ReArchivu
DUKUNG KAMI
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video
No Result
View All Result
ReArchivu
No Result
View All Result
Home Game

Sering Merasa Sedih Setelah Tamat Game? Ternyata Ada Penjelasan Ilmiahnya Yaitu Post-Game Depression

Ignatius Wellson Theja SukrisnobyIgnatius Wellson Theja Sukrisno
March 24, 2026
in Game, News

Pernah merasa hampa setelah menamatkan sebuah game yang sangat bagus? Jika iya mungkin kalian tidak sendirian, karena ternyata fenomena ini juga terjadi kepada banyak orang dimana fenomena tersebut dikenal sebagai “post-game depression“.

Studi ilmiah pertama mengenai perasaan “post-game depression“—perasaan sedih, hampa, dan rindu yang aneh setelah menyelesaikan sebuah video game—secara tidak mengejutkan menyimpulkan bahwa genre RPG memicu “post-game depression yang lebih kuat dibandingkan game lainnya.” Namun, para peserta studi ini direkrut melalui Reddit dan Discord, yang menyiratkan bahwa mereka mungkin sudah rentan terhadap perasaan sedih bahkan sebelum pengujian dilakukan.

Baca Juga

Penjualan FANTASY LIFE i: The Girl Who Steals Time Telah Mencapai 500.000 Unit Dalam 2 Hari Perilisannya

Penjualan FANTASY LIFE i: The Girl Who Steals Time Telah Mencapai 500.000 Unit Dalam 2 Hari Perilisannya

May 26, 2025
Masih Ada Kemungkinan Game Fighting Dead or Alive Terbaru Pada Dekade Ini.

Masih Ada Kemungkinan Game Fighting Dead or Alive Terbaru Pada Dekade Ini.

November 24, 2025
DRAGON BALL: Sparking! ZERO Umumkan DLC Besar dan Mode Klasik “Misi 100”

DRAGON BALL: Sparking! ZERO Umumkan DLC Besar dan Mode Klasik “Misi 100”

January 28, 2026
Kolaborasi Azur Lane dan Atelier Yumia Tambahkan Yumia, Isla, Nina & Lenja Untuk Azur Lane 24 Juli Nanti.

Kolaborasi Azur Lane dan Atelier Yumia Tambahkan Yumia, Isla, Nina & Lenja Untuk Azur Lane 24 Juli Nanti.

July 29, 2025

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Current Psychology ini dilakukan oleh para peneliti dari Universitas SWPS dan Akademi Ilmu Pengetahuan Terapan Stefan Batory, yang bertujuan untuk mengukur “rasa hampa yang muncul setelah menyelesaikan game yang sangat imersif.”

Post-Game Depression, atau P-GD sebagaimana mereka menyebutnya, diukur melalui dua studi terpisah dengan total 373 peserta. Seperti yang tercantum dalam abstrak penelitian tersebut, para peneliti juga mengukur empat subskala spesifik: “Perenungan Terkait Game (Game-related Ruminations), Akhir Pengalaman yang Menantang, Kebutuhan untuk Mengulang Game, dan Anhedonia Media.”

Ternyata, anhedonia media (berkurangnya kenikmatan terhadap semua bentuk media) adalah aspek P-GD yang paling tidak “intens”, sedangkan “perenungan terkait game” (terus memikirkan fakta bahwa game tersebut telah berakhir) adalah yang paling intens.

Studi tersebut juga menyatakan bahwa “gejala depresi yang lebih kuat” dan “gangguan dalam pemrosesan emosi” paling terlihat di antara mereka yang telah menyelesaikan game RPG.

Bagaimana Fiksi Mempengaruhi Realita dan Sebaliknya

Meskipun ini adalah pertama kalinya penelitian semacam ini dilakukan untuk video game, temuan ini sejalan dengan studi tahun 2012 mengenai topik yang sama untuk buku fiksi, yang menyimpulkan bahwa membaca karya fiksi akan “memindahkan emosi” peserta menjadi lebih berempati. Dalam karya sastra sendiri, sastra seringkali dianggap sebagai cerminan dari kehidupan manusia, sehingga tak jarang Fiksi ada yang dibuat berbasis realita dan Fiksi mampu menjadi begitu nyata dengan pembacanya.

