ReArchivu
DUKUNG KAMI
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video
No Result
View All Result
ReArchivu
No Result
View All Result
Home Game

Yuji Horii Jelaskan Perbedaan Final Fantasy dan Dragon Quest Dari Sisi Filosofi Desain Protagonis

Ignatius Wellson Theja SukrisnobyIgnatius Wellson Theja Sukrisno
November 26, 2025
in Game, JRPG, News

Dragon Quest dirilis di Jepang pada tahun 1986, dan sedikit lebih dari setahun kemudian, Final Fantasy menyusul pada tahun 1987. Meski kini keduanya menjadi “franchise RPG saudara” di bawah Square Enix, sebelum merger antara Square dan Enix pada 2003, kedua seri ini merupakan kompetitor.

Jika bertanya pada para fans, mungkin mereka akan menggunakan kata “rival.” Dalam sebuah kesempatan wawancara antara GameInformer dan Yuji Horii untuk merayakan perilisan Dragon Quest VII Reimagined.

Baca Juga

Komposer Danganronpa Kritik Musik Game Modern yang Terlalu Berdiri Sendiri dan Tidak Selaras dengan Gameplay

Komposer Danganronpa Kritik Musik Game Modern yang Terlalu Berdiri Sendiri dan Tidak Selaras dengan Gameplay

January 28, 2026
Chronoscript: The Endless End, Game Metroidvania Baru Dari Mantan Developer Bloodborne Yang Dijulukui “Metroidvania Plus”.

Chronoscript: The Endless End, Game Metroidvania Baru Dari Mantan Developer Bloodborne Yang Dijulukui “Metroidvania Plus”.

October 9, 2025
Gust Lakukan Transisi Model Kepemimpinan Menjadi Tanggung Jawab Berbasis Tim

Gust Lakukan Transisi Model Kepemimpinan Menjadi Tanggung Jawab Berbasis Tim

March 4, 2026
SEGA Rilis Cuplikan Eksklusif di Balik Layar Trailer Yakuza 0 Director’s Cut untuk Nintendo Switch 2

SEGA Rilis Cuplikan Eksklusif di Balik Layar Trailer Yakuza 0 Director’s Cut untuk Nintendo Switch 2

July 26, 2025

Baca Juga: JRPG Terbaik Sepanjang Masa Yang Mendefinisikan Generasinya dan Masih Berpengaruh Hari Ini

Dan dalam obrolan tersebut mereka membahas mengenai berbagai topik, termasuk soal “rivalitas” dengan Final Fantasy. Horii tidak menyebutnya sebagai “rivalitas”, tetapi ia mengakui, “Saya jelas memperhatikannya.” dan membahas mengenai perbedaan Final Fantasy dan Dragon Quest.

“Dulu, ketika Final Fantasy pertama kali keluar, saya benar-benar memperhatikannya karena itu adalah sesuatu yang perlu kami waspadai. Tapi ada satu perbedaan utama yang saya lihat saat itu: protagonis dalam judul Final Fantasy banyak berbicara. Sementara untuk Dragon Quest, tujuan utama dari game-nya — atau pengalaman yang ingin diberikan — adalah agar pemain menjadi protagonis itu sendiri.”

Horii melanjutkan dengan menjelaskan lebih jauh mengapa cara kedua seri ini menciptakan protagonis menjadi sangatlah berbeda. Cara presentasi inilah yang menjadi filosofi desain yang sangat penting dan berbedadari keduanya

“Di Final Fantasy, kamu lebih seperti mengamati sang protagonis, tapi kamu tidak benar-benar menjadi protagonis itu dalam game. Jadi menurut saya itu adalah perbedaan yang menarik dan sangat mencolok antara Dragon Quest dan Final Fantasy, tetapi pada saat itu saya tidak benar-benar melihat mereka sebagai rival.”

Horii mengatakan bahwa dalam Dragon Quest, protagonis tidak “tiba-tiba berbicara sendiri.” karena lagi lagi cara Dragon Quest menciptakan sang protagonis adalah mereka ingin memposisikan sang protagonis sebagai pemain.

