ReArchivu
DUKUNG KAMI
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video
No Result
View All Result
ReArchivu
No Result
View All Result
Home Game

Review Tales of Xillia Remastered – Ini Dia Game Tales yang Ditunggu-tunggu

Patrick MarcelbyPatrick Marcel
November 17, 2025
in Game, JRPG, News, Nintendo, PC, Pilihan Editor, PlayStation, Review, Review Game, Xbox

Akhirnya seteleh bertahun-tahun menunggu, salah satu seri Tales yang cukup saya ingin mainkan dari dulu hadir juga ke platform modern. Tales of Xillia Remastered sebagai salah proyek remaster dari Tales of Studio dengan membawa berbagai peningkatan dari versi PS3nya yang dirilis pada 8 September 2011 lalu. Game ini menyajikan cerita dan gameplay yang tidak kalah seru dibandingkan game tales lainnya.

Kebetulan kali ini ReArchivu mendapatkan kesempatan spesial dari Bandai Namco untuk mencoba game ini. Jadi bagaimana pengalamannya kali ini? Simak jawabannya pada review Tales of Xillia Remastered oleh ReArchivu kali ini!

Baca Juga

Target Audiens Utama Seri Super Robot Wars Saat Ini Masih Fokus Kepada Audiens Jepang.

Target Audiens Utama Seri Super Robot Wars Saat Ini Masih Fokus Kepada Audiens Jepang.

September 11, 2025
Sutradara The Blood of Dawnwalker Tidak Pikirkan Penjualan Game-nya Jika Hanya Kejar Penjualan, Game Itu akan Gagal

Sutradara The Blood of Dawnwalker Tidak Pikirkan Penjualan Game-nya: “Jika Hanya Kejar Penjualan, Game Itu akan Gagal”

July 28, 2026
Selain Tales of Xillia, Bandai Juga Sedang Kerjakan Remaster Tales of Xillia 2 dan Beberapa Judul Lainnya.

Selain Tales of Xillia, Bandai Juga Sedang Kerjakan Remaster Tales of Xillia 2 dan Beberapa Judul Lainnya.

October 23, 2025
Tamagotchi Plaza Umumkan Update Konten Baru Bertajuk 'Resort'

Tamagotchi Plaza Umumkan Update Konten Baru Bertajuk ‘Resort’

June 11, 2026

Table of Contents

  • Cerita dengan 2 Protagonis
  • Cast yang Sangat Menyenangkan
  • Sistem Linked yang Bikin Nagih
  • Field dan Dungeon yang Bosenin
  • Quality of Life ?
  • Port Quality (PC)
  • Final Verdict
  • Game Details

Cerita dengan 2 Protagonis

Captured by ReArchivu

Tales of Xillia awalnya bercerita tentang Milla Maxwell yang ngeklaim dirinya sebagai Lord of Spirits, dia memiliki misi untuk menghancurkan sebuah alat bernama the Lance of Kresnik, yang memiliki kemampuan penghancur yang sangat luar biasa. Dalam perjalanan dia menyelesaikan misinya, dia tidak sengaja bertemu dengan Jude Mathis, seorang siswa kedokteran yang kebetulan belajar dikota dimana the Lance of Kresnik berada, pertemuan tidak terduga ini mengakibatkan mereka berdua terserat ke dalam konflik 2 kerajaan Rashugal dan Auj Oule yang bisa mengancaman dunia.

Captured by ReArchivu

Begitulah premis yang ditawarkan oleh Tales of Xillia tapi yang menjadi “main course”-nya adalah pada sistem 2 protagonis yang menjadi hal baru untuk seri Tales, sistem ini memungkingkan kalian untuk memainkan game dari sudut pandang Jude atau sudut pandang Milla. Yang dimana jika kita menggunakan Jude, kita akan melihat sudut pandang dari seorang karakter rakyat sipil biasa yang harus terlibat dalam konflik antar negara dan Milla merupakan Lord of Spirits yang harus mengembani misinya bagaimanapun caranya. Walaupun pada akhirnya kedua karakter ini akan bersama selama 80% cerita tapi keduanya saling melengkapi plot keseluruhan gamenya. Jadi menurut saya jika kalian ingin menikmati seluruh ceritanya, tidak ada salahnya untuk menamatkan kedua karakternya.

Captured by ReArchivu

Secara cerita saya cukup suka walaupun ada beberapa bagian yang menurut saya pacingnya cukup berantakkan di tengah-tengah game, seperti sesuatu terjadi secara tiba-tiba. Tapi pada akhrinya game ini, cerita cukup bisa saya nikmati sebagai penggemar dari seri Tales.

Cast yang Sangat Menyenangkan

Seperti game Tales lainnya, menurut saya yang membuat Tales menarik itu adalah castnya, kita akan dipertemukan dengan karakter yang benar-benar menarik seperti Ivan yang merupakan mercenaries yang narsistik tapi disatu sisi memiliki kepribadian yang misterius dan memiliki banyak rahasia, dan untuk Elize, Rowen dan Leila jika saya jabarkan lebih panjang akan menjadi spoiler tapi interaksi tiap karakter bagi saya cukup menarik apalagi jika kita bicara tentang skits. Tiap karakter juga mendapatkan porsi cerita yang pas walaupun pada akhirnya tetap berat porsi ceritanya di Juda dan Mila, tapi secara keseluruhan saya cukup puas dengan cast dari Tales of Xillia.