Menariknya ReArchivu ternyata dahulu pernah membahas mengenai topik “post-game depression” ketika salah satu kontributor kami menamatkan Persona 4 Golden, dan Persona 5 Royal. Yang jika kalian tertarik kalian dapat menonton pembahasannya di bawah ini.

Tags: Berita GamePost-Game Depression
Share131Tweet82ShareShare
Ignatius Wellson Theja Sukrisno

Ignatius Wellson Theja Sukrisno

Connoisseur of everything nerdy! I mostly talk about RPG games but i also talk about other things. Di luar jurnalisme saya juga adalah seorang multimedia designer, mulai dari mengkomposisikan gambar bergerak hingga video. Saat ini saya fokus dalam studi saya di Sastra Jepang. For inquiry contact me at: [email protected]

Baca Selanjutnya

Ingin Berikan Kebebasan ke Studio yang Bermitra, Konami Akui Tidak Punya Kitab Suci Silent Hill
News

Ingin Berikan Kebebasan ke Studio yang Bermitra, Konami Akui Tidak Punya Kitab Suci Silent Hill

byFransiskus Sukardi Ruata
August 1, 2026
0

Kitab suci Silent Hill? Produser Motoi Okamoto ungkap alasan Konami sengaja tak buat pedoman baku — plus bocoran lain soal Silent Hill: Townfall.

Read moreDetails
Semakin Kuat di PC, Penjualan Seri Final Fantasy VII Remake Diklaim Lebih Baik dari yang Diharapkan Square Enix!

Semakin Kuat di PC, Penjualan Seri Final Fantasy VII Remake Diklaim Lebih Baik dari yang Diharapkan Square Enix!

August 1, 2026
SWORD OF JUSTICE Rilis Season 1.3.1

SWORD OF JUSTICE Rilis Season 1.3.1

August 1, 2026
LEGO Party! Sudah Tersedia di Switch 2

LEGO Party! Sudah Tersedia di Switch 2

August 1, 2026
SHIFT UP Dikritik Karena Gunakan AI untuk MV Stellar Blade: BLOOD RAIN

SHIFT UP Dikritik Karena Gunakan AI untuk MV Stellar Blade: BLOOD RAIN

July 31, 2026

Discussion about this post

We Are Social!

Pilihan Editor

Review Echoes of Aincrad – Potensi Serba Terbatas

Review Echoes of Aincrad – Potensi Serba Terbatas

35 Game Baru di Bulan Agustus 2026

35 Game Baru di Bulan Agustus 2026

July 29, 2026
Review Granblue Fantasy: Relink - Endless Ragnarok - 2 Tahun Setelah Perilisan, Apa Saja yang Baru? Masih Worth It?

Review Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok – 2 Tahun Setelah Perilisan, Apa Saja yang Baru? Masih Worth It?

Nostalgia Game Adaptasi Film Paling Ikonik: Dari The Warriors hingga King Kong

Nostalgia Game Adaptasi Film Paling Ikonik: Dari The Warriors hingga King Kong

July 17, 2026
Review Assassin's Creed Black Flag Resynced - Lebih Mirip "Patch Besar" daripada Remake

Review Assassin’s Creed Black Flag Resynced – Lebih Mirip “Patch Besar” daripada Remake

ArchivExpose Asbak - Sekawan UI, Adam Style, Variasi Hantu Indonesia, Trendsetter Game Aksi 2D, Steam, dan Rencana Early Access

ArchivExpose Asbak – Sekawan UI, “Adam Style”, Variasi Hantu Indonesia, Trendsetter Game Aksi 2D, Steam, dan Rencana Early Access

July 7, 2026
ReArchivu

© 2024-2026 ReArchivu - All Rights Reserved.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Review
  • Privacy Policy

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video

© 2024-2026 ReArchivu - All Rights Reserved.