Studio asal Tiongkok, Hypergryph, mengunggah pembaruan pada akun Weibo resminya pada tanggal 27 April yang merinci perkembangan terbaru dalam tindakan tegas mereka terhadap pelanggaran hak kekayaan intelektual terkait Arknights dan Arknights: Endfield. Beberapa kasus telah ditangani melalui tindakan perdata dan pidana, dengan sanksi yang dijatuhkan kepada para pelaku.
Kasus yang paling menonjol melibatkan kebocoran skala besar artwork karakter untuk acara Summer Carnival 2025 milik Arknights sebelum peluncuran acara di dalam game tersebut.
Investigasi terhadap masalah ini mengungkapkan bahwa seorang karyawan dari pemasok eksternal mitra telah membocorkan data tersebut dan melanggar NDA, sementara individu lain kemudian menyebarkan informasi tersebut di media sosial.

Hypergryph mengajukan gugatan perdata yang berakhir dengan perintah bagi para pelanggar untuk membayar ganti rugi total sebesar 1,3 juta yuan (sekitar $190 ribu USD). Kedua individu tersebut juga diminta untuk menulis permintaan maaf publik kepada Hypergryph, yang dapat ditemukan terlampir pada unggahan Weibo terbaru perusahaan tersebut.
Pihak pengembang juga mengambil tindakan terhadap kebocoran terkait Spring Festival 2026 milik Arknights dan gameplay Arknights: Endfield yang belum dirilis, dengan melaporkan kasus-kasus tersebut kepada pihak berwenang setempat.
Setelah investigasi yang menganggap tindakan tersebut sebagai pelanggaran rahasia dagang, perintah administratif pun dijatuhkan kepada para leakers. Hypergryph juga mengumumkan bahwa mereka telah mengidentifikasi sumber di balik kebocoran terbaru Arknights, yang mengompromikan konten yang belum dirilis dari acara ulang tahun ketujuh mendatang. Investigasi dan tindakan hukum saat ini sedang dalam proses.

Terkait dengan para cheater dan private server, ditemukan bahwa sebuah kelompok ilegal telah membuat dan menjual program curang dengan total pendapatan sekitar 1,2 juta yuan ($175 ribu USD) selama periode waktu yang lama. Anggota kelompok tersebut telah ditangkap dan sedang menunggu tuntutan hukum.
Bahkan penjual merch bajakan Arknights pun tidak luput dari incaran, karena Hypergryph melakukan berbagai upaya (termasuk keluhan platform, gugatan perdata, dan tuntutan pidana) untuk menurunkan produk-produk tiruan yang ditemukan di situs-situs e-commerce.
Untuk memperluas jangkauannya, Hypergryph mendesak para penggemar untuk melaporkan setiap kasus kebocoran, kecurangan, atau pelanggaran ke alamat email [email protected]. Mereka yang memberikan informasi berharga akan diberikan imbalan yang sesuai.















Discussion about this post