Electronic Arts (EA) meraih kesuksesan besar dengan perilisan Battlefield 6, yang mencatat angka penjualan luar biasa di kawasan Eropa. Menurut laporan dari The Game Business, penjualan minggu pertama Battlefield 6 tercatat empat kali lebih besar dibandingkan peluncuran Battlefield 5, menandakan kebangkitan besar bagi seri shooter ikonik tersebut. Game ini bahkan berhasil melampaui penjualan awal Call of Duty: Black Ops 6 dan EA Sports FC 26 dalam kategori penjualan premium yang mencakup versi fisik dan digital di berbagai negara Eropa, termasuk Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, Belanda, dan Polandia.

Baca Juga: Battlefield 6 Pamerkan Trailer Campaign Single-Player, Rilis 10 Oktober 2025
Battlefield 6 sudah terjual Sekitar 7 Juta Unit


Secara global, Battlefield 6 dilaporkan telah menjual sekitar tujuh juta unit sejak peluncurannya — angka yang menunjukkan penerimaan pasar yang sangat positif setelah periode lesu yang dialami seri sebelumnya.
Namun, meski unggul dalam penjualan langsung, perlu dicatat bahwa Call of Duty: Black Ops 6 tersedia di layanan Xbox Game Pass, yang berarti jumlah pemain aktifnya bisa lebih besar meski tidak tercermin dalam angka penjualan premium.
Keberhasilan ini menjadi sinyal kuat bahwa EA berhasil mengembalikan daya tarik seri ini melalui kombinasi strategi pemasaran yang tepat, peningkatan kualitas gameplay, serta fokus pada pengalaman multipemain yang lebih solid.
Analis industri melihat lonjakan penjualan ini sebagai pertanda kebangkitan Battlefield di pasar first-person shooter, khususnya di Eropa yang menjadi wilayah kunci bagi kesuksesan franchise ini. Meski begitu, tantangan selanjutnya bagi EA adalah mempertahankan momentum dengan dukungan konten pasca-rilis, peningkatan stabilitas server, dan pembaruan berkelanjutan agar Battlefield 6 tidak sekadar sukses di awal, tetapi juga bertahan lama di komunitas pemain global.
Game ini sudah rilis secara resmi untuk Playstation 5, Xbox Series, PC via EA App dan Steam.















Discussion about this post