ReArchivu
DUKUNG KAMI
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video
No Result
View All Result
ReArchivu
No Result
View All Result
Home Game

“Kami Tidak Ingin Hanya Melemahkan Musuh lalu Selesai” – Pengembang Onimusha: Way of the Sword Bicara Desain Dalam Onimusha

Michael MatthewbyMichael Matthew
September 9, 2025
in Game, News, PC, Platform, PlayStation, Xbox

Capcom kembali dengan seri Onimusha lewat game terbaru berjudul Onimusha: Way of the Sword, yang dijadwalkan rilis pada tahun 2026 untuk PC (Steam), PlayStation 5, dan Xbox Series X|S.

Fokus pada Cerita dan Aksesibilitas yang Bermakna

Dalam mode cerita (Story Mode), yang ditujukan sebagai opsi lebih mudah bagi pemain, bukan sekadar memperkecil kekuatan musuh, Capcom mengambil pendekatan lebih mendalam. Disamping mengurangi serangan musuh, tampilan antarmuka (UI) dibuat lebih jelas termasuk petunjuk tombol, serta timing input yang lebih longgar

Baca Juga

Square Enix Umumkan Kolaborasi Dengan Saluran Televisi TBS Untuk Kembangkan Game Baru

Square Enix Umumkan Kolaborasi Dengan Saluran Televisi TBS Untuk Kembangkan Game Baru

May 14, 2025
Bos PlayStation Hermen Hulst Konfirmasi Game Single-Player Utama Sony Tidak Akan Rilis di PC Lagi

Bos PlayStation Hermen Hulst Konfirmasi Game Single-Player Utama Sony Tidak Akan Rilis di PC Lagi

May 19, 2026
Palworld Tambahkan Dukungan Bahasa Indonesia!

Palworld Tambahkan Dukungan Bahasa Indonesia!

June 24, 2025
Yoko Shimomura Komentari Soal Dibatalkannya KINGDOM HEARTS Missing Link; Berharap Suatu Hari Nanti Orang Orang Bisa Mendengar Musik Yang Ia Kerjakan Untuk Game Tersebut

Yoko Shimomura Komentari Soal Dibatalkannya KINGDOM HEARTS Missing Link; Berharap Suatu Hari Nanti Orang Orang Bisa Mendengar Musik Yang Ia Kerjakan Untuk Game Tersebut

May 16, 2025

Produser Akihito Kadowaki menyatakan bahwa tim pengembang “tidak cuma ingin melemahkan musuh lalu selesai begitu saja.” Mereka merancang mode ini agar gerakan khas seperti defleksi dan teknik Issen bisa dieksekusi lebih mudah, memberikan pengalaman bermain yang lebih menyenangkan bagi beragam level pemain

Sistem Pembelajaran dan Pemantapan Gameplay Di Way of The Sword

Melalui wawancara dengan AUTOMATON, Menurut Satoru Nihei dan Kadowaki, meski game ini tidak bertujuan membuat pemain terhindar sepenuhnya dari kematian, mereka ingin memastikan proses kematian, belajar, dan maju bisa dirasakan secara penuh. Salah satunya lewat sistem progresi berbasis jiwa (soul-based progression), di mana pemain bisa meningkatkan kekuatan serangan, membuka opsi aksi baru, memperpanjang durasi teknik, dan memperluas kemampuan karakter bahkan setelah kalah beberapa kali.

Kembali ke Identitas Onimusha—Aksi Blade yang Tidak Souls-like

Direktur Nihei menerangkan bahwa Way of the Sword bukanlah pengalaman gaya “Souls-like” yang menuntut berulang kali hingga sempurna. Alih-alih, game ini menekankan aksi pedang yang klasik — cepat, intens, dan mengutamakan kepuasan dalam benturan blade-to-blade—tanpa mengorbankan aksesibilitas bagi pemain baru.

Onimusha: Way of the Sword adalah angsuran utama pertama dalam seri Onimusha sejak Dawn of Dreams (2006) dan telah dikembangkan sejak sekitar tahun 2020, setelah Capcom akhirnya menyepakati bahwa timing dan sumber daya sudah tepat.

Baca Juga: Review Metal Gear Solid Delta: Snake Eater – Remake Paling Aman Yang Pernah Ada!

Capcom Jelaskan Alasan Onimusha Baru Baru Bisa Dibuat Sekarang

Setelah hampir dua dekade tidak menghadirkan judul baru, Capcom akhirnya membawa kembali franchise legendaris Onimusha lewat Onimusha: Way of the Sword. Producer Akihito Kadowaki mengungkapkan alasan mengapa seri ini baru bisa diwujudkan sekarang, meski banyak orang di Capcom sudah lama menginginkannya.

Menurut Kadowaki, kendala utama terletak pada sumber daya manusia dan teknologi. “Game seperti Onimusha membutuhkan waktu pengembangan sekitar 3–4 tahun serta jumlah staf yang sangat besar. Jadi mendapatkan sumber daya untuk membuat game ini sebelumnya memang sangat sulit,” jelasnya.

