Akhirnya seteleh bertahun-tahun menunggu, salah satu seri Tales yang cukup saya ingin mainkan dari dulu hadir juga ke platform modern. Tales of Xillia Remastered sebagai salah proyek remaster dari Tales of Studio dengan membawa berbagai peningkatan dari versi PS3nya yang dirilis pada 8 September 2011 lalu. Game ini menyajikan cerita dan gameplay yang tidak kalah seru dibandingkan game tales lainnya.
Kebetulan kali ini ReArchivu mendapatkan kesempatan spesial dari Bandai Namco untuk mencoba game ini. Jadi bagaimana pengalamannya kali ini? Simak jawabannya pada review Tales of Xillia Remastered oleh ReArchivu kali ini!
Table of Contents
Cerita dengan 2 Protagonis

Tales of Xillia awalnya bercerita tentang Milla Maxwell yang ngeklaim dirinya sebagai Lord of Spirits, dia memiliki misi untuk menghancurkan sebuah alat bernama the Lance of Kresnik, yang memiliki kemampuan penghancur yang sangat luar biasa. Dalam perjalanan dia menyelesaikan misinya, dia tidak sengaja bertemu dengan Jude Mathis, seorang siswa kedokteran yang kebetulan belajar dikota dimana the Lance of Kresnik berada, pertemuan tidak terduga ini mengakibatkan mereka berdua terserat ke dalam konflik 2 kerajaan Rashugal dan Auj Oule yang bisa mengancaman dunia.

Begitulah premis yang ditawarkan oleh Tales of Xillia tapi yang menjadi “main course”-nya adalah pada sistem 2 protagonis yang menjadi hal baru untuk seri Tales, sistem ini memungkingkan kalian untuk memainkan game dari sudut pandang Jude atau sudut pandang Milla. Yang dimana jika kita menggunakan Jude, kita akan melihat sudut pandang dari seorang karakter rakyat sipil biasa yang harus terlibat dalam konflik antar negara dan Milla merupakan Lord of Spirits yang harus mengembani misinya bagaimanapun caranya. Walaupun pada akhirnya kedua karakter ini akan bersama selama 80% cerita tapi keduanya saling melengkapi plot keseluruhan gamenya. Jadi menurut saya jika kalian ingin menikmati seluruh ceritanya, tidak ada salahnya untuk menamatkan kedua karakternya.

Secara cerita saya cukup suka walaupun ada beberapa bagian yang menurut saya pacingnya cukup berantakkan di tengah-tengah game, seperti sesuatu terjadi secara tiba-tiba. Tapi pada akhrinya game ini, cerita cukup bisa saya nikmati sebagai penggemar dari seri Tales.
Cast yang Sangat Menyenangkan

Seperti game Tales lainnya, menurut saya yang membuat Tales menarik itu adalah castnya, kita akan dipertemukan dengan karakter yang benar-benar menarik seperti Ivan yang merupakan mercenaries yang narsistik tapi disatu sisi memiliki kepribadian yang misterius dan memiliki banyak rahasia, dan untuk Elize, Rowen dan Leila jika saya jabarkan lebih panjang akan menjadi spoiler tapi interaksi tiap karakter bagi saya cukup menarik apalagi jika kita bicara tentang skits. Tiap karakter juga mendapatkan porsi cerita yang pas walaupun pada akhirnya tetap berat porsi ceritanya di Juda dan Mila, tapi secara keseluruhan saya cukup puas dengan cast dari Tales of Xillia.
Sistem Linked yang Bikin Nagih

Tiap seri Tales untuk biasanya memiliki combat yang mirip-mirip dengan gimik yang berbeda dan kali ini di Xillia Double-Raid Linear Motion Battle System diperkenalkan. Secara sederhana, sistem ini memungkinkan dua karakter saling terhubung selama pertarungan. Mereka bisa mengepung musuh dari dua sisi, memberikan dukungan satu sama lain, dan mengaktifkan Linked Artes yang merupakan serangan kombinasi spesial yang mengubah artes biasa menjadi artes jauh lebih kuat.

Kemudian kita ada bar over-limit, ketika bar ini penuh kita bisa menggunakan berbagai Linked Artest tanpa jeda hingga over-limitnya berakhir. Semakin banyak artes dan anggota party yang kamu buka, makin banyak linked artes yang dibuka juga nantinya. Pada akhirnya, sistem ini bukan cuma bikin kombat semakin bervariasi, tapi juga bikin kalian ketagihan buat terus experiment untuk mencari kombo terbaik. Sebagai tambahan tiap karakter yang kita gunakan itu asik digunakan dan memiliki gimik tersendiri juga, jadi pastikan kalian untuk mencoba seluruh karakter yang bisa kita gunakan nantinya.
Terakhir, untuk progresi karakternya gaada yang special, kita akan diberikan semacam skill tree yang bernama Lilium Orb, yang dimana tiap kita naik level akan diberikan 3 poin yang dapat digunakan untuk membuka skill dan artes hingga menambah status, semakin kita naik level semakin banyak juga kita mendapatkan poin untuk membuka node-node yang ada di Lilium Orb.
Field dan Dungeon yang Bosenin

