ReArchivu
DUKUNG KAMI
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video
No Result
View All Result
ReArchivu
No Result
View All Result
Home Game

Apakah Final Fantasy dan Dragon Quest Tidak Lagi Relevan Dengan Gamers Generasi Muda?

Ignatius Wellson Theja SukrisnobyIgnatius Wellson Theja Sukrisno
February 17, 2026
in Game, JRPG, News
Apakah Final Fantasy dan Dragon Quest Tidak Lagi Relevan Dengan Gamers Generasi Muda?

Berkat kesuksesan terbaru Dragon Quest I & II HD-2D Remake dan Dragon Quest VII Reimagined, popularitas franchise Dragon Quest tampaknya tetap kuat. Namun, sejumlah gamer Jepang dan pengguna X berpendapat bahwa generasi muda Jepang belakangan ini terlihat jauh kurang antusias terhadap franchise JRPG klasik seperti Dragon Quest dan Final Fantasy, bahkan ada yang belum pernah memainkan satu pun judulnya.

Diskusi ini dipicu oleh ilustrator game yang beralih menjadi mangaka, Noriba, melalui akun X pribadinya. Unggahan tersebut memicu banyak komentar, dengan berbagai spekulasi mengenai alasan mengapa franchise RPG lawas kini tak lagi sepopuler dulu.

Baca Juga

Arknights: Endfield Umumkan Trailer Terbaru Pada Ajang Gamescom 2025

Arknights: Endfield Umumkan Trailer Terbaru Pada Ajang Gamescom 2025

August 20, 2025
Sony Resmi Umumkan Penutupan PlayStation Store untuk PS3 dan PS Vita Mulai Tahun Ini

Sony Resmi Umumkan Penutupan PlayStation Store untuk PS3 dan PS Vita Mulai Tahun Ini

July 2, 2026
Sebuah Studi Sebut Anak Muda Di Amerika dan Jepang Sekarang Habiskan Lebih Sedikit Waktu dan Uang Untuk Konten, Termasuk Video Game.

Sebuah Studi Sebut Anak Muda Di Amerika dan Jepang Sekarang Habiskan Lebih Sedikit Waktu dan Uang Untuk Konten, Termasuk Video Game.

August 29, 2025
Persona 5: The Phantom X Versi Barat Resmi Diumumkan Sekaligus Tanggal Perilisannya Bocor

Persona 5: The Phantom X Versi Barat Resmi Diumumkan Sekaligus Tanggal Perilisannya Bocor

May 15, 2025

僕「最近、ドラクエリメイクされて人気だな。FF押されてるかもな…そういや若手はドラクエ派、FF派どっちが多いんだろ?ちょっと、聞いてみよう」

若手A「ポケモンです」

若手B「ポケモンです」

若手C「ポケモンです」

若手D「ポケモンです。ドラクエもFFもやったことありません」

僕「…😑」

— のりば web漫画『高宮ウォーキング』 (@MangaNoriba) February 5, 2026

Terjemahan unggahan tersebut:

Saya: “Dragon Quest belakangan ini ramai diperbincangkan karena banyak remake. Sepertinya popularitasnya bisa melampaui Final Fantasy. Kalau dipikir-pikir, generasi muda lebih suka yang mana, Dragon Quest atau Final Fantasy? Saya coba tanya.”

Anak muda A: “Pokémon.”

Anak muda B: “Pokémon.”

Anak muda C: “Pokémon.”

Anak muda D: “Pokémon. Saya belum pernah main Dragon Quest atau Final Fantasy.”

Saya: “…”

Salah satu teori yang banyak dibicarakan menyoroti lamanya waktu pengembangan judul utama dari franchise-franchise tersebut. Sejak 1996, seri utama Pokémon—beserta DLC-nya—dirilis hampir setiap tahun.

Sebaliknya, judul utama terakhir Dragon Quest dan Final Fantasy masing-masing meluncur pada 2017 dan 2023. Secara lebih rinci, Dragon Quest XI hadir sekitar lima tahun setelah pendahulunya, sementara Final Fantasy XVI dirilis kira-kira tujuh tahun setelah Final Fantasy XV. Perhitungan ini belum memasukkan remaster atau remake seperti Dragon Quest VII Reimagined dan Final Fantasy VII Rebirth.

Meski perubahan pada beberapa judul utama Pokémon tidak selalu sedrastis Dragon Quest atau Final Fantasy, ritme rilis tahunan atau setengah tahunan—ditambah ekspansi ke genre dan platform lain—membuatnya tetap relevan dan menguntungkan di kalangan anak muda Jepang serta orang tua mereka.

Dengan jeda rata-rata lima hingga sepuluh tahun antarjudul utama Dragon Quest, banyak anak kemungkinan sudah lulus SD atau SMP sebelum seri berikutnya rilis—atau bahkan tidak pernah mengalaminya sama sekali. Dalam situasi seperti ini, sulit bagi kedua seri tersebut untuk meninggalkan kesan mendalam dalam masa kecil generasi sekarang.

