ReArchivu
DUKUNG KAMI
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video
No Result
View All Result
ReArchivu
No Result
View All Result
Home Game

GOG Ungkap Proses Negosiasi Dengan Publisher Jepang Untuk Wujudkan Preservasi Judul Klasik Tidaklah Mudah, Namun GOG Tetap Memperjuangkannya.

Ignatius Wellson Theja SukrisnobyIgnatius Wellson Theja Sukrisno
September 15, 2025
in Game, Game Retro, News, PC

Berbicara tentang preservasi video game memang sebenarnya bukanlah hal yang mudah, terutama dalam industri yang sangat cepat sekali berubah setiap tahunnya. Meskipun merupakan industri dan pasar yang relatif muda, dunia video game telah mengalami perubahan besar selama beberapa dekade terakhir.

Seiring berkembangnya hardware, game pun ikut berkembang, terus digantikan oleh versi yang lebih baik dan sistem yang diperbarui, sementara game lama akhirnya memudar. Dan dengan ini muncul masalah.

Baca Juga

Daftar Lengkap Nominasi The Game Awards 2025

Daftar Lengkap Nominasi The Game Awards 2025

November 18, 2025
Xbox Games Showcase Akan Hadir Pada 8 Juni 2025

Xbox Games Showcase Akan Hadir Pada 8 Juni 2025

April 10, 2025
PATAPON Kembali! PATAPON 1+2 REPLAY Diumumkan!

PATAPON Kembali! PATAPON 1+2 REPLAY Diumumkan!

March 29, 2025
Tanggal Rilis Silent Hill 2 Remake Versi Xbox Series X|S Bocor Lewat Microsoft Store

Tanggal Rilis Silent Hill 2 Remake Versi Xbox Series X|S Bocor Lewat Microsoft Store

November 11, 2025

Kini, bahkan gameyang menjadi ciri khas suatu generasi pun tidak dapat dikaji ulang karena hardware yang awalnya dirancang untuk game tersebut telah dihentikan atau menjadi usang, belum lagi banyaknya permata tersembunyi yang hampir hilang.

Baca Juga: GOG Umumkan Dino Crisis Bundle Lewat Program Preservasi GOG; GOG Juga Umumkan Program Baru ‘Dreamlist’.

Namun untungnya orang orang juga menjadi semakin sadar akan pentingnya preservasi dari medium video game sehingga muncul juga gerakan seperti GOG Dreamlist dan GOG Preservation Program yang saat ini bisa dibilang memimpin preservasi industri ini.

Image Credit: Automaton

Berbicara dengan AUTOMATON, Senior PR Representative GOG, Piotr Gnyp, bercerita tentang macam macam tantangan yang harus mereka hadapi dalam perjuangan preservasi game game klasik melalui program GOG.

Ketika ditanya apa sebenarnya tujuan jangka panjang dari GOG, Gnyp menjelaskan bahwa preservasi industri game adalah DNA GOG sejak awal. Hal ini tergambarkan dengan idealisme GOG yang menghadirkan seluruh game di toko mereka dengan DRM Free, kemudian dengan GOG Preservation Program mereka berkomitmen untuk membuat game apa pun yang termasuk dalam Program dapat dimainkan di sistem modern, bahkan jika dukungan resmi berakhir atau game tersebut dihapus dari GOG.

Untuk mewujudkan hal itu maka muncul juga program seperti GOG Dreamlist yang dijelaskan Gnyp bertujuan sebagai kompas dan indikator dari minat utama komunitas akan game apa yang seharusnya diperjuangkan.

Namun yang membedakan GOG Dreamlist dari sekedar voting publik adalah pada program ini kalian juga bisa membagikan cerita pribadi masing masing akan game yang kalian vote, oleh karenanya daripada sekedar voting publik GOG Dreamlist juga adalah paduan suara publik.

GOG Dreamlist adalah cara kami untuk melibatkan komunitas dalam menentukan prioritas pelestarian. Ini adalah daftar keinginan yang telah diperbarui dan digerakkan oleh komunitas, tempat para pemain dapat memilih game yang ingin mereka lestarikan dan rilis ulang. Lebih dari itu, mereka juga dapat berbagi kenangan pribadi terkait game-game tersebut. Kisah-kisah ini penting: ada beberapa kasus di mana unggahan emosional dari para pemain memengaruhi negosiasi dengan pemegang hak kekayaan intelektual. Itulah yang membuat Dreamlist begitu berpengaruh; bukan sekadar jajak pendapat, melainkan sinyal budaya.

Jadi, sementara kami menangani kendala hukum, teknis, dan bisnis, GOG Dreamlist mengingatkan semua orang, termasuk penerbit, mengapa game-game ini penting.

Hal ini pun mulai terlihat melalui rilisan mereka belakangan ini yang menarik perhatian, terutama yang datang dari game klasik Jepang. Salah satunya yang paling menarik perhatian tentunya adalah judul klasik Capcom seperti Resident Evil, Breath of Fire dan Dino Crisis.

