Sebuah laporan terbaru mengungkap bahwa sutradara legendaris Steven Spielberg sempat berniat mengarahkan film adaptasi video game terkenal, Call of Duty. Namun, niat tersebut tidak berlanjut setelah permintaan kendali kreatif yang tinggi membuat pihak Activision merasa ragu.
Niat Spielberg dan Penawaran dari Amblin–Universal

Menurut sumber yang dirilis oleh Puck News dan dilaporkan oleh berbagai media, Spielberg bersama rumah produksi Amblin bermitra dengan Universal Pictures untuk mengajukan visi mereka kepada Activision. Spielberg, yang dikenal sebagai penggemar berat Call of Duty, menawarkan proposal yang mencakup:
- Kompensasi finansial tingkat atas
- Hak potongan akhir (final cut)
- Kontrol penuh atas produksi dan pemasaran film
Menurut laporan, permintaan tersebut membuat takut pihak Activision, yang mungkin lebih menginginkan kendali bersama atas adaptasi film tersebut. Sebagai hasilnya, mereka memutuskan untuk menerima proposal dari Paramount Skydance, yang menawarkan skema kerjasama dengan kontrol yang lebih seimbang untuk Activision

Pada 2 September 2025, Activision — sekarang berada di bawah entitas milik Microsoft — secara resmi menjalin kesepakatan dengan Paramount Skydance untuk memproduksi film Call of Duty. Mereka menekankan komitmen untuk menjaga gaya naratif khas franchise ini dan memikat baik penggemar lama maupun penonton baru. David Ellison, CEO Paramount, membandingkan ambisi film ini dengan Top Gun: Maverick dalam hal pendekatan sinematik dan penggunaan teknologi modern















Discussion about this post