Tomonobu Itagaki, sutradara legendaris dibalik terciptanya seri Dead or Alive dan yang membangkitkan seri Ninja Gaiden modern, telah dikabarkan meninggal dunia pada 16 Oktober 2025.
Informasi ini datang melalui akun Facebook pribadinya lewat sebuah postingan yang dipercayakan oleh orang dekatnya. Postingan tersebut berpesan sebagai berikut:
(Diterjemahkan dari bahasa Jepang)
“My Last Words:
The flame of my life is finally about to be extinguished.
The fact that this message has been posted means that the time has finally come. I am no longer of this world.
(I entrusted this final post to someone important to me.)
My life was a series of battles. I kept winning.
I caused a lot of trouble for others too.
I’m proud that I fought to the end, following my convictions.
I have no regrets.
Except I am extremely sorry that I could not give all my fans a new game.
That’s the way it is.
So it goes.
Tomonobu Itagaki”
Pesan Perpisahan Dari Para Rekan Developer

Bergabung dengan Tecmo pada awal 1990-an, Tomonobu Itagaki menciptakan seri Dead or Alive dan mengerjakan tujuh judul dalam franchise game fighting tersebut, termasuk spin-offnya yang bertema voli pantai.
Ia juga berperan penting dalam menghidupkan kembali seri Ninja Gaiden melalui reboot eksklusif Xbox tahun 2004, serta beberapa sekuelnya.
Setelah kabar meninggalnya Itagaki tersebar, banyak rekan sesama game developer memberikan penghormatan. Di Facebook, produser seri Tekken, Katsuhiro Harada, menulis:
“Tidak mungkin, Itagaki-san… Kamu bilang kita akan minum bersama lain kali,”
— yang ternyata menjadi percakapan terakhir mereka.
Harada kemudian menulis posting panjang di Twitter/X dalam bahasa Inggris, menceritakan sejarah hubungannya dengan Itagaki — yang terkadang diwarnai rivalitas profesional. Meski bekerja di perusahaan berbeda dan mengembangkan franchise game fighting yang bersaing, Harada mengenang bahwa Itagaki selalu menyebutnya sebagai ‘rekan seperjuangan’.
Kohei Ikeda, sutradara Tekken 8, juga menyampaikan belasungkawa atas kepergian Itagaki di usia 58 tahun, menulis:
“Beristirahatlah dengan tenang, Itagaki-san — legenda game pertarungan yang membentuk sebuah era.”
Team Ninja Studios pun memposting pernyataan resmi di X dalam bahasa Inggris dan Jepang:
“Kami sangat berduka atas kepergian pemimpin pertama Team Ninja, Tomonobu Itagaki. Kami akan terus melanjutkan filosofi dan kreativitas yang telah ia rintis, serta menciptakan game yang dapat dinikmati banyak pemain.”
Takanobu Terada, mantan produser seri Super Robot Wars, mengenang bahwa meski tidak pernah bekerja sama secara profesional, Itagaki pernah mengajaknya bertemu dan makan malam bersama. Ia juga teringat ketika Itagaki memberinya dorongan semangat, dengan berkata:
“Tolong teruslah berkarya dengan penuh semangat.”
Sementara itu, Ryutaro Ichimura, mantan produser Dragon Quest, mengenang perbincangan hangat mereka tentang masa depan industri game sembari makan dan minum bersama. Ia juga teringat ketika Itagaki memintanya menandatangani autograph untuk diberikan kepada kerabat yang merupakan penggemar Ichimura.
Terakhir, Masahiro Sakurai, kreator Kirby dan Super Smash Bros., juga mengungkapkan rasa dukanya melalui media sosial dengan kalimat singkat:
“Semoga jiwanya beristirahat dengan damai.”















Discussion about this post