ReArchivu
DUKUNG KAMI
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video
No Result
View All Result
ReArchivu
No Result
View All Result
Home Game

Larian Studios Dituduh Menggenjot Penggunaan AI Generatif, Ini Reaksi CEO Larian “AI Hanya Diapakai Sebagai Alat Eksplorasi Ide”

Ignatius Wellson Theja SukrisnobyIgnatius Wellson Theja Sukrisno
December 17, 2025
in Game, Gamebiz, News

CEO Larian Studios, Swen Vincke, sebelumnya mengungkapkan bahwa studio pengembang Baldur’s Gate 3 tersebut memanfaatkan AI generatif untuk membantu sejumlah pekerjaan prototipe, seperti membuat level sementara yang digunakan desainer sebagai bahan awal sebelum akhirnya diganti dengan aset buatan tangan.

Pernyataan ini awalnya tidak menimbulkan banyak reaksi, namun komentar serupa dalam wawancara terbarunya dengan Bloomberg terkait RPG besar Larian berikutnya, Divinity, justru memicu gelombang kritik yang kini coba diluruskan oleh pihak studio.

Baca Juga

Masahiro Ito Tegaskan Adegan Silent Hill 2 Bukan Pelecehan atau Frustrasi Seksual

Masahiro Ito Tegaskan Adegan Silent Hill 2 Bukan Pelecehan atau Frustrasi Seksual

August 29, 2025
Super Robot Wars

Studio Kontraktor Yang Bantu Kerjakan Super Robot Wars dan Bomberman Dinyatakan Bangkrut

April 15, 2025
Atomic Hearts II Diumumkan! Akan Rilis 2026

Atomic Heart II Diumumkan! Akan Rilis 2026

June 7, 2025
Shadowverse: Worlds Beyond Sentuh 1 Juta Kali Download

Shadowverse: Worlds Beyond Sentuh 1 Juta Download Dalam Waktu Seminggu; Sekaligus Bagikan Bansos

June 23, 2025

Baca Juga: Divinity Terbaru Akan Jadi Game Turn Based Namun Tapi Tidak Berbasis Ruleset DND

Dalam laporan Bloomberg, Larian disebut tengah “menggenjot” penggunaan AI generatif, dengan para pengembangnya dikatakan sering memakai alat AI untuk mengeksplorasi ide, mengembangkan presentasi PowerPoint, merancang concept art, serta menulis teks placeholder.

Menanggapi hal tersebut, Vincke kembali menegaskan bahwa Larian sama sekali tidak menggunakan AI generatif untuk menciptakan karya seni, suara, maupun tulisan yang benar-benar muncul di dalam game mereka.

Setelah wawancara itu dipublikasikan, ia juga menekankan bahwa istilah “menggenjot” tidak mencerminkan kebijakan AI di Larian secara akurat, serta menjelaskan bahwa AI tidak digunakan “untuk mengembangkan concept art” menurut sudut pandangnya—meskipun memang dimanfaatkan pada tahap ideasi paling awal.

Sebelumnya, Vincke juga telah menolak anggapan bahwa AI generatif dapat menggantikan pekerja kreatif. Ia mencontohkan bahwa ketika studio membutuhkan lebih banyak concept art pada April lalu, Larian justru merekrut 15 concept artist tambahan.

Baca Juga: Larian Studio Publishing Director Berpendapat Mengenai Rencana Square Enix Untuk Mengganti 70% Proses QA Dengan AI Sebagai Tindakan “Dungu”

Meski demikian, kabar mengenai penggunaan AI generatif di Larian tetap dipersepsikan negatif oleh sebagian penggemar, yang kemudian menyuarakan kekecewaan mereka di media sosial. Bahkan, seorang mantan karyawan secara terbuka meminta studio untuk mempertimbangkan ulang arah kebijakannya.

Selena Tobin, seniman yang tercatat sebagai junior environment artist di Baldur’s Gate 3, menulis di Bluesky bahwa ia menikmati bekerja di Larian “hingga AI mulai terlibat.”

“Segera pertimbangkan ulang dan ubah arah kalian. Tunjukkan penghargaan kepada karyawan kalian. Mereka adalah talenta kelas dunia dan tidak membutuhkan bantuan AI untuk menciptakan ide-ide luar biasa.”

Sebagian pihak lain juga mulai berspekulasi tentang kemungkinan aset placeholder buatan AI tanpa sengaja lolos dan masuk ke Divinity, sebuah kejadian yang telah beberapa kali terjadi di game lain, termasuk pemenang The Game Awards tahun ini, Clair Obscur.

Menanggapi kritik tersebut, direktur publishing Larian, Michael Douse, memberikan pernyataan di X dengan membandingkan pendekatan Larian terhadap AI dengan praktik pengembang lain yang lebih problematik, seperti secara langsung memasukkan aset AI ke dalam game atau menggunakan AI sebagai dalih untuk melakukan pemutusan hubungan kerja.

“Sejak April, sikap kami terhadap penggunaan AI dalam alur kerja sudah jelas, jadi saya tidak yakin mengapa ini tiba-tiba menjadi kontroversi sekarang, apalagi soal momennya,” tulis Douse.

Vincke sendiri kemudian kembali menjelaskan kebijakan AI Larian lewat X dengan nada frustrasi, sekali lagi menolak anggapan bahwa studio “menggenjot” penggunaan AI, serta menegaskan bahwa AI hanya digunakan untuk eksplorasi ide dan penyusunan komposisi kasar, tidak lebih dari itu.