Situasi berubah pada awal tahun 2020. Saat itu, Capcom akhirnya memiliki tim dengan orang-orang yang tepat untuk menggarap proyek ini. Di waktu yang sama, RE Engine – mesin internal Capcom – sudah berkembang cukup jauh hingga memiliki fitur yang diperlukan untuk mewujudkan visi mereka terhadap game Onimusha baru.“Itulah titik di mana kami akhirnya bisa mulai melakukan apa yang sejak lama ingin kami lakukan,” tambah Kadowaki.

Rencana Onimusha Remastar di Masa Depan

Pada acara Gamescom, JPGames melakukan wawancara dengan Kadowaki mengenai remaster untuk game-game Onimusha kedepannya.“Kami sangat menyadari adanya keinginan untuk remaster Onimusha 3. Itu adalah masukan yang sering sekali kami terima,” ungkapnya.

Namun, ia menegaskan bahwa saat ini tim Capcom yang berjumlah sekitar 170 orang sepenuhnya difokuskan pada pengembangan Onimusha: Way of the Sword. “Untuk mengalihkan sebagian tim ke proyek remaster lain atau proyek sampingan apa pun akan mengurangi fokus terhadap Way of the Sword, dan kami sama sekali tidak ingin mengorbankan kualitas game tersebut,” jelas Kadowaki.

Dengan pernyataan ini, Capcom tampaknya masih menutup kemungkinan adanya remaster Onimusha 3 dalam waktu dekat, setidaknya hingga Way of the Sword selesai dan rilis ke publik.

Tags: Berita GameCapcomOnimusha: Way of the Sword
Share130Tweet82ShareShare
Michael Matthew

Michael Matthew

I just like video games and am still trying to finish my backlog :)

Baca Selanjutnya

Ingin Berikan Kebebasan ke Studio yang Bermitra, Konami Akui Tidak Punya Kitab Suci Silent Hill
News

Ingin Berikan Kebebasan ke Studio yang Bermitra, Konami Akui Tidak Punya Kitab Suci Silent Hill

byFransiskus Sukardi Ruata
August 1, 2026
0

Kitab suci Silent Hill? Produser Motoi Okamoto ungkap alasan Konami sengaja tak buat pedoman baku — plus bocoran lain soal Silent Hill: Townfall.

Read moreDetails
Semakin Kuat di PC, Penjualan Seri Final Fantasy VII Remake Diklaim Lebih Baik dari yang Diharapkan Square Enix!

Semakin Kuat di PC, Penjualan Seri Final Fantasy VII Remake Diklaim Lebih Baik dari yang Diharapkan Square Enix!

August 1, 2026
SWORD OF JUSTICE Rilis Season 1.3.1

SWORD OF JUSTICE Rilis Season 1.3.1

August 1, 2026
LEGO Party! Sudah Tersedia di Switch 2

LEGO Party! Sudah Tersedia di Switch 2

August 1, 2026
SHIFT UP Dikritik Karena Gunakan AI untuk MV Stellar Blade: BLOOD RAIN

SHIFT UP Dikritik Karena Gunakan AI untuk MV Stellar Blade: BLOOD RAIN

July 31, 2026

Discussion about this post

We Are Social!

Pilihan Editor

Review Echoes of Aincrad – Potensi Serba Terbatas

Review Echoes of Aincrad – Potensi Serba Terbatas

35 Game Baru di Bulan Agustus 2026

35 Game Baru di Bulan Agustus 2026

July 29, 2026
Review Granblue Fantasy: Relink - Endless Ragnarok - 2 Tahun Setelah Perilisan, Apa Saja yang Baru? Masih Worth It?

Review Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok – 2 Tahun Setelah Perilisan, Apa Saja yang Baru? Masih Worth It?

Nostalgia Game Adaptasi Film Paling Ikonik: Dari The Warriors hingga King Kong

Nostalgia Game Adaptasi Film Paling Ikonik: Dari The Warriors hingga King Kong

July 17, 2026
Review Assassin's Creed Black Flag Resynced - Lebih Mirip "Patch Besar" daripada Remake

Review Assassin’s Creed Black Flag Resynced – Lebih Mirip “Patch Besar” daripada Remake

ArchivExpose Asbak - Sekawan UI, Adam Style, Variasi Hantu Indonesia, Trendsetter Game Aksi 2D, Steam, dan Rencana Early Access

ArchivExpose Asbak – Sekawan UI, “Adam Style”, Variasi Hantu Indonesia, Trendsetter Game Aksi 2D, Steam, dan Rencana Early Access

July 7, 2026
ReArchivu

© 2024-2026 ReArchivu - All Rights Reserved.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Review
  • Privacy Policy

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video

© 2024-2026 ReArchivu - All Rights Reserved.