Sistem Linked yang Bikin Nagih

Tiap seri Tales untuk biasanya memiliki combat yang mirip-mirip dengan gimik yang berbeda dan kali ini di Xillia Double-Raid Linear Motion Battle System diperkenalkan. Secara sederhana, sistem ini memungkinkan dua karakter saling terhubung selama pertarungan. Mereka bisa mengepung musuh dari dua sisi, memberikan dukungan satu sama lain, dan mengaktifkan Linked Artes yang merupakan serangan kombinasi spesial yang mengubah artes biasa menjadi artes jauh lebih kuat.

Kemudian kita ada bar over-limit, ketika bar ini penuh kita bisa menggunakan berbagai Linked Artest tanpa jeda hingga over-limitnya berakhir. Semakin banyak artes dan anggota party yang kamu buka, makin banyak linked artes yang dibuka juga nantinya. Pada akhirnya, sistem ini bukan cuma bikin kombat semakin bervariasi, tapi juga bikin kalian ketagihan buat terus experiment untuk mencari kombo terbaik. Sebagai tambahan tiap karakter yang kita gunakan itu asik digunakan dan memiliki gimik tersendiri juga, jadi pastikan kalian untuk mencoba seluruh karakter yang bisa kita gunakan nantinya.

Terakhir, untuk progresi karakternya gaada yang special, kita akan diberikan semacam skill tree yang bernama Lilium Orb, yang dimana tiap kita naik level akan diberikan 3 poin yang dapat digunakan untuk membuka skill dan artes hingga menambah status, semakin kita naik level semakin banyak juga kita mendapatkan poin untuk membuka node-node yang ada di Lilium Orb.

Field dan Dungeon yang Bosenin

Salah satu masalah terbesar untuk saya dari Tales of Xillia adalah field dan dungeonnya, kalau berbicara tentang design kota menurut saya udah bagus dan beneran indah tapi permasalahnya adalah terletak di fieldnya yang sangat-sangat membosankan. Areanya cenderung wilayah kosong yang ditambah pohon-pohon dan hanya monster berkeliaran sehingga eksplorasi terasa membosankan ditambah dungeonnya kebanyakan hanya “hallway” atau jalan lurus-lurus doank.

Quality of Life ?

Dari segi Quality of Life yang sangat berasa tentu dari grafisnya yang kini lebih tajam ditambah sudah mendukung resolusi hingga 4K dan support 120FPS di versi PCnya. Kemudian berbagai fitur tambahan yaitu auto save, field-encounter bisa dimatikan, ngulang pertarungan, dan mini map kini ada indicator yang menunjukkan kemana kita seharusnya dan indicator limited-time event juga. Tentu saja seluruh tambahan fitur ini bener-bener membantu pengalaman kita menjadi lebih mudah, ditambah kini kita bisa mengakses berbagai DLC sehingga menambah kustomisasi karakter kita menjadi lebih luas, walaupun pada akhirnya QOL-nya cukup standar untuk sebatas game remastered, dan saya cenderung berharap setidaknya ada tambahan konten-konten baru.

Grade Shop kali ini bisa kita akses difirst playthrough, Grade Shop akan memberikan kalian kemudahan seperti exp berlipat ganda, drop item dan uang yang meningkat, tambahan slot untuk kapasitas item, double damage dan bisa kalian cek sendiri jika kalian memutuskan untuk membeli game ini. Cuman saran saya jika kalian ingin menikmati game ini lebih baik jangan menggunakan grade shop untuk first playtrough tapi jika kalian ingin menggunakannya dan merasa kurang cocok dengan fitur ini, kalian nanti bisa mematikannya di menu setting.

Port Quality (PC)

Ini game beneran ringan, dengan PC saya yang ditenagai dengan RTX4060 bisa mencapai 120FPS dirata kanan, dan dari minimum spesifikasi diminta oleh Bandai Namco juga terhitung sangat rendah. Seharusnya jika kalian menggunakan PC dengan spesifikasi rendah bisa memainkan game ini dengan lancar. Secara keseluruhan saya tidak ada masalah untuk kualitas versi PC di Tales of Xillia Remastered ini.

Final Verdict

Tales of Xillia Remastered berhasil membawa kembali salah satu seri Tales paling dicintai dengan berbagai peningkatan yang terasa tepat untuk pasar modern. Cerita dengan dua sudut pandang protagonis memberikan pengalaman narasi yang unik, diperkuat oleh cast yang karismatik dan hubungan antar karakter yang bikin betah ngikutin setiap dialog. Sistem pertarungan Double-Raid Linear Motion Battle System yang dibalut dengan mekanik Linked Artes juga tetap menjadi daya tarik utama cepat, responsif, dan bikin ketagihan. Sayangnya Tales of Xillia Remastered hanya mencakup game pertamanya dari duologinya, saya juga berharap Bandai Namco mau untuk menambah hal-hal baru seperti konten baru agar game ini lebih menjual, melihat game ini terlihat cukup modern untuk versi original. Tapi secara keseluruhan saya cukup puas dengan remaster ini dan siap menunggu Tales of Xillia 2 Remastered yang akan muncul entah kapan.

