Bandai Namco Entertainment baru saja memperkenalkan action RPG terbaru mereka, Echoes of Aincrad: Sword Art Online. Game ini dijadwalkan rilis 9 Juli 2026 untuk PS5 dan Xbox Series X|S, serta 10 Juli 2026 untuk PC melalui Steam.
Namun dalam wawancara terbaru dengan Famitsu, tim developer mengungkap fakta menarik: jika mereka mencoba menghadirkan seluruh 100 lantai Aincrad, proses pengembangannya bisa memakan waktu hingga 10 tahun.
Hanya Dua Lantai Aincrad yang Bisa Dijelajahi

Dalam wawancara tersebut, produser seri Yosuke Futami dan Head of Production Yasuhiro Yahata menjelaskan bahwa game ini hanya akan menampilkan lantai pertama dan kedua dari Aincrad.
Menurut Futami, setiap lantai di dunia Aincrad memiliki ukuran sangat besar.
“Dalam novel aslinya, arc Aincrad berakhir di lantai ke-75. Namun setiap lantai memiliki luas sekitar 10 kilometer persegi. Jika kami mencoba membuat semua 100 lantai, kemungkinan pengembangannya bisa memakan waktu sekitar 10 tahun,” jelas Futami.
Karena itu, tim develoepr memilih untuk merangkum cerita awal dari dua lantai pertama, sambil tetap menghadirkan cerita orisinal yang berjalan di latar belakang cerita utama.
Menggabungkan Elemen dari SAO Progressive

Walaupun tidak sepenuhnya didasarkan pada spin-off Sword Art Online Progressive, game ini tetap mengambil banyak inspirasi dari seri tersebut. Cerita game berfokus pada awal Aincrad Arc dari seri Sword Art Online, tetapi dengan pendekatan berbeda, pemain akan menjadi karakter utama baru, bukan sekadar mengikuti kisah Kirito.
Kirito Bisa Terlihat “Lebih Jahat”?
Pendekatan ini juga memberikan perspektif baru terhadap karakter Kirito. Menurut Futami, dari sudut pandang pemain yang berperan sebagai “pemain biasa” di dunia SAO, Kirito mungkin tidak selalu terlihat seperti pahlawan.
Walaupun para penggemar tahu Kirito adalah karakter protagonis dari franchise ini, namun dalam game ini pemain bisa melihatnya sebagai sosok yang lebih misterius atau bahkan sedikit antagonistik dalam cerita game ini.
Project Yang Dimulai Hampir 7 Tahun Lalu
Pengembangan Echoes of Aincrad ternyata sudah dimulai sejak lama. Futami menjelaskan bahwa konsep game ini mulai dirancang setelah pengembangan Sword Art Online: Fatal Bullet selesai.
Timeline pengembangannya:
- Konsep awal dibuat setelah Fatal Bullet selesai
- Proyek resmi dimulai sekitar 2019
- Arah pengembangan ditentukan pada 2021
- Total waktu pengembangan aktif sekitar 4 tahun
Mode “Death Game” yang Ikonik Dari Animenya

Salah satu fitur unik dari game ini adalah Death Game Mode, yang terinspirasi dari konsep utama SAO: kematian dalam game berarti kematian permanen.
Dalam mode ini, jika pemain kalah, data save akan langsung terhapus, menghadirkan tantangan yang ekstrem bagi pemain yang ingin merasakan pengalaman seperti di cerita aslinya.
Dengan pendekatan cerita baru dan sistem gameplay yang lebih berisiko, Echoes of Aincrad: Sword Art Online berusaha memberikan sudut pandang segar terhadap dunia Aincrad yang sudah dikenal oleh para penggemar anime dan light novel.















Discussion about this post