Beberapa tahun terakhir menjadi masa yang cukup menyenangkan bagi para penggemar seri Fallout. Kesuksesan adaptasi TV Fallout dari Amazon kembali meningkatkan minat terhadap franchise RPG garapan Bethesda tersebut sekaligus menghidupkan kembali popularitas judul-judul terbarunya seperti Fallout 4 dan Fallout 76. Tak hanya itu, game lama seperti Fallout 3 dan Fallout: New Vegas juga ikut merasakan dampak kebangkitan tersebut.
Salah satu kabar yang paling menarik muncul ketika musim kedua serial Fallout tayang awal tahun ini. Saat itu terungkap bahwa remaster resmi untuk Fallout 3 dan Fallout: New Vegas tengah dikerjakan.
Versi terbaru dari kedua game tersebut disebut-sebut akan dikembangkan “dengan pendekatan serupa dengan” The Elder Scrolls IV: Oblivion Remastered. Artinya, seperti remaster tahun 2025 tersebut, game ini kemungkinan akan menggunakan Unreal Engine 5 untuk peningkatan visual modern, sementara mesin asli Bethesda, Gamebryo, tetap dipakai untuk sistem gameplay, physics, dan mekanik lainnya.
Meski begitu, detail mengenai proyek remaster ini masih belum jelas. Hingga kini hampir tidak ada informasi tambahan yang diketahui, termasuk studio mana yang bertanggung jawab mengerjakannya. Namun, sebuah isyarat terbaru dari salah satu pengembang membuat komunitas Fallout mulai berspekulasi mengenai tim di balik proyek tersebut.
Studio yang dimaksud adalah Iron Galaxy Studios. Baru-baru ini mereka membagikan sebuah unggahan di LinkedIn pada hari pertemuan perusahaan mereka di bulan Februari, yang bertujuan membahas perkembangan terbaru serta rencana proyek mendatang. Dalam unggahan itu terlihat slide pembuka presentasi yang menampilkan tulisan “Please Stand By”, frasa ikonik yang sering muncul di awal trailer seri Fallout.

Banyak penggemar menilai hal tersebut sebagai petunjuk bahwa Iron Galaxy sedang mengerjakan proyek yang berkaitan dengan Fallout. Mengingat Bethesda saat ini baru berada pada tahap awal pengembangan Fallout 5—yang direncanakan menjadi proyek berikutnya setelah The Elder Scrolls VI—muncul dugaan bahwa Iron Galaxy kemungkinan besar menangani remaster Fallout 3 dan Fallout: New Vegas.
Spekulasi ini juga diperkuat oleh rekam jejak Iron Galaxy yang sebelumnya pernah terlibat dalam berbagai proyek milik Bethesda. Studio tersebut pernah membantu pengembangan The Elder Scrolls Online, menangani port The Elder Scrolls V: Skyrim ke Nintendo Switch, serta berkontribusi pada versi VR dari Skyrim dan Fallout 4. Mereka juga ikut membantu pengembangan Fallout 76.

Selain itu, Iron Galaxy saat ini juga bertanggung jawab atas game fighting Killer Instinct untuk Xbox dan PC, setelah mengambil alih pengembangannya dari Double Helix Games yang kemudian diakuisisi oleh Amazon. Studio tersebut juga terlibat dalam proyek Tony Hawk’s Pro Skater 3 + 4 serta berbagai port game lainnya.
Meski demikian, keterlibatan Iron Galaxy dalam proyek remaster ini masih belum dikonfirmasi secara resmi. Ada kemungkinan bahwa petunjuk tersebut mengarah ke proyek Fallout lain, atau bahkan sesuatu yang berbeda sama sekali.
Tidak menutup kemungkinan pula bahwa Iron Galaxy hanya menjadi co-developer bersama studio lain, seperti Virtuos yang mengerjakan Oblivion Remastered.
Namun melihat pengalaman Iron Galaxy dengan berbagai proyek Bethesda serta fakta bahwa remaster Fallout 3 dan New Vegas memang sedang disiapkan, tidak mengherankan jika studio tersebut benar-benar terlibat dalam pengembangannya.
Mengingat franchise Fallout kini menjadi properti first-party milik Microsoft dan Xbox, kedua remaster tersebut juga diperkirakan akan tersedia melalui layanan Xbox Game Pass saat dirilis nanti.















Discussion about this post