Sudah hampir 3 bulan sejak perilisan Umamusume: Pretty Derby secara global pada 26 Juni yang lalu, dan sejak perilisan game tersebut internet seperti dikagetkan oleh game yang satu ini. Umamusume bukan hanya sekedar populer tapi juga berhasil menarik perhatian macam macam orang yang bahkan tidak biasanya memainkan game anime apalagi game gacha.
Kamipun sempat membahas melalui artikel terbaru kami mengenai rahasia kopuleran Umamusume dalam sebuah bahasan dekonstruksi game tersebut dari perspektif gameplay dan naratif yang dapat kalian baca/tonton penjelasannya berikut ini:
Baca Juga: Bagaimana Umamusume Menciptakan Sebuah Pengalaman Yang Adiktif.
Dalam sebuah interview terbaru dengan developer Cygames yang berbicara secara anonim kepada PocketGamerBiz, topik mengenai populernya Umamusume: Pretty Derby secara global itu kemudian dibahas dan sang developer ternyata mengunkap bahwa awalnya Cygames sendiri tidak begitu yakin bahwa sebuah game yang menceritakan tentang kuda pacu di Jepang bisa diterima dengan baik di pasar global khususnya di barat.
Sejujurnya, kami tidak yakin bagaimana permainan yang terinspirasi oleh budaya balap kuda Jepang akan diterima di luar negeri, terutama di pasar Barat.
Sang developer kemudian melanjutkan dengan menjelaskan bahwa dirinya percaya salah satu yang berkontribusi akan popularitas dari Umamusume dapat diterima banyak orang adalah juga terletak pada bagaimana Cygames yang berkomitmen untuk menghormati dunia pacuan kuda Jepang tersebut.
Kami yakin bahwa komitmen kami untuk menghormati dunia pacuan kuda, dipadukan dengan dedikasi kami untuk menjadikan permainan ini menyenangkan, diterima oleh banyak orang dan berkontribusi terhadap popularitasnya.
Popularitas itu juga sebagian datang dari eksposur awal yang hadir lewat medium medium multimedia lainnya seperti Anime dan Manga yang lebih dahulu hadir di barat ketimbang gamenya itu sendiri.

Respons positif para fans luar negri terhadap anime Umamusume inilah yang kemudian mendorong Cygames juga untuk optimis bahwa Umamusume dapat menjadi sukses di luar negri.
Distribusi anime di luar negeri, antara lain, menunjukkan kepada kami bahwa kesadaran akan Umamusume menyebar tidak hanya di Jepang, tetapi juga di berbagai belahan Asia dan negara-negara Barat. Agar lebih banyak orang dapat menikmati serial ini, kami berupaya menyediakannya dalam berbagai bahasa.
Namun, pada akhirnya, butuh waktu satu tahun penuh lagi dari peluncuran versi bahasa Inggris hingga peluncuran global Umamusume: Pretty Derby. Lebih dari empat tahun setelah peluncurannya di Jepang. Proses lokalisasi diakui menjadi sesuatu yang sangat krusial dan tantangan besar tim Cygames dalam membawakan game ini ke barat.

Keseimbangan antara aksesibilitas dan identitas budaya tampaknya memainkan peran penting. Sang developer mengingat kasus-kasus di mana nuansa budaya Jepang tidak dapat diterjemahkan secara langsung, sehingga tim mencari “ide yang setara” dari Barat. Sementara istilah bahasa yang sudah familiar kepada audiens di barat tetap dipertahankan.
Beberapa istilah Jepang, seperti oshi (yang berarti karakter favorit), sudah tidak asing lagi bagi banyak penggemar anime di luar negeri, jadi kami membatasi penjelasannya seminimal mungkin. Misalnya, bahasa gaul Maruzensky di era 80-an/90-an diadaptasi menggunakan ekspresi serupa dalam Bahasa Inggris Amerika, sementara bahasa gaul Daitaku Helios dilokalisasi menggunakan bahasa gaul Gen Z kontemporer jika memungkinkan. Mengatasi perbedaan budaya ini tentu saja merupakan salah satu aspek tersulit dari pelokalan, tetapi juga salah satu pengalaman paling berharga bagi tim kami.
Jadi bagaimana menurut kalian mengenai fenomena kepopuleran Umamusume ini ?















Discussion about this post