Apakah Final Fantasy dan Dragon Quest Tidak Lagi Relevan Dengan Gamers Generasi Muda?

Belum lagi faktor “warisan” yang dibawa RPG klasik ini. Selain judul Dragon Quest dan Final Fantasy yang menggunakan angka—sehingga terkesan mengharuskan pemain mengikuti seri dari awal—sebagian pemain veteran juga menilai entri terbaru lebih menyasar penggemar lama.

Teori lain merujuk pada survei terbaru oleh Gem Standard, yang menyebut gamer muda cenderung memilih game multiplayer cepat dan populer seperti Apex Legends, Fortnite, dan Valorant.

Sementara itu, Dragon Quest dan Final Fantasy disebut lebih populer di kalangan pemain yang lebih tua. Ada pula teori mengenai ketersediaan konsol, di mana perangkat seperti Nintendo Switch dan Nintendo Switch 2 dinilai lebih terjangkau serta mudah diakses dibandingkan PlayStation 5.

Meski tidak adil untuk menyimpulkan bahwa seluruh generasi muda Jepang lebih memilih game populer ketimbang RPG klasik, tak dapat dimungkiri bahwa jumlah video game yang tersedia kini jauh lebih banyak dibandingkan sebelumnya, memberi anak-anak lebih banyak pilihan.

Di tengah lanskap baru ini, satu hal tetap relevan: media yang dikonsumsi seseorang di masa kecil kemungkinan besar akan melekat sepanjang hidupnya.

Tags: Berita GameDragon QuestFinal Fantasy
Share131Tweet82ShareShare
Ignatius Wellson Theja Sukrisno

Ignatius Wellson Theja Sukrisno

Connoisseur of everything nerdy! I mostly talk about RPG games but i also talk about other things. Di luar jurnalisme saya juga adalah seorang multimedia designer, mulai dari mengkomposisikan gambar bergerak hingga video. Saat ini saya fokus dalam studi saya di Sastra Jepang. For inquiry contact me at: [email protected]

Baca Selanjutnya

Ingin Berikan Kebebasan ke Studio yang Bermitra, Konami Akui Tidak Punya Kitab Suci Silent Hill
News

Ingin Berikan Kebebasan ke Studio yang Bermitra, Konami Akui Tidak Punya Kitab Suci Silent Hill

byFransiskus Sukardi Ruata
August 1, 2026
0

Kitab suci Silent Hill? Produser Motoi Okamoto ungkap alasan Konami sengaja tak buat pedoman baku — plus bocoran lain soal Silent Hill: Townfall.

Read moreDetails
Semakin Kuat di PC, Penjualan Seri Final Fantasy VII Remake Diklaim Lebih Baik dari yang Diharapkan Square Enix!

Semakin Kuat di PC, Penjualan Seri Final Fantasy VII Remake Diklaim Lebih Baik dari yang Diharapkan Square Enix!

August 1, 2026
SWORD OF JUSTICE Rilis Season 1.3.1

SWORD OF JUSTICE Rilis Season 1.3.1

August 1, 2026
LEGO Party! Sudah Tersedia di Switch 2

LEGO Party! Sudah Tersedia di Switch 2

August 1, 2026
SHIFT UP Dikritik Karena Gunakan AI untuk MV Stellar Blade: BLOOD RAIN

SHIFT UP Dikritik Karena Gunakan AI untuk MV Stellar Blade: BLOOD RAIN

July 31, 2026

Discussion about this post

We Are Social!

Pilihan Editor

Review Echoes of Aincrad – Potensi Serba Terbatas

Review Echoes of Aincrad – Potensi Serba Terbatas

35 Game Baru di Bulan Agustus 2026

35 Game Baru di Bulan Agustus 2026

July 29, 2026
Review Granblue Fantasy: Relink - Endless Ragnarok - 2 Tahun Setelah Perilisan, Apa Saja yang Baru? Masih Worth It?

Review Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok – 2 Tahun Setelah Perilisan, Apa Saja yang Baru? Masih Worth It?

Nostalgia Game Adaptasi Film Paling Ikonik: Dari The Warriors hingga King Kong

Nostalgia Game Adaptasi Film Paling Ikonik: Dari The Warriors hingga King Kong

July 17, 2026
Review Assassin's Creed Black Flag Resynced - Lebih Mirip "Patch Besar" daripada Remake

Review Assassin’s Creed Black Flag Resynced – Lebih Mirip “Patch Besar” daripada Remake

ArchivExpose Asbak - Sekawan UI, Adam Style, Variasi Hantu Indonesia, Trendsetter Game Aksi 2D, Steam, dan Rencana Early Access

ArchivExpose Asbak – Sekawan UI, “Adam Style”, Variasi Hantu Indonesia, Trendsetter Game Aksi 2D, Steam, dan Rencana Early Access

July 7, 2026
ReArchivu

© 2024-2026 ReArchivu - All Rights Reserved.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Review
  • Privacy Policy

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video

© 2024-2026 ReArchivu - All Rights Reserved.