hanya menampilkan karakter-karakter dari semesta komik Marvel. Dengan reputasi Arc System Works yang telah menciptakan seri populer seperti Guilty Gear, Blazblue, dan Dragon Ball FighterZ, proyek ini menambah daftar prestasi studio asal Jepang tersebut.
CEO Arc System Works, Minoru Kidooka melalui wawancara Dexerto, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan Marvel adalah langkah strategis untuk memperluas jangkauan perusahaan di luar komunitas game fighting.
Baca Juga: MARVEL Tōkon: Fighting Souls Rilis Pada 2026 Untuk PS5, Steam dan Epic
“Seperti yang mungkin Anda ketahui, secara historis kami telah membuat banyak game berbeda dan berkolaborasi dengan berbagai IP. Seperti Sailor Moon, Fist of the North Star, Persona, DragonBall dulu — kami telah membuat begitu banyak game berbeda dengan IP yang berbeda,” ujarnya. “Saya rasa ini kelanjutan dari itu. Kami terus memikirkan hal-hal baru, keseruan apa yang bisa kami tawarkan. Bekerja sama dengan Marvel dan merilis Tokon adalah bagian dari itu.”
“Marvel adalah IP besar, dan ini adalah salah satu langkah yang harus kami ambil. Karena Arc System Works masih relatif belum dikenal luas, ini adalah kesempatan besar untuk memperkenalkan diri kepada mereka yang belum tahu kami, sekaligus menunjukkan keahlian kami di dunia game fighting.
“Sekarang kami berada di Evo 2025 memamerkan demo pertama. Entah Anda melihatnya atau tidak, tapi antreannya gila panjangnya. Itu menunjukkan bahwa kami mengambil keputusan yang tepat untuk berkolaborasi dengan Marvel saat ini.”
Kidooka menegaskan bahwa Marvel Tōkon: Fighting Souls bukan sekadar pengganti Marvel vs Capcom, melainkan evolusi dengan sentuhan khas Arc System Works.

“Kami berharap bisa meneruskan warisan [Marvel vs Capcom]. Tapi lebih dari sekadar memimpin generasi berikutnya, kami fokus pada bagaimana menggabungkan cara khas Arc System Works dalam mengekspresikan dan merancang game dengan IP besar seperti Marvel,” jelasnya.
“Bukan hanya, ‘Ayo buat game fighting dengan karakter Marvel.’ Tapi, ‘Bagaimana kami memadukan keahlian, gaya ekspresi, ide kami, dan membuatnya jadi sesuatu yang hebat?’ Jadi ini bukan soal menjadi generasi berikutnya dari game Marvel, tapi bagaimana kami membangun identitas kami dalam IP Marvel. Itu tantangannya, dan itulah fokus kami sekarang.”
Selain Marvel Tokon, Arc System Works juga tengah mengembangkan berbagai proyek lintas genre. Kidooka mengakui bahwa Guilty Gear adalah seri andalan mereka, namun perusahaan perlu terus berinovasi di tengah pasar yang semakin kompetitif.
“Arc System Works sudah berdiri sekitar 38 tahun, dan Guilty Gear sudah ada selama 27 tahun. Dalam beberapa tahun terakhir, kami mulai merambah ke game fighting lain, sebenarnya ini sudah kami lakukan sejak lama,” ujarnya
“Kebetulan saja Guilty Gear adalah yang paling populer dan paling dikenal. Tapi kami harus terus menantang diri di pasar yang tak menentu ini. Banyak studio tutup, dan sulit untuk memiliki cakupan luas, tapi kami harus tetap berusaha memperluas ke kategori lain. Ini semacam cara untuk memberi kembali kepada komunitas dan tidak berpikir terlalu sempit.
“Saya tidak bisa pensiun sampai kami merilis game hit yang bukan Guilty Gear. Tolong, bantu saya pensiun!”
Marvel Tokon: Fighting Souls saat ini masih dalam tahap pengembangan, dengan demo perdananya menuai antusiasme tinggi di Evo 2025.
Tentang Marvel Tōkon: Fighting Souls


Marvel Tokon: Fighting Souls adalah game pertarungan terbaru karya Arc System Works, studio yang dikenal lewat Guilty Gear, BlazBlue, dan Dragon Ball FighterZ. Berbeda dari Marvel vs Capcom yang mempertemukan karakter Marvel dan Capcom, game ini sepenuhnya berada di semesta Marvel dan menampilkan format 4v4 tag fighter, di mana pemain dapat memilih empat karakter dan bertukar di tengah pertarungan untuk menciptakan kombinasi serangan yang mematikan.
Mengusung gaya visual cel-shaded khas Arc System Works, Marvel Tōkon menyajikan aksi penuh warna dan efek spektakuler, menghadirkan pahlawan dan penjahat ikonik Marvel dalam format yang benar-benar baru. Bukan sekadar meneruskan formula lama, ArcSys berusaha membangun identitas unik mereka sendiri dalam menghadirkan game pertarungan superhero ini.















Discussion about this post