Gnyp menjelaskan bahwa ternyata prosesnya tidak mudah terutama bekerjasama dengan developer Jepang, ada ekspektasi yang sedikit berbeda dibandingkan developer barat, walau tidak mau mengungkapkan detailnya karena alasan kerahasiaan, tetapi ia mengatakan bahwa hal itu membutuhkan “waktu, ketekunan, dan membangun kepercayaan”.

Bekerja sama dengan mitra Jepang seringkali membutuhkan kemampuan teknis dan pemahaman budaya yang mumpuni. Dalam hal ini, Capcom memperlakukan peluncuran ini sebagai rilis baru sepenuhnya, sehingga kami mengikuti proses QA dan sertifikasi yang lengkap, layaknya sebuah game baru.

Kami bangga hasilnya melebihi ekspektasi. Baik Resident Evil maupun Dino Crisis telah diterima dengan sangat baik di GOG, masing-masing dengan lebih dari 90% peringkat positif dari pengguna. Sambutan seperti itu menunjukkan bahwa kepercayaan telah terjalin dengan baik, dan kami berharap ini membuka pintu untuk lebih banyak kolaborasi serupa di masa mendatang.

Sedangkan ketika ditanya apakah akan menambahkan lebih banyak judul judul klasik Jepang seperti game game Konami, Gnyp menjelaskan

GOG adalah platform distribusi global, dan kami percaya bahwa karya klasik yang dilestarikan harus dapat diakses oleh sebanyak mungkin pemain.

Namun, keputusan mengenai ketersediaan regional pada akhirnya dibuat oleh pemegang hak dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti lisensi atau peringkat. Kami, tentu saja, ingin melihat karya GOG tersedia untuk penggemar di mana pun, termasuk Jepang, tetapi kami sepenuhnya menghormati pertimbangan lisensi mitra kami.

Bagaimana menurut kalian ?

Tags: Berita GameGOG
Share130Tweet82ShareShare
Ignatius Wellson Theja Sukrisno

Ignatius Wellson Theja Sukrisno

Connoisseur of everything nerdy! I mostly talk about RPG games but i also talk about other things. Di luar jurnalisme saya juga adalah seorang multimedia designer, mulai dari mengkomposisikan gambar bergerak hingga video. Saat ini saya fokus dalam studi saya di Sastra Jepang. For inquiry contact me at: [email protected]

Baca Selanjutnya

Ingin Berikan Kebebasan ke Studio yang Bermitra, Konami Akui Tidak Punya Kitab Suci Silent Hill
News

Ingin Berikan Kebebasan ke Studio yang Bermitra, Konami Akui Tidak Punya Kitab Suci Silent Hill

byFransiskus Sukardi Ruata
August 1, 2026
0

Kitab suci Silent Hill? Produser Motoi Okamoto ungkap alasan Konami sengaja tak buat pedoman baku — plus bocoran lain soal Silent Hill: Townfall.

Read moreDetails
Semakin Kuat di PC, Penjualan Seri Final Fantasy VII Remake Diklaim Lebih Baik dari yang Diharapkan Square Enix!

Semakin Kuat di PC, Penjualan Seri Final Fantasy VII Remake Diklaim Lebih Baik dari yang Diharapkan Square Enix!

August 1, 2026
SWORD OF JUSTICE Rilis Season 1.3.1

SWORD OF JUSTICE Rilis Season 1.3.1

August 1, 2026
LEGO Party! Sudah Tersedia di Switch 2

LEGO Party! Sudah Tersedia di Switch 2

August 1, 2026
SHIFT UP Dikritik Karena Gunakan AI untuk MV Stellar Blade: BLOOD RAIN

SHIFT UP Dikritik Karena Gunakan AI untuk MV Stellar Blade: BLOOD RAIN

July 31, 2026

Discussion about this post

We Are Social!

Pilihan Editor

Review Echoes of Aincrad – Potensi Serba Terbatas

Review Echoes of Aincrad – Potensi Serba Terbatas

35 Game Baru di Bulan Agustus 2026

35 Game Baru di Bulan Agustus 2026

July 29, 2026
Review Granblue Fantasy: Relink - Endless Ragnarok - 2 Tahun Setelah Perilisan, Apa Saja yang Baru? Masih Worth It?

Review Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok – 2 Tahun Setelah Perilisan, Apa Saja yang Baru? Masih Worth It?

Nostalgia Game Adaptasi Film Paling Ikonik: Dari The Warriors hingga King Kong

Nostalgia Game Adaptasi Film Paling Ikonik: Dari The Warriors hingga King Kong

July 17, 2026
Review Assassin's Creed Black Flag Resynced - Lebih Mirip "Patch Besar" daripada Remake

Review Assassin’s Creed Black Flag Resynced – Lebih Mirip “Patch Besar” daripada Remake

ArchivExpose Asbak - Sekawan UI, Adam Style, Variasi Hantu Indonesia, Trendsetter Game Aksi 2D, Steam, dan Rencana Early Access

ArchivExpose Asbak – Sekawan UI, “Adam Style”, Variasi Hantu Indonesia, Trendsetter Game Aksi 2D, Steam, dan Rencana Early Access

July 7, 2026
ReArchivu

© 2024-2026 ReArchivu - All Rights Reserved.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Review
  • Privacy Policy

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video

© 2024-2026 ReArchivu - All Rights Reserved.