Score

Good

  • Banyak Peningkatan QOL
  • Cerita yang seru untuk disimak
  • Castnya menarik
  • Gameplay yang seru dan bikin ketagihan
  • Dukungan 120FPS

Bad

  • Tidak termasuk Tales of Xillia 2

Great

Tales of Xillia Remastered sukses menghidupkan kembali salah satu seri Tales favorit dengan peningkatan visual dan kualitas hidup yang terasa tepat untuk pemain modern. Kombinasi dua sudut pandang protagonis, cast yang kuat, serta sistem pertarungan Double-Raid dan Linked Artes yang responsif tetap menjadi daya tarik utama yang bikin betah bermain. Ditambah QOL membuat gamenya layak untuk dimainkan di masa-masa sekarang

Game Details

ItemTales of Xillia Remastered
Played onPC via Steam
DeveloperDOKIDOKI GROOVEWORKS, Inc
PublisherBandai Namco Entertaiment
PlatformPC, PS5, Switch, Xbox Series
HargaRp 399.000
Tags: Bandai NamcoTales ofTales of Xillia Remastered
Share132Tweet82ShareShare
Patrick Marcel

Patrick Marcel

Seorang manusia biasa yang suka dengan JRPG terutama untuk Persona, Kingdom Hearts, Dragon Quest, Tales Series dan masih banyak lainnya. Biasanya menghabiskan waktunya dengan mencoba hal-hal baru dan kali ini dia sedang mencoba 3D Modeling for inquiry and press contact me at: [email protected]

Baca Selanjutnya

Ingin Berikan Kebebasan ke Studio yang Bermitra, Konami Akui Tidak Punya Kitab Suci Silent Hill
News

Ingin Berikan Kebebasan ke Studio yang Bermitra, Konami Akui Tidak Punya Kitab Suci Silent Hill

byFransiskus Sukardi Ruata
August 1, 2026
0

Kitab suci Silent Hill? Produser Motoi Okamoto ungkap alasan Konami sengaja tak buat pedoman baku — plus bocoran lain soal Silent Hill: Townfall.

Read moreDetails
Semakin Kuat di PC, Penjualan Seri Final Fantasy VII Remake Diklaim Lebih Baik dari yang Diharapkan Square Enix!

Semakin Kuat di PC, Penjualan Seri Final Fantasy VII Remake Diklaim Lebih Baik dari yang Diharapkan Square Enix!

August 1, 2026
SWORD OF JUSTICE Rilis Season 1.3.1

SWORD OF JUSTICE Rilis Season 1.3.1

August 1, 2026
LEGO Party! Sudah Tersedia di Switch 2

LEGO Party! Sudah Tersedia di Switch 2

August 1, 2026
SHIFT UP Dikritik Karena Gunakan AI untuk MV Stellar Blade: BLOOD RAIN

SHIFT UP Dikritik Karena Gunakan AI untuk MV Stellar Blade: BLOOD RAIN

July 31, 2026

Discussion about this post

We Are Social!

Pilihan Editor

Review Echoes of Aincrad – Potensi Serba Terbatas

Review Echoes of Aincrad – Potensi Serba Terbatas

35 Game Baru di Bulan Agustus 2026

35 Game Baru di Bulan Agustus 2026

July 29, 2026
Review Granblue Fantasy: Relink - Endless Ragnarok - 2 Tahun Setelah Perilisan, Apa Saja yang Baru? Masih Worth It?

Review Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok – 2 Tahun Setelah Perilisan, Apa Saja yang Baru? Masih Worth It?

Nostalgia Game Adaptasi Film Paling Ikonik: Dari The Warriors hingga King Kong

Nostalgia Game Adaptasi Film Paling Ikonik: Dari The Warriors hingga King Kong

July 17, 2026
Review Assassin's Creed Black Flag Resynced - Lebih Mirip "Patch Besar" daripada Remake

Review Assassin’s Creed Black Flag Resynced – Lebih Mirip “Patch Besar” daripada Remake

ArchivExpose Asbak - Sekawan UI, Adam Style, Variasi Hantu Indonesia, Trendsetter Game Aksi 2D, Steam, dan Rencana Early Access

ArchivExpose Asbak – Sekawan UI, “Adam Style”, Variasi Hantu Indonesia, Trendsetter Game Aksi 2D, Steam, dan Rencana Early Access

July 7, 2026
ReArchivu

© 2024-2026 ReArchivu - All Rights Reserved.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Review
  • Privacy Policy

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video

© 2024-2026 ReArchivu - All Rights Reserved.