Laporan terbaru mengungkapkan bahwa TOSE telah membatalkan Project D dari klien luar negeri dan mengakibatkan penurunan laba operasional sebesar 44,8 persen.
Dalam laporan finansial Q3 FY 2026 (via Automaton), TOSE mengumumkan bahwa mereka mengalami penurunan signifikan di semua metrik laba, dengan total penjualan turun 0,8 persen dan laba operasional turun 44,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut TOSE, penurunan laba tersebut sebagian besar disebabkan oleh pembatalan proyek yang tidak disebutkan namanya, yang digambarkan sebagai “proyek pengembangan skala besar untuk klien luar negeri”.
Sebagai konteks, TOSE adalah studio game Jepang yang telah membangun reputasinya sebagai “pengembang hantu” karena jarang dikreditkan pada game yang mereka kembangkan, biasanya beroperasi di balik layar sebagai studio kontrak.
Sejak didirikan pada tahun 1979, TOSE telah menghasilkan game-game waralaba ternama untuk Nintendo, Square Enix, Capcom, ATLUS, dan banyak lagi. Proyek-proyek terbaru mereka yang diketahui termasuk Tales of Graces f Remastered dan Dragon Quest I & II HD-2D Remake.
Project D Dibatalkan, TOSE Catat Penurunan Laba Operasional Hingga 45%

Proyek yang dibatalkan, yang secara internal dikenal sebagai “Project D”, awalnya ditangguhkan sejak akhir Februari 2026 atas permintaan klien luar negeri. Penangguhan ini mengakibatkan karyawan TOSE menganggur mulai Maret 2026 dan seterusnya.
Selain itu, pendapatan bagi hasil, terutama pada Q1 FY 2026, turun di bawah level Q1 FY 2025, mengakibatkan penurunan laba operasional sekitar 45 persen. Masih belum dipastikan apakah Project D akan dilanjutkan pengembangannya atau tidak.
TOSE juga belum menerima kompensasi apa pun dari klien luar negeri atas penangguhan Project D. Sebagai tanggapan, TOSE sedang mempertimbangkan untuk merevisi klausul kontraknya, yang mensyaratkan tingkat kompensasi finansial tertentu ketika proses pengembangan dihentikan.
TOSE saat ini berupaya mengisi sumber daya yang menganggur dengan mempercepat peluncuran dan akuisisi proyek baru, serta meningkatkan tingkat pemanfaatan karyawan dengan mengalihkan tugas-tugas yang direncanakan untuk dialihdayakan ke pengembangan internal.
TOSE juga saat ini memiliki lima game lain dalam tahap pengembangan:
- Sebuah proyek baru bernama “Project E” diluncurkan pada Q2 FY 2026.
- Pesanan untuk “Project F” pada Q3 FY 2026 dari klien yang berbeda.
TOSE menggambarkan kedua proyek tersebut sebagai multiplatform dan dalam fase perencanaan/peluncuran, serta kontribusi pendapatan penuh diharapkan mulai FY 2027 dan seterusnya.















Discussion about this post