“Final Fantasy, sekali lagi, protagonisnya banyak berbicara, tapi saya suka Final Fantasy. Ketika saya pertama kali melihat Final Fantasy X, saya ingat berpikir bahwa itu adalah penyempurnaan tertinggi dari Final Fantasy.”

Bagaimana menurut kalian ?

Baca Juga: Pencipta Dragon Quest, Yuji Horii Akan Terus Mengembangkan Dragon Quest Hingga Tutup Usia

Tags: Berita GameDragon QuestFinal FantasyYuji Horii
Share130Tweet82ShareShare
Ignatius Wellson Theja Sukrisno

Ignatius Wellson Theja Sukrisno

Connoisseur of everything nerdy! I mostly talk about RPG games but i also talk about other things. Di luar jurnalisme saya juga adalah seorang multimedia designer, mulai dari mengkomposisikan gambar bergerak hingga video. Saat ini saya fokus dalam studi saya di Sastra Jepang. For inquiry contact me at: [email protected]

Baca Selanjutnya

Sutradara Final Fantasy VII Revelation Pertimbangkan DLC Bergaya EPISODE INTERmission
News

Sutradara Final Fantasy VII Revelation Pertimbangkan DLC Bergaya EPISODE INTERmission

byFransiskus Sukardi Ruata
August 2, 2026
0

Naoki Hamaguchi mengungkapkan bahwa seri Final Fantasy VII Remake akan diakhiri dengan Final Fantasy VII Revelation.

Read moreDetails
hololive Dreams Gabungkan Elemen RPG dan Ritme untuk Kejar Audiens yang Lebih Luas

Kejar Audiens yang Lebih Luas, hololive Dreams Gabungkan Elemen RPG dan Ritme!

August 2, 2026
Ingin Berikan Kebebasan ke Studio yang Bermitra, Konami Akui Tidak Punya Kitab Suci Silent Hill

Ingin Berikan Kebebasan ke Studio yang Bermitra, Konami Akui Tidak Punya Kitab Suci Silent Hill

August 1, 2026
Semakin Kuat di PC, Penjualan Seri Final Fantasy VII Remake Diklaim Lebih Baik dari yang Diharapkan Square Enix!

Semakin Kuat di PC, Penjualan Seri Final Fantasy VII Remake Diklaim Lebih Baik dari yang Diharapkan Square Enix!

August 1, 2026
SWORD OF JUSTICE Rilis Season 1.3.1

SWORD OF JUSTICE Rilis Season 1.3.1

August 1, 2026

Discussion about this post

We Are Social!

Pilihan Editor

Review Echoes of Aincrad – Potensi Serba Terbatas

Review Echoes of Aincrad – Potensi Serba Terbatas

35 Game Baru di Bulan Agustus 2026

35 Game Baru di Bulan Agustus 2026

July 29, 2026
Review Granblue Fantasy: Relink - Endless Ragnarok - 2 Tahun Setelah Perilisan, Apa Saja yang Baru? Masih Worth It?

Review Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok – 2 Tahun Setelah Perilisan, Apa Saja yang Baru? Masih Worth It?

Nostalgia Game Adaptasi Film Paling Ikonik: Dari The Warriors hingga King Kong

Nostalgia Game Adaptasi Film Paling Ikonik: Dari The Warriors hingga King Kong

July 17, 2026
Review Assassin's Creed Black Flag Resynced - Lebih Mirip "Patch Besar" daripada Remake

Review Assassin’s Creed Black Flag Resynced – Lebih Mirip “Patch Besar” daripada Remake

ArchivExpose Asbak - Sekawan UI, Adam Style, Variasi Hantu Indonesia, Trendsetter Game Aksi 2D, Steam, dan Rencana Early Access

ArchivExpose Asbak – Sekawan UI, “Adam Style”, Variasi Hantu Indonesia, Trendsetter Game Aksi 2D, Steam, dan Rencana Early Access

July 7, 2026
ReArchivu

© 2024-2026 ReArchivu - All Rights Reserved.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Review
  • Privacy Policy

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video

© 2024-2026 ReArchivu - All Rights Reserved.