Pasar gacha RPG saat ini sedang berada di titik jenuh. Sejak ledakan Genshin Impact, bermunculan berbagai judul open-world serupa yang membuat pemain merasa terjebak dalam siklus yang sama. Fenomena ini diakui langsung oleh Lead Developer Arknights: Endfield, Ryan, dalam wawancara di GDC 2026.
Menurut Ryan, tantangan terbesar saat ini adalah kemiripan mekanik antar game yang membuat pemain cepat bosan. “Beberapa judul sangat mirip sehingga pemain hanya butuh satu jam untuk tahu apa yang akan terjadi dalam 20 jam ke depan,” ujarnya.
Keluar dari Bayang-Bayang “Genshin-Like”
Alih-alih sekadar mengekor formula sukses yang sudah ada, Hypergryph (kreator Arknights) mengambil langkah berani dengan menyuntikkan elemen simulasi pabrik dan otomasi layaknya game Factorio ke dalam Endfield.
Hasilnya? Sebuah perpaduan genre yang segar dan terbukti efektif. Berikut adalah poin-poin kunci strategi Endfield untuk memenangkan hati pemain:
- Dunia yang Bisa Diubah: Berbeda dengan kebanyakan game open-world yang dunianya hanya bersifat estetis, di Endfield pemain bisa memengaruhi dunia melalui pembangunan pabrik, jalur pipa sumber daya, hingga melakukan terraforming ringan.
- Sandbox yang Menarik Minat: Ryan mencatat bahwa rata-rata pemain menghabiskan waktu lebih lama di Endfield dibandingkan game sejenis karena sistem sandbox ini. Banyak pemain yang menghabiskan puluhan jam hanya untuk mengutak-atik sistem otomasi mereka.
- Eksperimen Tim yang Lebih Murah: Menyadari bahwa membangun karakter seringkali melelahkan di game gacha, Hypergryph justru memangkas “biaya” membangun tim agar pemain lebih bebas bereksperimen dengan berbagai kombinasi karakter.
Inovasi Tanpa Bikin Pusing
Meski memiliki elemen factory-building yang dalam, Hypergryph menegaskan bahwa mereka tidak ingin membuat game ini menjadi semakin sulit secara matematis.
“Strategi kami bukan membuatnya semakin sulit. Kami tidak ingin pemain terjebak dalam kalkulasi rumit, kami hanya ingin membawa mekanik yang baru dan berbeda, tapi tidak lebih sulit,” jelas Ryan.
Masa Depan yang Lebih “Liar”
Sama seperti Arknights versi tower defense yang terus berevolusi dengan mode seperti auto-chess, tim Endfield juga sedang menyiapkan berbagai gaya permainan baru untuk versi mendatang. Ambisi mereka jelas: menjadikan Endfield sebuah RPG yang tidak hanya tentang mengoleksi karakter, tapi juga tentang kebebasan membangun dan berinovasi.
Di tengah gempuran judul-judul seperti Neverness to Everness atau Silver Palace, langkah Arknights: Endfield menyilangkan genre action RPG dengan simulasi pabrik adalah sebuah “perjudian” cerdas yang tampaknya mulai membuahkan hasil.















Discussion about this post