ReArchivu
DUKUNG KAMI
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video
No Result
View All Result
ReArchivu
No Result
View All Result
Home Game

Mantan Direktur Naughty Dog Dirikan Studio Baru di Jepang, Mengusung Gaya Pengembangan “Auteur-Driven” ala FromSoftware

Michael MatthewbyMichael Matthew
August 19, 2025
in Game, News

Vinit Agarwal, seorang pengembang game yang sebelumnya bekerja di Naughty Dog, telah memutuskan untuk pindah ke Jepang dan membentuk sebuah studio game baru. Nama studio dan judul game multiplayer pertama mereka masih dirahasiakan, tetapi Agarwal bertekad untuk menerapkan apa yang dia pelajari selama bekerja di Naughty Dog ke dalam lingkup pengembangan game di Jepang.

Vinit Agarwal & Shuhei Yoshida, Source: X

Baca Juga: Naughty Dog Kembangkan Game Baru Selain Intergalactic: The Heretic Prophet

Tinggalkan Naughty Dog, Untuk Membuat Game Aksi Sinematik dengan Multiplayer

Dalam wawancara eksklusif bersama Game*Spark, Agarwal menyatakan bahwa motivasi utamanya meninggalkan Naughty Dog adalah untuk menjelajahi potensi menciptakan game multiplayer yang menyuguhkan aksi sinematik seperti yang menjadi ciri khas studio tersebut. Dengan latar belakang pekerjaan pada Uncharted 4: A Thief’s End, Uncharted: The Lost Legacy, hingga The Last of Us Part II—termasuk mode multipemain yang dibatalkan dari game terakhir—Agarwal mendirikan perusahaan baru bersama Joe Pettinati, mantan naratif lead dan direktur kreatif di Naughty Dog. Pettinati tetap berada di AS, sementara Agarwal berpindah ke Jepang, memungkinkan pengembangan dilakukan dari dua basis berbeda.

Baca Juga

Persona 5: The Phantom X Resmi Diumumkan Untuk Global, Tapi SEA Gak Kebagian

Persona 5: The Phantom X Resmi Diumumkan Untuk Global, Tapi SEA Gak Kebagian

May 16, 2025
Produser Seri Tales of Ungkap Bahwa 70% Pemain Seri Ini Ternyata Datang Dari Luar Jepang

Produser Seri Tales of Ungkap Bahwa 70% Pemain Seri Ini Ternyata Datang Dari Luar Jepang

November 3, 2025
PELUNCURAN OCTOPATH TRAVELER 0: Visual Menakjubkan dan Kesan Awal yang Memukau

PELUNCURAN OCTOPATH TRAVELER 0: Visual Menakjubkan dan Kesan Awal yang Memukau

September 12, 2025
3 Tahun Pasca Akuisisi Tencent, Visual Arts Tegaskan Tetap Pegang Kendali Kreatif Penuh

3 Tahun Pasca Akuisisi Tencent, Visual Arts Tegaskan Tetap Pegang Kendali Kreatif Penuh

April 24, 2026

Agarwal sangat terinspirasi oleh budaya kerja di Naughty Dog, di mana perancangan detail dan penyesuaian kecil sangat dihargai — terutama dalam membangun dunia dan narasi game. Ia juga menyebutkan bagaimana perusahaan tersebut mempraktikkan budaya “No Bad Ideas”: setiap ide, dari posisi berapa pun, memiliki kesempatan didengar dan dipertimbangkan, dan ini merupakan sesuatu yang ingin ia bawa ke dalam studionya sendiri

Gaya “Auteur-Driven” ala FromSoftware

Agarwal menyampaikan bahwa sejak awal kariernya di industri game, ia sangat terinspirasi oleh beberapa aspek pengembangan game Jepang, terutama fokus pada visi kreatif sang sutradara (director’s vision). Setelah berbicara dengan Hidetaka Miyazaki dari FromSoftware (pencipta Dark Souls, Bloodborne, dan Elden Ring), ia kembali diingatkan akan kekagumannya terhadap gaya pengembangan yang sangat personal dan visioner tersebut — gaya yang ingin ia terapkan di studio barunya

