ReArchivu
DUKUNG KAMI
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video
No Result
View All Result
ReArchivu
No Result
View All Result

Review Undusted: Letters from the Past – Ketika Benda Berdebu Jadi Saksi Bisu

Patrick MarcelbyPatrick Marcel
February 28, 2026
in Review Game, Game, Game Indie, Nintendo, PC, Pilihan Editor, Review

Dintengah hiruk pikuk dari game-game yang dirilis pada bulan ini, ada game indie yang cukup menarik perhatian saya karena memiliki tema cukup unik, game tersebut berjudul Undusted: Letters from the Past. Sebuah game indie dari developer asal Korea bernama 5minlab Corp. dan di publish oleh Toge Productions, game ini mengajak kalian untuk membersihkan barang-barang berdebu menjadi bersih kembali dengan sisipan cerita naratif tentang keluarga.

Pada artikel kali ini ReArchivu mendapatkan kesempatan spesial dari Toge Production untuk memainkan Undusted: Letters from the Past, jadi bagaimana pengalamannya kali ini? Simak jawabannya pada review Undusted: Letters from the Past oleh ReArchivu kali ini!

Baca Juga

Undusted: Letters from the Past, Game Cleaning Cozy yang Menguak Kenangan Keluarga

Undusted: Letters from the Past, Game Cleaning Cozy yang Menguak Kenangan Keluarga

October 1, 2025
Review Moses & Plato: Last Train to Clawville - Motif dan Cinta Terkadang Mengaburkan Kasus Pembunuhan

Review Moses & Plato: Last Train to Clawville – Motif dan Cinta Terkadang Mengaburkan Kasus Pembunuhan

Chorus Worldwide Ingin Lihat Reaksi Pemain Coffee Talk Tokyo untuk Potensi Spin-Off di Lokasi Lainnya (2)

Chorus Worldwide Ingin Lihat Reaksi Pemain Coffee Talk Tokyo untuk Potensi Spin-Off di Lokasi Lainnya

April 8, 2026
CEO dan Founder Toge Productions Kritisi Kementrian Yang Pencitraan Doang

CEO dan Founder Toge Productions Kritisi Kementrian Yang Pencitraan Doang

April 14, 2025

Table of Contents

  • Sebuah Cerita Tentang Keluarga
  • Bersih-Bersih
  • Lokalisasi Bahasa Indonesia yang OK Banget
  • Visual dan Musik yang Cozy
  • PC Port
  • Final Verdict

Sebuah Cerita Tentang Keluarga

Undusted: Letters from the Past bercerita tentang Andora, seorang gadis yang kembali kerumah masa kecil dia setelah kepergian mendiang ibunya, Dalam rumah tersebut yang kini telah berantakkan, Andora ditugaskan untuk membersihkan barang-barang yang ada di dalam rumahnya. Setiap bendayang dibersihkan oleh Andora memiliki ceritanya tersendiri dari bahagia, sedih hingga mengharukan. Kurang lebih begitu premis yang ingin disampaikan oleh Undusted: Letters from the Past

Secara penyampaian cerita ini game beneran singkat, sebelum membersihkan benda-benda yang akan dibersihkan, gamenya selalu memberikan cerita dan konteks yang berhubungan dengan benda yang sedang dibersihkan, misalnya foto keluarga Androra, yang sebelum dan sesudah membersihkan foto tersebut akan ada sedikit cerita pendek tentang benda tersebut dan sesudah membersihkan. Secara keseluruhan ceritanya cukup singkat tapi setidaknya dalam dialog-dialog tidak seberapa tersebut ada momen-momen cukup mengharukan bagi saya.

Bersih-Bersih

Sebenarnya tidak ada yang terlalu istimewa dari sisi gameplay. Di setiap level, kita hanya diberi satu benda yang harus dibersihkan, seperti foto keluarga, mesin ketik, kamera, tinta, atau liontin. Untuk membersihkannya, biasanya tersedia dua alat utama yaitu spons busa dan sikat pembersih. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda, di mana spons digunakan untuk membersihkan area dengan jangkauan yang lebih luas sedangkan sikat digunakan untuk menjangkau sela-sela kecil yang tidak bisa disentuh oleh spons. Seiring berjalannya permainan, kita juga akan mendapatkan alat baru seperti kain lap untuk membersihkan permukaan kaca serta vakum yang berfungsi menyedot debu agar proses pembersihan menjadi lebih cepat dan efisien.

Kalian akan melihat sebuah progress bar yang menunjukkan seberapa jauh proses pembersihan yang telah dilakukan. Setiap leveldapat diselesaikan ketika progress mencapai 99%, namun bagi yang ingin hasil sempurna bisa menuntaskannya hingga 100%. Selain itu, setiap kali progress mencapai persentase tertentu, akan terbuka sebuah hint yang menunjukkan bagian-bagian yang masih belum dibersihkan, sehingga membuat proses pembersihan lebih cepat. Namun, semakin lama permainan berjalan, rasa monoton mulai terasa. Untungnya, beberapa benda yang bisa dibersihkan memiliki elemen interaktif yang cukup menyegarkan, seperti kamera yang tombol shatternya bisa ditekan, mesin ketik dengan keyboard yang bisa dipencet, hingga pemutar musik dengan tempat kaset yang dapat dibuka. Elemen-elemen kecil ini membantu mengurangi rasa jenuh dan membuat pengalaman bermain terasa lebih hidup.

