Dilansir dari Business Wire, Electronic Arts (EA) resmi mengumumkan kesepakatan akuisisi senilai US$ 55 miliar oleh konsorsium yang terdiri dari Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi, Silver Lake, dan Affinity Partners.
Andrew Wilson menyebut bahwa langkah ini sebagai pengakuan atas kontribusi tim EA dalam menciptakan hiburan interaktif global, sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru. PIF menilai akuisisi ini akan sejalan dengan strateginya dalam memperluas portofolio di sektor game serta esports, sementara Silver Lake dan Affinity Partners menyatakan komitmen penuh mendukung ekspansi EA ke depan. Apabila hal ini berhasil, kesepakatan ini akan menjadi salah satu akuisisi terbesar dalam sejarah industri hiburan interaktif.

“Tim kami yang kreatif dan penuh semangat di EA telah memberikan pengalaman luar biasa bagi ratusan juta penggemar, membangun beberapa IP paling ikonis di dunia, dan menciptakan nilai yang signifikan bagi bisnis kami. Momen ini merupakan pengakuan yang kuat atas karya luar biasa mereka,” ujar Andrew Wilson, Chairman & CEO Electronic Arts.
“Ke depannya, kami akan terus mendobrak batasan hiburan, olahraga, dan teknologi, membuka peluang-peluang baru. Bersama mitra kami, kami akan menciptakan pengalaman transformatif untuk menginspirasi generasi mendatang. Saya lebih bersemangat dari sebelumnya tentang masa depan yang sedang kami bangun.”
Detail Kesepakatan EA dengan PIF, Silver Lake, dan Affinity Partners

Berdasarkan perjanjian ini, para pemegang saham Electronic Arts akan menerima US$ 210 per saham tunai, yang mencerminkan premi 25 persen dari harga saham sebelumnya. Setelah transaksi selesai, Electronic Arts akan menjadi perusahaan private dan sahamnya tidak akan lagi diperdagangkan di bursa. Dalam akuisisi ini, CEO Andrew Wilson akan tetap memimpin perusahaan dengan markas besar di Redwood City, California.
Akuisisi ini didanai melalui kombinasi modal ekuitas sekitar US$ 36 miliar dari ketiga investor utama serta utang senilai US$ 20 miliar yang dijamin oleh JPMorgan. PIF juga akan melanjutkan kepemilikan lamanya sebesar 9,9 persen. Dewan Direksi Electronic Arts juga telah menyetujui transaksi ini dan menargetkan penyelesaiannya pada kuartal pertama tahun fiskal 2027, dengan catatan harus lolos uji regulasi dan persetujuan pemegang saham.
Baca Juga: Neymar Jr. Jadi Duelist! Konami Umumkan Kolaborasi antara Yu-Gi-Oh! dan eFootball















Discussion about this post