Pengembang Rune Factory: Guardians of Azuma mengungkap bahwa mereka banyak belajar dari game simulasi kehidupan lain untuk meningkatkan kenyamanan bermain sekaligus mengurangi elemen yang terasa membosankan. Dalam wawancara bersama Automaton, Direktur Shiro Maekawa dan Produser Hisashi Fujii menjelaskan bahwa tim sadar seri Rune Factory memiliki banyak fitur kompleks yang bisa terasa berat bagi pemain baru. Karena itu, mereka berusaha menjadikan Guardians of Azuma lebih ramah pemain melalui pengujian intensif, termasuk Fujii sendiri yang memainkan game tersebut selama satu tahun penuh untuk memberi masukan langsung.
Sejumlah perubahan besar dilakukan, mulai dari penyederhanaan sistem crafting agar lebih mudah dipahami, perombakan skill tree supaya lebih terorganisir, hingga penghapusan mekanisme repetitif seperti keharusan memulai dari awal ketika mengganti senjata. Selain itu, beberapa aspek siklus waktu dalam game juga dipersingkat agar progres cerita tidak terasa terlalu lama atau membosankan. Tim pengembang juga menjadikan game simulasi kehidupan dan RPG lain sebagai acuan, terutama dalam hal kontrol dan usability, agar pemain tidak perlu beradaptasi dari nol.

Pendekatan ini terbukti berhasil karena Guardians of Azuma mendapat sambutan positif berkat peningkatan kualitas hidup (Quality-of-Life) dibanding seri sebelumnya. Dengan desain yang lebih nyaman, pengembang berharap game ini tidak hanya memuaskan penggemar lama, tetapi juga dapat menarik pemain baru yang sebelumnya ragu mencoba genre simulasi kehidupan bercampur RPG karena dianggap rumit atau bertele-tele.
Baca Juga: Towa and the Guardians of the Sacred Tree Resmi Dirilis di Konsol dan PC
Tentang Rune Factory: Guardians of Azuma


Rune Factory: Guardians of Azuma adalah game aksi RPG dan simulasi kehidupan yang dirilis pada 5 Juni 2025 untuk Nintendo Switch, Switch 2, dan PC melalui Steam. Game ini merupakan spin-off dari seri Rune Factory yang mengusung tema baru dengan latar belakang budaya timur yang kental.
Cerita dimulai dengan karakter utama, yang dapat dipilih antara Subaru atau Kaguya, yang terbangun dengan amnesia setelah mengalami mimpi bertarung melawan naga. Mereka ditemukan di Spring Village, sebuah desa yang hancur akibat peristiwa yang dikenal sebagai Celestial Collapse, di mana sebuah objek besar jatuh dari langit, menyebabkan gangguan besar pada aliran energi rune dan hilangnya dewa-dewa alam. Karakter utama kemudian menerima kekuatan sebagai Earth Dancer untuk memulihkan desa dan mengatasi penyebaran penyakit yang dikenal sebagai Blight















Discussion about this post