ReArchivu
DUKUNG KAMI
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video
No Result
View All Result
ReArchivu
No Result
View All Result
Home Game

Seorang Ahli Paten Amerika Sebut Argumen Nintendo Tentang Mod Dalam Persidangan Dengan Palworld “Sangat Salah” dan Seperti “Argumen Pecundang”

Ignatius Wellson Theja SukrisnobyIgnatius Wellson Theja Sukrisno
October 13, 2025
in Game, Gamebiz, News

Nintendo baru-baru ini berargumen bahwa modifikasi (mod) game tidak dapat dijadikan contoh “prior art” untuk membatalkan paten — seperti paten yang mereka gunakan dalam gugatan terhadap pengembang Palworld, Pocketpair. Namun, menurut seorang pakar hukum paten asal AS, pandangan Nintendo ini “salah besar sampai menyakitkan.”

Baca Juga: Developer Palworld Kembali Lawan Nintendo! Sebut Mod Dark Souls 3 Batalkan Paten Baru Nintendo

Gugatan Nintendo dan The Pokémon Company terhadap Pocketpair sudah berlangsung lebih dari setahun. Kedua perusahaan menuduh bahwa pengembang Palworld telah melanggar sejumlah paten, termasuk yang berkaitan dengan mekanisme menangkap makhluk mirip Poké Ball serta fitur menunggangi makhluk.

Baca Juga

Seri Super Robot Wars Mulai Kehabisan Huruf Unik Untuk Dijadikan Judul

Seri Super Robot Wars Mulai Kehabisan Huruf Unik Untuk Dijadikan Judul

September 4, 2025
Performa Saham Koei Tecmo Kembali Lampaui Performa Penjualan Game Mereka “Kami Masih Perusahaan Game Kok”

Performa Saham Koei Tecmo Kembali Lampaui Performa Penjualan Game Mereka “Kami Masih Perusahaan Game Kok”

January 28, 2026
Artis Dibalik SaGa Series Mengumumkan Keluar Dari Square Enix

Artis Dibalik SaGa Series Mengumumkan Keluar Dari Square Enix

March 28, 2026
Berkaca dari Crimson Desert Yoko Taro dan Hideki Kamiya Akui Teknologi Game AAA Korea Sudah Melampaui Jepang

Berkaca dari Crimson Desert Yoko Taro dan Hideki Kamiya Akui Teknologi Game AAA Korea Sudah Melampaui Jepang

May 26, 2026

Salah satu argumen pembelaan Pocketpair adalah dengan menunjukkan contoh “prior art” — bukti bahwa suatu penemuan sudah dikenal sebelum paten tersebut diajukan — yang bisa membuktikan apakah sebuah ide benar-benar layak dipatenkan.

Salah satu contoh yang diajukan Pocketpair adalah Pocket Souls, sebuah mod untuk game Dark Souls 3 yang mengubah permainan FromSoftware tersebut menjadi versi mirip Pokémon. Namun, Nintendo berpendapat bahwa mod tidak dapat dianggap sebagai prior art karena mod tidak bisa berdiri sendiri tanpa game dasarnya.

Berbicara kepada Grokludo dalam sebuah wawancara, Kirk Sigmon, seorang ahli paten amerika di firma Banner Witcoff, menyebut bahwa

“Nintendo benar-benar salah, ini menyakitkan. Saya tidak tahu mengapa mereka membuat argumen seperti itu. Mungkin ada nuansa dalam hukum Jepang yang menjelaskan dari mana sudut pandang mereka berasal, tetapi secara umum, dalam konteks hukum paten global, prior art tidak harus sempurna. Bahkan, tidak perlu berfungsi sepenuhnya.”

Sigmon mencontohkan sebuah kasus inter partes review (semacam sidang untuk meninjau validitas paten) yang menggunakan buku panduan Dungeons & Dragons sebagai prior art — padahal itu bukan video game, melainkan hanya menjelaskan mekanisme seperti lembar karakter.

“Kita tidak harus mencari prior art yang persis sama. Tidak harus produk yang dipasarkan. Sering kali, syarat minimalnya hanya bahwa sesuatu itu terdokumentasi dan dapat dibuktikan tanggal keberadaannya. Jadi argumen Nintendo bahwa mod itu berbeda menurut saya adalah hal paling konyol yang pernah saya dengar. Itu terdengar seperti dibuat oleh seseorang yang sama sekali tidak memahami komputer.”

Lebih jauh lagi, Sigmon menegaskan bahwa mod tetap memiliki nilai hukum, karena jika sebuah mod memperkenalkan fungsi tertentu, itu sudah cukup untuk dijadikan prior art.

