Yoko Taro — yang dikenal luas lewat karyanya di seri NieR dan Drakengard — akan menulis seri Evangelion terbaru. Proyek ini diumumkan sebagai bagian dari perayaan 30 tahun franchise Neon Genesis Evangelion pada akhir pekan lalu.
Informasi ini ditemukan di situs resmi Evangelion, di mana halaman kredit singkat untuk seri mendatang telah dipublikasikan. Selain Yoko Taro, serial ini akan disutradarai oleh Kazuya Tsurumaki dan Toru Yatabe, sementara musiknya akan digarap oleh komposer lama Bandai Namco, Keiichi Okabe.
Hingga kini, detail cerita seri tersebut masih menjadi misteri. Pengumuman ini hadir setelah perilisan Evangelion: 3.0+1.0 Thrice Upon a Time, yang di antaranya berfungsi sebagai penutup tegas bagi kisah protagonis Shinji Ikari.
Karena itu, pertanyaan besar yang muncul adalah apakah Shinji akan kembali, atau justru kita akan melihat pendekatan yang sangat berbeda terhadap Evangelion.
Keterlibatan Yoko Taro sendiri bukan hal yang mengejutkan, mengingat karya-karyanya selama ini juga banyak terinspirasi oleh Evangelion. Bahkan setahun lalu, ia menyebut Neon Genesis Evangelion sebagai salah satu inspirasi utama di balik NieR: Automata, game yang meledak popularitasnya sejak rilis pada 2017.
Seri NieR juga baru-baru ini menjadi sorotan setelah adanya pengembangan baru yang diisyaratkan dalam siaran perayaan pencapaian 10 juta kopi terjual.

Lantas, apakah kabar hadirnya seri Evangelion baru ini merupakan hal yang baik? Bagi para penggemar, tentu tambahan entri dalam franchise favorit adalah kabar menggembirakan.
Namun di sisi lain, ada argumen bahwa akhir Shinji di film terbaru—di mana ia melangkah keluar dari dunia Evangelion—juga terasa seperti pesan yang cukup jelas kepada penonton untuk ikut “beranjak” dari Eva.
Kehadiran seri baru setelah pesan penutup yang begitu kuat bisa saja menimbulkan kontradiksi terhadap makna akhir tersebut. Semoga saja, setidaknya, mereka tidak kembali menghidupkan Shinji.















Discussion about this post