Melalui pengumuman People Can Fly yang beredar, mereka akan melakukan kerjasama dengan Sony Interactive Entertainment, selaku publisher. Perjanjian ini memungkinkan People Can Fly menerima pembayaran yang telah disepakati dari Sony Interactive Entertainment.
Proses development prototype game ini akan diberi nama “Project Delta”, kode nama itu berdasarkan properti intelektual milik Sony Interactive Entertainment. Menurut pernyataan dari People Can Fly, cakupan dan ketentuan perjanjian ini tidak berbeda jauh dari perjanjian produksi yang biasanya digunakan untuk jenis proyek serupa.
Belum ada informasi lebih lanjut terkait proyek ini yang belum diumumkan, tetapi istilah yang digunakan dalam pengumuman tersebut mirip dengan apa yang disampaikan oleh People Can Fly pada tahun 2023 mengenai kesepakatan dengan Microsoft untuk produksi “Project Maverick,” yang baru-baru ini dikonfirmasi sebagai kolaborasi mereka dalam pengembangan Gears of War: E-Day. Dengan demikian, sampai saat ini masih belum jelas apakah People Can Fly berperan sebagai pengembang utama untuk proyek Sony Interactive Entertainment ini, atau sebagai mitra dalam pengembangan.
Dalam model kerja work-for-hire, People Can Fly akan bertindak sebagai pengembang pihak ketiga untuk Sony, menyelesaikan milestone pengembangan terstruktur. Meski Sony akan memiliki penuh hak atas IP game ini, detail seperti judul final maupun studio utama belum diungkapkan.
Mengingat pengalaman People Can Fly dalam game bergenre shooter dan sejarahnya mengerjakan Gears of War: Judgment, banyak spekulasi menyebut kemungkinan besar game ini akan menjadi reboot atau entri baru untuk franchise seperti Killzone, Resistance, atau SOCOM — meskipun belum ada konfirmasi resmi mengenainya.











Discussion about this post