“Saya pernah berhadapan dengan kantor paten dan menggunakan referensi yang bahkan belum pernah diwujudkan menjadi produk nyata, dan itu tetap sah dianggap prior art — setidaknya di Amerika Serikat,” ujarnya.

Sigmon mengakui mungkin ada perbedaan dalam hukum paten Jepang, namun secara umum ia menilai argumen Nintendo sebagai “lemah” dan terlalu fokus pada bentuk, bukan fungsi.

“Kalau kita mengikuti logika itu, di mana batasnya? Banyak game yang dibuat dengan Unreal Engine 5 — apakah mereka juga dianggap mod karena bergantung pada satu mesin yang sama? Itu akan membuat perdebatan ini tidak masuk akal. Menurut saya, di lubuk hati mereka tahu paten-paten itu lemah. Mereka tidak ingin paten tersebut dibatalkan atau mendapat catatan buruk. Tapi menggunakan argumen soal mod? Itu langkah yang sangat keliru. Saya tidak akan pernah membuat argumen seperti itu seumur hidup saya.”

Tentu saja, gugatan ini masih berjalan, jadi hasil akhirnya belum bisa dipastikan. Namun, menurut Sigmon, penolakan Nintendo terhadap mod sebagai prior art kemungkinan tidak sesederhana yang mereka bayangkan.

Tags: Berita GameNintendoPalworldPocketpair
Share130Tweet82ShareShare
Ignatius Wellson Theja Sukrisno

Ignatius Wellson Theja Sukrisno

Connoisseur of everything nerdy! I mostly talk about RPG games but i also talk about other things. Di luar jurnalisme saya juga adalah seorang multimedia designer, mulai dari mengkomposisikan gambar bergerak hingga video. Saat ini saya fokus dalam studi saya di Sastra Jepang. For inquiry contact me at: [email protected]

Baca Selanjutnya

Ingin Berikan Kebebasan ke Studio yang Bermitra, Konami Akui Tidak Punya Kitab Suci Silent Hill
News

Ingin Berikan Kebebasan ke Studio yang Bermitra, Konami Akui Tidak Punya Kitab Suci Silent Hill

byFransiskus Sukardi Ruata
August 1, 2026
0

Kitab suci Silent Hill? Produser Motoi Okamoto ungkap alasan Konami sengaja tak buat pedoman baku — plus bocoran lain soal Silent Hill: Townfall.

Read moreDetails
Semakin Kuat di PC, Penjualan Seri Final Fantasy VII Remake Diklaim Lebih Baik dari yang Diharapkan Square Enix!

Semakin Kuat di PC, Penjualan Seri Final Fantasy VII Remake Diklaim Lebih Baik dari yang Diharapkan Square Enix!

August 1, 2026
SWORD OF JUSTICE Rilis Season 1.3.1

SWORD OF JUSTICE Rilis Season 1.3.1

August 1, 2026
LEGO Party! Sudah Tersedia di Switch 2

LEGO Party! Sudah Tersedia di Switch 2

August 1, 2026
SHIFT UP Dikritik Karena Gunakan AI untuk MV Stellar Blade: BLOOD RAIN

SHIFT UP Dikritik Karena Gunakan AI untuk MV Stellar Blade: BLOOD RAIN

July 31, 2026

Discussion about this post

We Are Social!

Pilihan Editor

Review Echoes of Aincrad – Potensi Serba Terbatas

Review Echoes of Aincrad – Potensi Serba Terbatas

35 Game Baru di Bulan Agustus 2026

35 Game Baru di Bulan Agustus 2026

July 29, 2026
Review Granblue Fantasy: Relink - Endless Ragnarok - 2 Tahun Setelah Perilisan, Apa Saja yang Baru? Masih Worth It?

Review Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok – 2 Tahun Setelah Perilisan, Apa Saja yang Baru? Masih Worth It?

Nostalgia Game Adaptasi Film Paling Ikonik: Dari The Warriors hingga King Kong

Nostalgia Game Adaptasi Film Paling Ikonik: Dari The Warriors hingga King Kong

July 17, 2026
Review Assassin's Creed Black Flag Resynced - Lebih Mirip "Patch Besar" daripada Remake

Review Assassin’s Creed Black Flag Resynced – Lebih Mirip “Patch Besar” daripada Remake

ArchivExpose Asbak - Sekawan UI, Adam Style, Variasi Hantu Indonesia, Trendsetter Game Aksi 2D, Steam, dan Rencana Early Access

ArchivExpose Asbak – Sekawan UI, “Adam Style”, Variasi Hantu Indonesia, Trendsetter Game Aksi 2D, Steam, dan Rencana Early Access

July 7, 2026
ReArchivu

© 2024-2026 ReArchivu - All Rights Reserved.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Review
  • Privacy Policy

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video

© 2024-2026 ReArchivu - All Rights Reserved.