Capcom kembali dengan seri Onimusha lewat game terbaru berjudul Onimusha: Way of the Sword, yang dijadwalkan rilis pada tahun 2026 untuk PC (Steam), PlayStation 5, dan Xbox Series X|S.
Fokus pada Cerita dan Aksesibilitas yang Bermakna

Dalam mode cerita (Story Mode), yang ditujukan sebagai opsi lebih mudah bagi pemain, bukan sekadar memperkecil kekuatan musuh, Capcom mengambil pendekatan lebih mendalam. Disamping mengurangi serangan musuh, tampilan antarmuka (UI) dibuat lebih jelas termasuk petunjuk tombol, serta timing input yang lebih longgar
Produser Akihito Kadowaki menyatakan bahwa tim pengembang “tidak cuma ingin melemahkan musuh lalu selesai begitu saja.” Mereka merancang mode ini agar gerakan khas seperti defleksi dan teknik Issen bisa dieksekusi lebih mudah, memberikan pengalaman bermain yang lebih menyenangkan bagi beragam level pemain
Sistem Pembelajaran dan Pemantapan Gameplay Di Way of The Sword

Melalui wawancara dengan AUTOMATON, Menurut Satoru Nihei dan Kadowaki, meski game ini tidak bertujuan membuat pemain terhindar sepenuhnya dari kematian, mereka ingin memastikan proses kematian, belajar, dan maju bisa dirasakan secara penuh. Salah satunya lewat sistem progresi berbasis jiwa (soul-based progression), di mana pemain bisa meningkatkan kekuatan serangan, membuka opsi aksi baru, memperpanjang durasi teknik, dan memperluas kemampuan karakter bahkan setelah kalah beberapa kali.
Kembali ke Identitas Onimusha—Aksi Blade yang Tidak Souls-like

Direktur Nihei menerangkan bahwa Way of the Sword bukanlah pengalaman gaya “Souls-like” yang menuntut berulang kali hingga sempurna. Alih-alih, game ini menekankan aksi pedang yang klasik — cepat, intens, dan mengutamakan kepuasan dalam benturan blade-to-blade—tanpa mengorbankan aksesibilitas bagi pemain baru.
Onimusha: Way of the Sword adalah angsuran utama pertama dalam seri Onimusha sejak Dawn of Dreams (2006) dan telah dikembangkan sejak sekitar tahun 2020, setelah Capcom akhirnya menyepakati bahwa timing dan sumber daya sudah tepat.
Baca Juga: Review Metal Gear Solid Delta: Snake Eater – Remake Paling Aman Yang Pernah Ada!
Capcom Jelaskan Alasan Onimusha Baru Baru Bisa Dibuat Sekarang
Setelah hampir dua dekade tidak menghadirkan judul baru, Capcom akhirnya membawa kembali franchise legendaris Onimusha lewat Onimusha: Way of the Sword. Producer Akihito Kadowaki mengungkapkan alasan mengapa seri ini baru bisa diwujudkan sekarang, meski banyak orang di Capcom sudah lama menginginkannya.
Menurut Kadowaki, kendala utama terletak pada sumber daya manusia dan teknologi. “Game seperti Onimusha membutuhkan waktu pengembangan sekitar 3–4 tahun serta jumlah staf yang sangat besar. Jadi mendapatkan sumber daya untuk membuat game ini sebelumnya memang sangat sulit,” jelasnya.
Situasi berubah pada awal tahun 2020. Saat itu, Capcom akhirnya memiliki tim dengan orang-orang yang tepat untuk menggarap proyek ini. Di waktu yang sama, RE Engine – mesin internal Capcom – sudah berkembang cukup jauh hingga memiliki fitur yang diperlukan untuk mewujudkan visi mereka terhadap game Onimusha baru.“Itulah titik di mana kami akhirnya bisa mulai melakukan apa yang sejak lama ingin kami lakukan,” tambah Kadowaki.
Rencana Onimusha Remastar di Masa Depan

Pada acara Gamescom, JPGames melakukan wawancara dengan Kadowaki mengenai remaster untuk game-game Onimusha kedepannya.“Kami sangat menyadari adanya keinginan untuk remaster Onimusha 3. Itu adalah masukan yang sering sekali kami terima,” ungkapnya.
Namun, ia menegaskan bahwa saat ini tim Capcom yang berjumlah sekitar 170 orang sepenuhnya difokuskan pada pengembangan Onimusha: Way of the Sword. “Untuk mengalihkan sebagian tim ke proyek remaster lain atau proyek sampingan apa pun akan mengurangi fokus terhadap Way of the Sword, dan kami sama sekali tidak ingin mengorbankan kualitas game tersebut,” jelas Kadowaki.
Dengan pernyataan ini, Capcom tampaknya masih menutup kemungkinan adanya remaster Onimusha 3 dalam waktu dekat, setidaknya hingga Way of the Sword selesai dan rilis ke publik.















Discussion about this post