“Serius, kami tidak ‘menggenjot’ AI atau menggantikan concept artist dengan AI,” tulis Vincke. “Kami memiliki tim berisi 72 seniman, termasuk 23 concept artist, dan kami masih terus merekrut. Karya seni yang mereka hasilkan sepenuhnya orisinal, dan saya sangat bangga dengan hasil kerja mereka.

Holy fuck guys we’re not "pushing hard" for or replacing concept artists with AI.

We have a team of 72 artists of which 23 are concept artists and we are hiring more. The art they create is original and I’m very proud of what they do.

I was asked explicitly about concept art…

— Swen Vincke @where? (@LarAtLarian) December 16, 2025

“Saya ditanya secara spesifik tentang concept art dan penggunaan AI generatif kami. Saya menjawab bahwa AI dipakai untuk eksplorasi ide. Saya tidak pernah mengatakan bahwa AI digunakan untuk mengembangkan concept art. Itu sepenuhnya dikerjakan oleh para seniman, yang memang kelas dunia. Kami menggunakan AI untuk mencari dan mengeksplorasi referensi, sama seperti memakai Google atau buku seni. Pada tahap ideasi paling awal, AI hanya dipakai sebagai gambaran kasar komposisi, yang kemudian digantikan oleh concept art orisinal. Tidak ada perbandingan antara keduanya.”

Sebagai penutup, Vincke merujuk pada wawancara Gamespot pada April lalu untuk penjelasan lebih mendalam, serta menambahkan bahwa Larian merekrut para kreator karena kemampuan dan bakat mereka, bukan karena kesanggupan mengikuti saran mesin, sambil tetap memberi kebebasan bagi mereka untuk bereksperimen dengan alat-alat tersebut demi mempermudah pekerjaan sehari-hari.

Baca Juga: Gak Cuman Clair Obscur: Expedition 33 Doang, Ini Game Buatan Mantan Developer Ubisoft Yang Tak Kalah Keren

Tags: Baldur's GateBerita GameDivinityLarian StudiosSwen Vincke
Share130Tweet82ShareShare
Ignatius Wellson Theja Sukrisno

Ignatius Wellson Theja Sukrisno

Connoisseur of everything nerdy! I mostly talk about RPG games but i also talk about other things. Di luar jurnalisme saya juga adalah seorang multimedia designer, mulai dari mengkomposisikan gambar bergerak hingga video. Saat ini saya fokus dalam studi saya di Sastra Jepang. For inquiry contact me at: [email protected]

Baca Selanjutnya

Sutradara Final Fantasy VII Revelation Pertimbangkan DLC Bergaya EPISODE INTERmission
News

Sutradara Final Fantasy VII Revelation Pertimbangkan DLC Bergaya EPISODE INTERmission

byFransiskus Sukardi Ruata
August 2, 2026
0

Naoki Hamaguchi mengungkapkan bahwa seri Final Fantasy VII Remake akan diakhiri dengan Final Fantasy VII Revelation.

Read moreDetails
hololive Dreams Gabungkan Elemen RPG dan Ritme untuk Kejar Audiens yang Lebih Luas

Kejar Audiens yang Lebih Luas, hololive Dreams Gabungkan Elemen RPG dan Ritme!

August 2, 2026
Ingin Berikan Kebebasan ke Studio yang Bermitra, Konami Akui Tidak Punya Kitab Suci Silent Hill

Ingin Berikan Kebebasan ke Studio yang Bermitra, Konami Akui Tidak Punya Kitab Suci Silent Hill

August 1, 2026
Semakin Kuat di PC, Penjualan Seri Final Fantasy VII Remake Diklaim Lebih Baik dari yang Diharapkan Square Enix!

Semakin Kuat di PC, Penjualan Seri Final Fantasy VII Remake Diklaim Lebih Baik dari yang Diharapkan Square Enix!

August 1, 2026
SWORD OF JUSTICE Rilis Season 1.3.1

SWORD OF JUSTICE Rilis Season 1.3.1

August 1, 2026

Discussion about this post

We Are Social!

Pilihan Editor

Review Echoes of Aincrad – Potensi Serba Terbatas

Review Echoes of Aincrad – Potensi Serba Terbatas

35 Game Baru di Bulan Agustus 2026

35 Game Baru di Bulan Agustus 2026

July 29, 2026
Review Granblue Fantasy: Relink - Endless Ragnarok - 2 Tahun Setelah Perilisan, Apa Saja yang Baru? Masih Worth It?

Review Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok – 2 Tahun Setelah Perilisan, Apa Saja yang Baru? Masih Worth It?

Nostalgia Game Adaptasi Film Paling Ikonik: Dari The Warriors hingga King Kong

Nostalgia Game Adaptasi Film Paling Ikonik: Dari The Warriors hingga King Kong

July 17, 2026
Review Assassin's Creed Black Flag Resynced - Lebih Mirip "Patch Besar" daripada Remake

Review Assassin’s Creed Black Flag Resynced – Lebih Mirip “Patch Besar” daripada Remake

ArchivExpose Asbak - Sekawan UI, Adam Style, Variasi Hantu Indonesia, Trendsetter Game Aksi 2D, Steam, dan Rencana Early Access

ArchivExpose Asbak – Sekawan UI, “Adam Style”, Variasi Hantu Indonesia, Trendsetter Game Aksi 2D, Steam, dan Rencana Early Access

July 7, 2026
ReArchivu

© 2024-2026 ReArchivu - All Rights Reserved.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Review
  • Privacy Policy

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video

© 2024-2026 ReArchivu - All Rights Reserved.