Salah satu masalah terbesar untuk saya dari Tales of Xillia adalah field dan dungeonnya, kalau berbicara tentang design kota menurut saya udah bagus dan beneran indah tapi permasalahnya adalah terletak di fieldnya yang sangat-sangat membosankan. Areanya cenderung wilayah kosong yang ditambah pohon-pohon dan hanya monster berkeliaran sehingga eksplorasi terasa membosankan ditambah dungeonnya kebanyakan hanya “hallway” atau jalan lurus-lurus doank.
Quality of Life ?

Dari segi Quality of Life yang sangat berasa tentu dari grafisnya yang kini lebih tajam ditambah sudah mendukung resolusi hingga 4K dan support 120FPS di versi PCnya. Kemudian berbagai fitur tambahan yaitu auto save, field-encounter bisa dimatikan, ngulang pertarungan, dan mini map kini ada indicator yang menunjukkan kemana kita seharusnya dan indicator limited-time event juga. Tentu saja seluruh tambahan fitur ini bener-bener membantu pengalaman kita menjadi lebih mudah, ditambah kini kita bisa mengakses berbagai DLC sehingga menambah kustomisasi karakter kita menjadi lebih luas, walaupun pada akhirnya QOL-nya cukup standar untuk sebatas game remastered, dan saya cenderung berharap setidaknya ada tambahan konten-konten baru.

Grade Shop kali ini bisa kita akses difirst playthrough, Grade Shop akan memberikan kalian kemudahan seperti exp berlipat ganda, drop item dan uang yang meningkat, tambahan slot untuk kapasitas item, double damage dan bisa kalian cek sendiri jika kalian memutuskan untuk membeli game ini. Cuman saran saya jika kalian ingin menikmati game ini lebih baik jangan menggunakan grade shop untuk first playtrough tapi jika kalian ingin menggunakannya dan merasa kurang cocok dengan fitur ini, kalian nanti bisa mematikannya di menu setting.
Port Quality (PC)

Ini game beneran ringan, dengan PC saya yang ditenagai dengan RTX4060 bisa mencapai 120FPS dirata kanan, dan dari minimum spesifikasi diminta oleh Bandai Namco juga terhitung sangat rendah. Seharusnya jika kalian menggunakan PC dengan spesifikasi rendah bisa memainkan game ini dengan lancar. Secara keseluruhan saya tidak ada masalah untuk kualitas versi PC di Tales of Xillia Remastered ini.
Final Verdict

Tales of Xillia Remastered berhasil membawa kembali salah satu seri Tales paling dicintai dengan berbagai peningkatan yang terasa tepat untuk pasar modern. Cerita dengan dua sudut pandang protagonis memberikan pengalaman narasi yang unik, diperkuat oleh cast yang karismatik dan hubungan antar karakter yang bikin betah ngikutin setiap dialog. Sistem pertarungan Double-Raid Linear Motion Battle System yang dibalut dengan mekanik Linked Artes juga tetap menjadi daya tarik utama cepat, responsif, dan bikin ketagihan. Sayangnya Tales of Xillia Remastered hanya mencakup game pertamanya dari duologinya, saya juga berharap Bandai Namco mau untuk menambah hal-hal baru seperti konten baru agar game ini lebih menjual, melihat game ini terlihat cukup modern untuk versi original. Tapi secara keseluruhan saya cukup puas dengan remaster ini dan siap menunggu Tales of Xillia 2 Remastered yang akan muncul entah kapan.
Score
Good
- Banyak Peningkatan QOL
- Cerita yang seru untuk disimak
- Castnya menarik
- Gameplay yang seru dan bikin ketagihan
- Dukungan 120FPS
Bad
- Tidak termasuk Tales of Xillia 2

Great
Tales of Xillia Remastered sukses menghidupkan kembali salah satu seri Tales favorit dengan peningkatan visual dan kualitas hidup yang terasa tepat untuk pemain modern. Kombinasi dua sudut pandang protagonis, cast yang kuat, serta sistem pertarungan Double-Raid dan Linked Artes yang responsif tetap menjadi daya tarik utama yang bikin betah bermain. Ditambah QOL membuat gamenya layak untuk dimainkan di masa-masa sekarang
Game Details
| Item | Tales of Xillia Remastered |
| Played on | PC via Steam |
| Developer | DOKIDOKI GROOVEWORKS, Inc |
| Publisher | Bandai Namco Entertaiment |
| Platform | PC, PS5, Switch, Xbox Series |
| Harga | Rp 399.000 |















Discussion about this post