Game point and click adventure populer Needy Streamer Overload baru saja mendapat kabar menarik — sebuah adaptasi anime yang dijadwalkan tayang pada April 2026.
Namun, tampaknya kondisi di balik layar tidak berjalan dengan mulus. Pada hari pengumuman anime tersebut, Nyalra, penulis skenario utama game, mengumumkan bahwa ia dikeluarkan secara sepihak dari proyek tanpa menerima kompensasi penuh atas pekerjaannya.
Menanggapi hal ini, pihak penerbit game, WSS Playground, merilis pernyataan versi mereka tentang apa yang terjadi. Meskipun Nyalra terlibat dalam produksi anime dan pengawasan kreatif sejak awal, ia mengatakan bahwa pada suatu titik terjadi ketidakharmonisan antara dirinya dan WSS Playground.
Akibatnya, pihak penerbit secara sepihak mencabut peran Nyalra dari manajemen proyek. Pada periode tersebut, sang kreator didiagnosis mengalami gangguan penyesuaian dan depresi, namun tetap melanjutkan pekerjaannya sebagai penulis skenario sekaligus pengawas kreatif untuk anime tersebut demi dedikasinya kepada staf dan para penggemar.
Baca Juga: 20 Seri JRPG Terbaik Yang Terlantar Tapi Layak Untuk Dibangkitkan
Namun, menjelang pengumuman anime, Nyalra diberi tahu bahwa ia tidak lagi diizinkan berpartisipasi dalam kegiatan promosi. Ia juga menyatakan bahwa ia belum menerima pembayaran penuh atas pekerjaan yang telah ia lakukan; masalah ini kini sedang ditangani oleh pengacara.
Masalah lain muncul pada Oktober 2025, ketika WSS disebut-sebut menyatakan bahwa produksi anime akan dihentikan kecuali Nyalra secara publik dikeluarkan dari proyek. Hal ini membuat sang penulis sepenuhnya dikeluarkan dari acara dan wawancara tepat sebelum anime tersebut diperkenalkan ke publik.
Di sisi lain, tanggapan WSS Playground menuduh bahwa pernyataan Nyalra mengandung beberapa ketidakakuratan dan penghilangan informasi, seperti tidak menyebutkan bahwa ia diduga pernah meminta mundur dari proyek pada April 2025 — permintaan yang dikatakan telah disetujui oleh pihak penerbit.
Selain itu, kedua pihak dikatakan telah berdiskusi melalui kuasa hukum masing-masing sejak Agustus 2025 untuk mencapai solusi damai. WSS Playground juga mengklaim bahwa mereka telah membayar Nyalra dengan semestinya atas pekerjaan yang dilakukan.
Sementara pembicaraan antara Nyalra dan WSS Playground belum selesai, pihak pengembang Xemono mengumumkan bahwa mereka tidak lagi terlibat dengan IP Needy Streamer Overload mulai November 2025.
Studio tersebut menuding adanya tuntutan tidak adil oleh Daichi Saito dari WSS Playground, serta permintaan penerbit agar Xemono memperbaiki bug meski studio tidak menerima pendapatan dari game sejak Mei 2023.
Pembayaran tersebut akhirnya diberikan, tetapi tidak tanpa Xemono harus melibatkan pengacara. Bahkan setelah itu, Xemono menyebut bahwa ada beberapa pengeluaran mencurigakan yang dipotong dari pembayaran.
Baca Juga: Digimon Story: Time Stranger Umumkan DLC Baru; Digimon Tambahan & Episode Pack
Setelah kontrak antara WSS Playground dan Xemono berakhir pada 1 Juli 2025, seluruh pendapatan Needy Streamer Overload untuk Xemono dihentikan sepenuhnya.
Needy Streamer Overload, yang dikenal sebagai “Needy Girl Overdose” di Jepang, dipuji karena aspek horornya yang psikologis dan bahkan sempat mendapatkan spin-off mengetik yang unik. Meskipun animenya tetap berjalan, menyedihkan melihat hubungan antara studio pengembang dan penerbit menjadi begitu tegang.
Anime Needy Streamer Overload dijadwalkan tayang pada April 2026. Gamenya tersedia untuk PC melalui Steam.













Discussion about this post