Valve telah memberikan pembaruan terkait jadwal rilis Steam Machine dan Steam Frame, serta menegaskan bahwa kedua perangkat keras teranyar mereka tersebut akan tetap meluncur pada musim panas ini.
Sejsak pertama kali diumumkan pada akhir tahun lalu, Steam Machine dan Steam Frame milik Valve ini sempat menjadi “korban” utama dari lonjakan harga komponen global. Valve bahkan mengonfirmasi di awal tahun ini bahwa kendala tersebut sempat menunda pengumuman detail harga serta tanggal rilis resminya.
Sebelumnya, baik Steam Machine maupun Steam Frame hanya memiliki jendela rilis samar “2026”. Namun, pada hari Kamis kemarin, Valve mempersempit perkiraan tersebut menjadi musim panas 2026, bersamaan dengan langkah mereka memperluas program Verified yang kini akan mencakup kedua perangkat baru tersebut.
“Hari ini kami memperluas program Verified untuk menyertakan Steam Machine dan Steam Frame, di mana keduanya akan mulai dikirimkan pada musim panas ini. Sama seperti program Steam Deck Verified, tujuannya adalah untuk membantu pelanggan memahami bagaimana pengalaman langsung saat pertama kali memainkan suatu judul game di perangkat baru ini, serta seberapa lancar game tersebut akan berjalan tanpa memerlukan utak-atik atau konfigurasi tambahan dari pengguna,” tulis Valve dalam pernyataan resminya.
Kompatibilitas Otomatis dengan Steam Deck

Valve juga menambahkan bahwa game yang sudah berjalan dengan baik di perangkat handheld Steam Deck, secara otomatis akan berjalan lancar di Steam Machine sejak awal.
“Singkat cerita: Jika game Anda sudah berjalan dengan baik di Deck, game tersebut juga akan berjalan lancar di Machine tanpa perlu kerja ekstra dari pihak pengembang. Dan jika game tersebut kurang optimal di Deck karena keterbatasan performa CPU atau GPU, game tersebut mungkin saja bisa berjalan sangat lancar di Machine.
Jika Anda memiliki game dengan kondisi seperti ini, Anda tidak perlu melakukan tindakan apa pun: Kami sudah mulai menguji setiap judul game di Machine yang sebelumnya berada di bawah standar kebutuhan performa kami di Deck.”
Bayang-Bayang Lonjakan Harga Komponen
Steam Machine pertama kali diumumkan pada bulan November lalu dengan jendela rilis 2026 dan tanpa detail harga resmi. Meski begitu, pihak Valve sempat memberikan kisi-kisi bahwa, “jika Anda merakit sebuah PC dari berbagai komponen terpisah dan mendapatkan tingkat performa yang kurang lebih setara, di situlah kisaran harga umum yang kami tuju.”
Berdasarkan spesifikasi komponen di dalamnya, perangkat ini awalnya diperkirakan akan dijual ke pasar dengan harga retail di kisaran $700 USD (sekitar 11,4 juta Rupiah dan kemungkinan akan lebih mahal lagi dengan kurs kita yang terus semakin suram tiap harinya).
Namun, situasi pasar kini berubah sejak pengumuman tersebut. Harga memori di seluruh dunia melonjak sangat signifikan, di mana harga kontrak DRAM dilaporkan telah meningkat lebih dari 170% dibandingkan dengan tahun sebelumnya (year-over-year). Faktor ini yang memicu spekulasi apakah Valve akan mampu mempertahankan target harga awalnya atau tidak.















Discussion about this post