Terlepas dari apapun drama yang meliputi Ubisoft dalam beberapa tahun terakhir, Ubisoft dahulu dikenal sebagai sebuah studio ikonik dengan talent hebat yang menghasilkan judul – judul kerennya seperti Assasin’s Creed, Watchdog, Far Cry, dan masih banyak lagi.
Bukan hanya ikonik tapi juga tak berlebihan bahwa Ubisoft dahulu telah menciptakan beberapa game yang bisa dibilang mendefinisikan generasi dan menginspirasi banyak sekali judul lain. Tapi sayangnya ini adalah masa lalu karena Ubisoft saat ini seperti terasa sudah jauh tertinggal dan berada di bawah bayang bayang kesuksesan masa lalu mereka.
Untungnya para talenta yang dahulu berada di bawah Ubisoft tak menghilang begitu saja, faktanya beberapa dari mereka sukses menciptakan game mereka sendiri yang sukses di pasaran. Yang saat ini paling ramai di bicarakan dan menjadi favorit semua orang tentunya adalah Clair Obscur: Expedition 33 yang baru baru ini memcahkan sejarah baru pada The Game Awards 2025.
Namun tahukah kalian ? ternyata Clair Obscur bukan satu satunya yang diciptakan mantan developer Ubisoft. Nah pada artikel kali ini kami ingin membahas beberapa game buatan mantan developer Ubisoft dan yak tak kalah bagusnya dari Clair Obscur.
Clair Obscur: Expedition 33 – Sandfall Interactive
Yang satu ini pastinya sudah tidak perlu perkenalan lagi. Ini adalah game terpopuler sepanjang 2025 ini, game JRPG buatan developer asal Prancis ini adalah sorotan utama kalau bicara game dari mantan developer Ubisoft.
Namun tahukah kalian ? ternyata yang adalah mantan developer Ubisoft dalam Sandfall Interactive yang mengembangkan game ini hanyalah 3 orang dari keseluruhan studionya. Di antaranya yang diketahui adalah Guillaume Broche sang Creative Director sekaligus Founder, dan Tom Guillermin sebagai Lead Programmer sekaligus Co-Founder.
Dispatch – AdHoc Studio

Yang satu ini adalah gajah besar dalam ruangan yang dirilis pada tahun 2025 dan berkompetisi dengan sengit bersama Clair Obscur dalam TGA 2025. Berbeda dari Clair Obscur, Dispatch ini bukanlah game RPG melainkan sebuah narrative adventure seperti Detroit Become Human yang bertema cerita superhero.
Game ini dikembangkan oleh AdHoc Studio, dan bisa kalian tebak—ini adalah studio yang juga didirikan oleh mantan developer Ubisoft dan beberapa studio lainnya. Yang paling notable diantaranya ada 4 tokoh utama yaitu Michael Choung (mantan developer Telltale Games), Nick Herman, Dennis Lenart, and Pierre Shorette (ketiganya adalah mantan Ubisoft).
Furi, Haven, & Cairn – The Game Bakers

Walau yang ini mungkin tidak se populer 2 nama besar sebelumnya, tetapi bisa dibilang adalah senior dari 2 studio sebelumnya. The Game Bakers adalah studio yang didirikan pada tahun 2010 oleh 2 orang mantan developer Ubisoft yaitu Emeric Thoa dan Audrey Leprince.
Gagasan mereka adalah untuk “membuat game seperti kami memasak: dengan penuh cinta.” The Game Bakers memulai langkahnya dengan mengembangkan game untuk perangkat mobile, sebelum kemudian memutuskan untuk berfokus pada game konsol dan komputer (PC). Diantara game yang mereka buat sendiri ada beberapa yang cukup menarik untuk disoroti yaitu Haven, Furi, dan Cairn yang akan dirilis pada tahun 2026.
Furi adalah game action shoot em up yang dirilis pada tahun 2016, sedangkan Haven adalah game rpg dengan elemen survival. Sementara Cairn game terbarunya adalah game ‘survival climber’ yang direncanakan pada tahun 2026 namun masih belum ada tanggal rilis.
Stray – BlueTwelve Studio

Game ini adalah juara dari kategori Best Indie dan Best Debut Indie pada tahun 2022 dalam ajang TGA 2025. Dipublish oleh Annapurna Interactive dan dikembangkan oleh BlueTwelve Studio.
Stray adalah sebuah game adventure yang mengikuti cerita eekor kucing liar yang terjatuh ke dalam sebuah kota berdinding yang dihuni oleh robot, mesin, dan bakteri mutan. Dan yup seperti game lainnya tokoh dibalik studio pengembang game ini tak lain dan tak bukan adalah developer Ubisoft bernama Colas Koola dan Vivien Mermet-Guyenet, yang bosan dan ingin menciptakan game indie
Outlast – Red Barrels

Outlast adalah sebuah game survival horror fenomal yang sangat populer pada tahun 2013 sampai 2015. Cerita nya berpusat pada Miles Upshur, seorang jurnalis investigatif freelance yang memutuskan untuk menyelidiki Mount Massive Asylum, sebuah rumah sakit jiwa terpencil yang terletak jauh di pegunungan Lake County, Colorado.
Game ini dikembangkan oleh Red Barrels sebuah studio yang ternyata adalah developer senior yang telah berpengalaman menangani judul judul besar seperti Prince of Persia, Assassin’s Creed, Splinter Cell, dan Uncharted. Diantaranya adalah Philippe Morin, David Chateauneuf, dan Hugo Dallaire.
Jadi itulah beberapa developer yang adalah alumni dari Ubisoft dan tetap sukses dengan game mereka. Artikel ini tentunya bukan ditujukan untuk merendahkan Ubisoft atau menyebar kebencian kepada studio ini, namun dibuat karena kami ingin menyorot beberapa developer lain yang juga berhasil setelah keluar dari Ubisoft agar lebih banyak yang tahu bahwa ada juga game game keren ini selain yang paling populer.
Jadi bagaimana menurut kalian ? jika kalian suka dengan artikel seperti ini, kalian dapat melihat artikel kami lainnya disini.














Discussion about this post