ReArchivu
DUKUNG KAMI
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video
No Result
View All Result
ReArchivu
No Result
View All Result
Home Game

Developer Arknights: Endfield Mengungkap Mereka Harus Modifikasi Unity Secara Masif Untuk Mendukung Model Karakternya Yang Sangat Detail dan Gameplay Simulasi Yang Kompleks.

Ignatius Wellson Theja SukrisnobyIgnatius Wellson Theja Sukrisno
November 19, 2025
in Game, Mobile, News

Developer Hypergryph menggelar konferensi media pada 11 November untuk mempromosikan game action RPG free-to-play terbaru mereka, Arknights: Endfield. Dalam konferensi tersebut, tim pengembang membagikan detail tentang grafis game yang sangat rumit, yang implementasinya membutuhkan kustomisasi besar-besaran pada engine Unity.

Baca Juga: 20 Seri JRPG Terbaik Yang Terlantar Tapi Layak Untuk Dibangkitkan

Arknights: Endfield adalah spin-off dari game mobile Hypergryph tahun 2019, Arknights. Game ini membangun ulang grafis dan gameplay secara radikal: dari game tower defense 2D menjadi game aksi strategis real-time 3D.

Baca Juga

Asal Usul Soulslike ? Pencipta Dark Souls Ungkap Dirinya Tidak Benar Benar Ciptakan Genre Soulslike

Asal Usul Soulslike ? Pencipta Dark Souls Ungkap Dirinya Tidak Benar Benar Ciptakan Genre Soulslike

December 30, 2025
Menurut Shuhei Yoshida, Game Indie Jadi Tempat Ide Baru Saat Game AAA Tak Berani Ambil Risiko

Menurut Shuhei Yoshida, Game Indie Jadi Tempat Ide Baru Saat Game AAA Tak Berani Ambil Risiko

November 24, 2025
Ubisoft Tunda Beberapa IP Demi Tingkatkan Kualitas Game

Ubisoft Tunda Beberapa IP Demi Tingkatkan Kualitas Game

May 15, 2025
Divinity Jadi Game Paling Ambisius Larian Studios Soal Kebebasan Pemain

Divinity Jadi Game Paling Ambisius Larian Studios Soal Kebebasan Pemain

January 12, 2026

Meskipun Hypergryph sebelumnya pernah menggunakan grafis 3D untuk sinematik Arknights, Endfield adalah judul pertama dalam seri ini yang sepenuhnya dikembangkan dalam 3D. Walau menghadapi banyak kesulitan dalam tantangan besar ini, tim pengembang sama sekali tidak berkompromi soal kualitas grafis.

Sebagai contoh, model karakter di Endfield menggunakan sekitar 80.000–100.000 polygon untuk setiap karakter (40.000–50.000 untuk versi mobile), yang menurut Hypergryph sekitar 1,5 kali lebih banyak dari rata-rata polygon game 3D lainnya.

Selain itu, game ini akan menampilkan hingga 4 karakter playable secara bersamaan di layar, yang sangat menuntut kemampuan rendering.

Endfield juga memiliki gameplay manajemen, yang berarti pabrik dan objek-objek bergerak yang ditempatkan pemain juga harus dirender terus-menerus, menambah beban sistem. Kesimpulannya – Endfield adalah game yang sangat berat, dan agar dapat berjalan baik, tim pengembang harus memodifikasi pipeline rendering Unity secara signifikan.

Dalam sebuah kesempatan interview dengan Automaton, Hypergryph membahas mengenai beberapa modifikasi tersebut. Struktur dasar Unity, editor, dan alat-alatnya tetap dipertahankan, tetapi hampir semua hal lainnya dirombak, dengan sistem rendering grafis mendapatkan perombakan total.

“Arsitektur fundamental engine menggunakan pendekatan data-oriented ECS (Entity Component System), memungkinkan komponen game diproses lebih efisien. Di atas itu, kami sepenuhnya merevisi API grafis untuk memenuhi kebutuhan performa ketat game ini,” jelas mereka.

Selain itu, Hypergryph mengembangkan teknologi shading mereka sendiri yang mendukung banyak platform. Seperti dijelaskan oleh para developer,

“Sulit untuk merender bayangan dinamis untuk objek yang jauh, tetapi di Endfield, bayangan dinamis dirender di seluruh area, termasuk objek pada jarak dekat, menengah, dan jauh.”

