Lucasfilm Games dan Arcanaut Studios secara resmi mengumumkan Star Wars: Fate of the Old Republic, sebuah single-player narrative-driven action RPG yang akan dirilis untuk PC dan konsol (detail platform spesifik belum diungkap). Game ini dipimpin oleh Casey Hudson, veteran industri yang sebelumnya memimpin pengembangan Star Wars: Knights of the Old Republic dan trilogi Mass Effect.
Diumumkan pada ajang The Game Awards, Fate of the Old Republic digambarkan sebagai spiritual successor dari Knights of the Old Republic yang legendaris, mengajak pemain ke sebuah galaksi di ambang kebangkitan, di mana setiap pilihan yang dibuat akan membentuk jalannya cerita antara cahaya dan kegelapan. Cerita dan karakter masih akan sepenuhnya baru, meski tetap mengambil inspirasi dan semangat dari era Old Republic yang dicintai para penggemar.


Dalam siaran pers resminya, Casey Hudson menyatakan bahwa Fate of the Old Republic akan memadukan narasi mendalam, keputusan yang berdampak, dan dunia interaktif yang luas, dengan tim pengembang berpengalaman yang berfokus pada kualitas dan pengalaman bermain yang imersif.
Fate of the Old Republic Dipastikan Akan Rilis Sebelum 2030!
Melalui sosial media pribadinya, Casey membantah rumor yang pertama kali disebarkan oleh Jason Schreier bahwa game ini setidaknya akan rilis sekitar tahun 2030 atau bakal menjadi game untuk Playstation 7. Tapi Casey mengatakan bahwa game ini tidak akan rilis di tahun 2030.
“Jangan khawatir tentang rumor ‘tidak sampai 2030’, gamenya akan keluar sebelum itu. Saya tidak semakin muda!” ujar Hudson di media sosial
Star Wars: Fate of the Old Republic belum bisa disimpulkan akan rilis untuk platform apa untuk saat ini.















Discussion about this post