Lokalisasi Bahasa Indonesia yang OK Banget

Hal yang paling saya suka adalah lokalisasinya, walaupun gamenya sendiri merupakan developer asal Korea tapi lokalisasi Bahasa Indonesia sangat teramat bagus, saya sendiri berhasil menamatkan game ini dalam Bahasa Indonesia dan tidak merasa aneh terhadap bahasa Indonesianya yang nantinya terlalu kaku karena baku. Dan saya bisa bilang, saya sangat menikmati game ini dalam Bahasa Indonesia.

Visual dan Musik yang Cozy

Kita masuk ke bagian “main dish”. Menurut saya, daya tarik utama dari game ini terletak pada visual dan musiknya. Meskipun konsep yang diusung sangat sederhana yaitu membersihkan benda namun semuanya dikemas dengan sangat menarik. Visualnya memiliki gaya seperti lukisan cat air dengan nuansa lembut, dipadukan dengan potret karakter yang imut. Sementara itu, musiknya terasa sangat cozy dan menenangkan. Alunan nada yang lembut berpadu dengan visual yang indah, menciptakan suasana yang damai dan membuat pengalaman bermain terasa menenangkan. Buat saya visual dan musik tidak ada yang perlu di komentari, karena keduanya benar-benar sesuai untuk game ini.

PC Port

Game dengan visual yang tergolong sederhana ini tidak menuntut spesifikasi tinggi. Dari tampilannya saja sudah bisa ditebak bahwa kalian tidak memerlukan PC dengan performa kuat untuk memainkannya. Saya rasa, kalian bisa menikmati game ini tanpa perlu khawatir mengenai spesifkasinya. Menurut halaman Steam, untuk memainkan Undusted: Letters from the Past kalian hanya perlu prosessor 1.8 Ghz dan ram 2GB saja.

Final Verdict

Kekurangan terbesar menurut saya hanya di durasi,pengalaman saya pribadi hanya perlu sekitar 100 menit untuk menamatkan game ini namun mengingat game ini dibanderol sangat murah yaitu Rp.90.999, menurut saya tidak ada salahnya kalian untuk mencoba game ini, mengingat game ini cukup cozy dan cocok untuk menghabiskan waktu luang kalian jika tidak tau mau ngapain dan ingin game simpel yang tidak perlu banyak mikir serta memiliki cerita yang menarik untuk diikuti maka Undusted: Letters from the Past adalah jawaban yang tepat untuk kalian.

Game Details

ItemUndusted: Letters from the Past
Played onPC via Steam
Developer5minlab Corp.
PublisherToge Productions
PlatformPC
HargaRp 90 999

Great

Walaupun game ini sedikit monoton dan memiliki waktu singkat untuk menamatkan game ini tapi dengan visual, cerita dan musik yang ditawar serta melihat harganya kurang dari 100 ribu, menurut penulis Undusted: Letters from the Past bisa menjadi pertimbangan untuk membeli game ini.

The Review

Undusted: Letters from the Past

PROS

  • Musik dan Visual yang Cozy
  • Lokalisasi Bahasa Indonesia yang Bagus
  • Beberapa benda ada yang interaktif

CONS

  • Monoton
  • Durasi Game Yang Terlalu Singkat
Tags: Toge Productions
Share132Tweet83ShareShare
Previous Post

Game Dragon Ball Baru Akan Diperkenalkan Awal Tahun 2026

Next Post

Lokalisasi Game Jepang di PS1 Yang Terbatas Jadi Penyeselan Terbesar Shuhei Yoshida

Patrick Marcel

Patrick Marcel

Seorang manusia biasa yang suka dengan JRPG terutama untuk Persona, Kingdom Hearts, Dragon Quest, Tales Series dan masih banyak lainnya. Biasanya menghabiskan waktunya dengan mencoba hal-hal baru dan kali ini dia sedang mencoba 3D Modeling for inquiry and press contact me at: [email protected]

Baca Selanjutnya

Ingin Berikan Kebebasan ke Studio yang Bermitra, Konami Akui Tidak Punya Kitab Suci Silent Hill
News

Ingin Berikan Kebebasan ke Studio yang Bermitra, Konami Akui Tidak Punya Kitab Suci Silent Hill

byFransiskus Sukardi Ruata
August 1, 2026
0

Kitab suci Silent Hill? Produser Motoi Okamoto ungkap alasan Konami sengaja tak buat pedoman baku — plus bocoran lain soal Silent Hill: Townfall.

Read moreDetails
Semakin Kuat di PC, Penjualan Seri Final Fantasy VII Remake Diklaim Lebih Baik dari yang Diharapkan Square Enix!

Semakin Kuat di PC, Penjualan Seri Final Fantasy VII Remake Diklaim Lebih Baik dari yang Diharapkan Square Enix!

August 1, 2026
SWORD OF JUSTICE Rilis Season 1.3.1

SWORD OF JUSTICE Rilis Season 1.3.1

August 1, 2026
LEGO Party! Sudah Tersedia di Switch 2

LEGO Party! Sudah Tersedia di Switch 2

August 1, 2026
SHIFT UP Dikritik Karena Gunakan AI untuk MV Stellar Blade: BLOOD RAIN

SHIFT UP Dikritik Karena Gunakan AI untuk MV Stellar Blade: BLOOD RAIN

July 31, 2026

Discussion about this post

ReArchivu

© 2024-2026 ReArchivu - All Rights Reserved.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Review
  • Privacy Policy

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video

© 2024-2026 ReArchivu - All Rights Reserved.