Bahkan untuk sistem pembangunan pabrik, Hypergryph menerapkan banyak optimasi dan modifikasi untuk mencapai pencahayaan dan shading dinamis, menggunakan teknik pemrosesan data dan rendering berbasis ECS buatan mereka.

Meskipun mengustomisasi engine game yang sudah ada bukan hal baru di industri, cukup menarik mendengar developer berbicara terbuka mengenai modifikasi spesifik yang mereka lakukan terhadap Unity.

Baca Juga: Publisher Infinity Nikki Percaya Ada Minat Besar Untuk Game Game Tanpa Kekerasan Dengan Budget Tinggi

Melihat ledakan game 3D berkualitas grafis tinggi yang muncul dari Tiongkok belakangan ini, tampaknya Unity telah menempuh jalur evolusi yang sangat berbeda di negara tersebut.

Tags: Arknights: EndfieldBerita GameHypergryph
Share131Tweet82ShareShare
Ignatius Wellson Theja Sukrisno

Ignatius Wellson Theja Sukrisno

Connoisseur of everything nerdy! I mostly talk about RPG games but i also talk about other things. Di luar jurnalisme saya juga adalah seorang multimedia designer, mulai dari mengkomposisikan gambar bergerak hingga video. Saat ini saya fokus dalam studi saya di Sastra Jepang. For inquiry contact me at: [email protected]

Baca Selanjutnya

Ingin Berikan Kebebasan ke Studio yang Bermitra, Konami Akui Tidak Punya Kitab Suci Silent Hill
News

Ingin Berikan Kebebasan ke Studio yang Bermitra, Konami Akui Tidak Punya Kitab Suci Silent Hill

byFransiskus Sukardi Ruata
August 1, 2026
0

Kitab suci Silent Hill? Produser Motoi Okamoto ungkap alasan Konami sengaja tak buat pedoman baku — plus bocoran lain soal Silent Hill: Townfall.

Read moreDetails
Semakin Kuat di PC, Penjualan Seri Final Fantasy VII Remake Diklaim Lebih Baik dari yang Diharapkan Square Enix!

Semakin Kuat di PC, Penjualan Seri Final Fantasy VII Remake Diklaim Lebih Baik dari yang Diharapkan Square Enix!

August 1, 2026
SWORD OF JUSTICE Rilis Season 1.3.1

SWORD OF JUSTICE Rilis Season 1.3.1

August 1, 2026
LEGO Party! Sudah Tersedia di Switch 2

LEGO Party! Sudah Tersedia di Switch 2

August 1, 2026
SHIFT UP Dikritik Karena Gunakan AI untuk MV Stellar Blade: BLOOD RAIN

SHIFT UP Dikritik Karena Gunakan AI untuk MV Stellar Blade: BLOOD RAIN

July 31, 2026

Discussion about this post

We Are Social!

Pilihan Editor

Review Echoes of Aincrad – Potensi Serba Terbatas

Review Echoes of Aincrad – Potensi Serba Terbatas

35 Game Baru di Bulan Agustus 2026

35 Game Baru di Bulan Agustus 2026

July 29, 2026
Review Granblue Fantasy: Relink - Endless Ragnarok - 2 Tahun Setelah Perilisan, Apa Saja yang Baru? Masih Worth It?

Review Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok – 2 Tahun Setelah Perilisan, Apa Saja yang Baru? Masih Worth It?

Nostalgia Game Adaptasi Film Paling Ikonik: Dari The Warriors hingga King Kong

Nostalgia Game Adaptasi Film Paling Ikonik: Dari The Warriors hingga King Kong

July 17, 2026
Review Assassin's Creed Black Flag Resynced - Lebih Mirip "Patch Besar" daripada Remake

Review Assassin’s Creed Black Flag Resynced – Lebih Mirip “Patch Besar” daripada Remake

ArchivExpose Asbak - Sekawan UI, Adam Style, Variasi Hantu Indonesia, Trendsetter Game Aksi 2D, Steam, dan Rencana Early Access

ArchivExpose Asbak – Sekawan UI, “Adam Style”, Variasi Hantu Indonesia, Trendsetter Game Aksi 2D, Steam, dan Rencana Early Access

July 7, 2026
ReArchivu

© 2024-2026 ReArchivu - All Rights Reserved.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Review
  • Privacy Policy

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video

© 2024-2026 ReArchivu - All Rights Reserved.