Genre “Triple-Indie” & Teknologi yang Digunakan

Judul game yang tengah mereka kerjakan digambarkan sebagai “triple-indie”, yakni kombinasi antara narasi dan sinematik ala AAA dengan kecepatan dan fleksibilitas pengembangan ala game indie. Proyek ini dibangun menggunakan Unreal Engine 5, dan pengujian internal (playtesting) akan segera dimulai. Dengan menggaet insinyur game dari Jepang, Agarwal berusaha menyatukan keunggulan teknik dan kreatif dari dua dunia — timur dan barat.

Tags: Berita GameDark SoulsFromSoftwareNaughty DogThe Last of Us Part II
Share130Tweet82ShareShare
Michael Matthew

Michael Matthew

I just like video games and am still trying to finish my backlog :)

Baca Selanjutnya

Ingin Berikan Kebebasan ke Studio yang Bermitra, Konami Akui Tidak Punya Kitab Suci Silent Hill
News

Ingin Berikan Kebebasan ke Studio yang Bermitra, Konami Akui Tidak Punya Kitab Suci Silent Hill

byFransiskus Sukardi Ruata
August 1, 2026
0

Kitab suci Silent Hill? Produser Motoi Okamoto ungkap alasan Konami sengaja tak buat pedoman baku — plus bocoran lain soal Silent Hill: Townfall.

Read moreDetails
Semakin Kuat di PC, Penjualan Seri Final Fantasy VII Remake Diklaim Lebih Baik dari yang Diharapkan Square Enix!

Semakin Kuat di PC, Penjualan Seri Final Fantasy VII Remake Diklaim Lebih Baik dari yang Diharapkan Square Enix!

August 1, 2026
SWORD OF JUSTICE Rilis Season 1.3.1

SWORD OF JUSTICE Rilis Season 1.3.1

August 1, 2026
LEGO Party! Sudah Tersedia di Switch 2

LEGO Party! Sudah Tersedia di Switch 2

August 1, 2026
SHIFT UP Dikritik Karena Gunakan AI untuk MV Stellar Blade: BLOOD RAIN

SHIFT UP Dikritik Karena Gunakan AI untuk MV Stellar Blade: BLOOD RAIN

July 31, 2026

Discussion about this post

We Are Social!

Pilihan Editor

Review Echoes of Aincrad – Potensi Serba Terbatas

Review Echoes of Aincrad – Potensi Serba Terbatas

35 Game Baru di Bulan Agustus 2026

35 Game Baru di Bulan Agustus 2026

July 29, 2026
Review Granblue Fantasy: Relink - Endless Ragnarok - 2 Tahun Setelah Perilisan, Apa Saja yang Baru? Masih Worth It?

Review Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok – 2 Tahun Setelah Perilisan, Apa Saja yang Baru? Masih Worth It?

Nostalgia Game Adaptasi Film Paling Ikonik: Dari The Warriors hingga King Kong

Nostalgia Game Adaptasi Film Paling Ikonik: Dari The Warriors hingga King Kong

July 17, 2026
Review Assassin's Creed Black Flag Resynced - Lebih Mirip "Patch Besar" daripada Remake

Review Assassin’s Creed Black Flag Resynced – Lebih Mirip “Patch Besar” daripada Remake

ArchivExpose Asbak - Sekawan UI, Adam Style, Variasi Hantu Indonesia, Trendsetter Game Aksi 2D, Steam, dan Rencana Early Access

ArchivExpose Asbak – Sekawan UI, “Adam Style”, Variasi Hantu Indonesia, Trendsetter Game Aksi 2D, Steam, dan Rencana Early Access

July 7, 2026
ReArchivu

© 2024-2026 ReArchivu - All Rights Reserved.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Review
  • Privacy Policy

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video

© 2024-2026 ReArchivu - All Rights Reserved.