Tahun 2026 sudah di depan mata, dan selama beberapa tahun terakhir ini, RPG sebagai genre sepertinya bisa dibilang sedang dalam masa keemasannya. Bagaimana tidak ? dalam 3 tahun terakhir telah banyak sekali game RPG keren yang dirilis dan 2 diantaranya mendapatkan gelar Game of the Year di tahun perilisan mereka. Mulai dari JRPG, CRPG, WRPG, dan lainnya semuanya bagus bagus. Tahun ini pun tak kalah bagusnya dan banyak sekali yang berhasil menarik perhatian.
Nah kali ini, ReArchivu sudah banyak sekali memainkan game-game terbaik di tahun ini dan pastinya juga game game RPG. Maka dari itu kami ReArchivu akan memberikan kalian list Game RPG Terbaik di 2025 Pilihan ReArchivu.
Clair Obscur: Expedition 33
Score: 9/10 (Review by Ignatius Wellson)
Platform: PS 5, XBOX Series, PC
Baca Juga: Review Clair Obscur: Expedition 33 – Pengalaman Bermain JRPG Yang Sangat Segar dan Penuh Twist!
Yang satu ini sudah tidak butuh perkenalan lagi, dan pastinya menyebut game ini adalah RPG terbaik yang dirilis pada tahun 2025 bukan sesuatu yang berlebihan. Game ini adalah sebuah JRPG dari developer asal Prancis, yang dikenal karena gaya combatnya yang sangat unik. Tapi tak hanya karena gameplay saja, game ini juga memiliki cerita yang sangat menarik sekali untuk diikuti.
Jika kalian tertarik dengan gamenya dan ingin tahu pembahasan lebih lengkapnya, kalian dapat check bahasan review gamenya melalui artikel dan video kami
Trails in the Sky 1st Chapter
Score: 9/10 (Review by Ignatius Wellson)
Platform: PS 5, Switch 1&2, PC
Game ini adalah judul paling pertamadari keseluruhan seri Trails dan kronologi paling pertama dari keseluruhan seri tersebut yang akhirnya di remake menjadi full 3d pada tahun ini. Game yang satu ini mungkin sedikit niche ditelinga banyak orang, namun ini adalah salah satu seri JRPG terbaik yang mungkin belum pernah kalian mainkan. Trails in the Sky juga tak kalah serunya dengan Clair Obscur dengan sistim combat turn based hybridnya.
Cerita dari game ini sangat kental dengan intrik politiknya dan dengan sebuah worldbuilding yang sangatlah megah, juga karakter yang sangat memorable menjadikan pengalaman bermain game ini sangat spesial. Jika kalian tertarik memainkan seri ini maka ini adalah kesempatan terbaik kalian.
Octopath Traveler 0

Score: 9/10 (Review by Rafi HDW)
Platform: PS4, PS5, XBOX Series, Switch 1& 2, PC
Octopath Traveler 0 adalah judul terbaru dari seri Octopath Traveler, game ini dibuat dari basis game mobilesnya yang berjudul Champion of the Continent. Sedikit berbeda daripada 2 game sebelumnya di seri utamanya yang memiliki naratif non linear dalam format antologi, game ini memiliki urutan permain yang lebih umum ditemukan dalam game JRPG umumnya. Lalu menariknya game ini juga hadir dengan beragam gameplay baru yang sangat menarik seperti town buildingnya.
Ini adalah JRPG yang wajib dimainkan oleh fans JRPG pada tahun ini. Dengan visual HD-2D yang memukau, combat yang seru dan adiktif, serta cerita dark fantasy yang menarik, game ini berhasil memberikan pengalaman yang memuaskan baik untuk newcomer yang jarang memainkan game HD-2D ataupun fans serinya.
Digimon Story: Time Stranger
Score: 9/10 (Review by Ignatius Wellson)
Platform: PS 5, XBOX Series, PC
Baca Juga: Review Digimon Story: Time Stranger – Game Terbaik Untuk Bapak Bapak Terpilih!
Menjadi judul terbaru dari seri Digimon Story setelah absen selama 1 dekade. Game ini hadir dengan mempertahankan formula yang telah terbukti disukai pada game Digimon Story: Cyber Sleuth & Hacker Memory, dan juga meningkatkan gameplay tersebut ke tingkatan yang lebih baik game ini bisa dibilang sukses menjadi game Digimon terbaik dalam keseluruhan serinya. Peningkatan yang dibawakan pun tak hanya sekedar gameplay saja dan juga beragam quality of life tapi juga hadir lewat visualnya dan aspek lainnya.
Oleh karena itu mungkin game ini juga dapat disebut sebagai sebuah surat cinta terbaik untuk “anak anak terpilih.”
Kingdom Come: Deliverance 2

Metacritic Score: 88
Platform: PS5, XBOX Series, PC
Kingdom Come: Deliverance 2 adalah game yang menuntut dedikasi, namun imbalannya sepadan sepanjang kurang lebih 120 jam permainan. Ini bukan pengalaman instan, melainkan slow-burn RPG yang mengajak pemain benar-benar tenggelam dan hidup di dalam dunianya. Meski demikian, ia juga tampil sebagai petualangan sinematik penuh aksi, dengan spektrum emosi yang jauh lebih matang dibandingkan pendahulunya.
Keunggulan paling menonjol game ini terletak pada sistem pertarungan jarak dekat orang pertama, sebuah aspek yang bahkan seri sebesar The Elder Scrolls pun kerap gagal mengeksekusinya dengan konsisten. Pertarungannya kompleks, mengandalkan keterampilan pemain, dan tetap menantang serta memuaskan hingga menjelang akhir permainan.
Final Fantasy Tactics: The Ivalice Chronicles

Metacritic Score: 88
Platform: PS5, XBOX Series, Switch 1&2, PC
Game ini adalah sebuah tactical rpg legendaris dari seri Final Fantasy yang kembali dihidupkan setelah bertahun tahun mendiam di konsol PSP. Game ini menghadirkan sebuah naratif yang sangat kental dengan intrik politik, menggambarkan penguasa yang korup dan gila kekuasaan. Tak hanya itu karakter game ini juga sangatlah memorable.
Secara gameplay, walau mungkin bukan yang terbaik tetapi game ini berhasil membawakan sebuah gameplay yang sangat menarik dalam genre dengan sistim jobnya yang sangat dalam.
Monster Hunter Wilds

Metacritic Score: 88
Platform: PS5, XBOX Series, PC
Walau game ini memiliki port yang sangat bermasalah khususnya di PC tetapi tidak bisa dipungkiri ini adalah sebuah pengalaman Monster Hunter yang sangat menarik, membawa seri ini ke tahap selanjutnya. Gameplay loop Monster Hunter memang tak pernah kehilangan pesonanya, dan Monster Hunter Wilds membuktikan hal itu sekali lagi. Memburu monster dengan senjata raksasa, memotong bagian tubuh mereka, lalu mengolahnya menjadi senjata yang lebih kuat demi menaklukkan monster yang lebih besar lagi, menciptakan pengalaman bermain yang nyaris tak ada habisnya untuk dinikmati.
Dari sisi desain, monster-monster di Monster Hunter Wilds termasuk yang terbaik sepanjang sejarah seri ini. Pendatang baru seperti Arkveld dan Rey Dau tampil dengan desain yang sangat menonjol dan menjadi beberapa yang paling keren yang pernah ada. Secara keseluruhan, Monster Hunter Wilds adalah pengalaman yang sangat menyenangkan, meskipun sedikit ternodai oleh masalah performa.
Atelier Resleriana: The Red Alchemist & the White Guardian

Score: 8/10 (Review by Riffaro)
Platform: PS 5, Switch, PC
Entry paling baru dari seri Atelier, dan tak hanya itu ini menjadi game dengan sistim dual protagonis terbaru dari seri ini setelah sekian lama. Berbeda dengan sub series sebelumnya (Secret/Ryza) dan Atelier Yumia, game ini membawakan gameplay berbasis turn based tradisional seperti yang ada pada kebanyakan seri Atelier. Game ini juga membawakan naratif yang lebih khas dengan seri Atelier kebanyakan yang fokus pada tema slice of life-nya yang laid back dengan petualangan ringan yang sangat menyenangkan.
Yang unik dari game ini tentunya adalah kehadiran para karakter karakter dari seri sebelumnya karena game ini masih berhubungan dengan Atelier Resleriana yang adalah game mobiles. Game ini menjadi judul yang sangat cocok untuk pendatang baru yang lebih prefer tema slice of life dan gameplay turn based klasik.
Atelier Yumia: The Alchemist of Memories & The Envisioned Land
Score: 8/10 (Review by Ignatius Wellson)
Platform: PS 5, XBOX Series, Switch, PC
Sama seperti sebelumnya, game ini juga menjadi salah satu rekomendasi terbaik untuk pendatang baru seri ini. Atelier Yumia bisa dibilang adalah sebuah pengalaman yang sangat menarik dalam seri Atelier. Jika harus dijelaskan dengan singkat, Atelier Yumia membawa sebuah perubahan radikal terhadap tradisi seri ini, tetapi tetaplah game Atelier pada intinya. Perubahan radikal itu tak hanya datang dari combatnya yang kini menjadi full action, tapi juga dari struktur gamenya yang dibuat menjadi sepenuhnya open world dibandingkan Atelier lain.
Atelier Yumia berhasil membawakan beragam perubahan yang cukup radikal pada seri ini, tetapi walau begitu perubahan tersebut tidaklah menghilangkan ciri khasnya. Walau bukan Atelier yang sempurna tetapi perubahan yang dibawakan terbukti berhasil menyegarkan seri yang telah berjalan cukup lama ini.
Deltarune

Metacritic Score: 86
Platform: PS4, PS5, Switch 1&2, PC
Sekuel episodik Undertale karya Toby Fox masih terus berlanjut, namun hingga empat episode berjalan, Deltarune telah menyuguhkan humor, atmosfer, karakter, serta soundtrack yang kuat dan mampu berdiri sejajar dengan pendahulunya. Dengan bab-bab penutup yang masih diperkirakan setidaknya satu tahun lagi, kita masih memiliki waktu cukup panjang sebelum menyaksikan akhir perjalanan Kris.
Meski begitu, apa yang telah ditampilkan sejauh ini menunjukkan potensi dampak emosional dan kultural yang tidak kalah besar dibandingkan Undertale pada tahun 2015.
The Hundred Line: Last Defense Academy

Metacritic Score: 85
Platform: Switch, PC
Magnum opus dari Too Kyo Games ini adalah jenis game yang begitu ambisius dan tidak selalu rapi, sehingga sulit direkomendasikan tanpa catatan tertentu. Namun, di saat yang sama, ia juga menjadi salah satu RPG terbaik tahun ini yang kemungkinan besar luput dari perhatian banyak orang. Permainannya merupakan perpaduan antara visual novel, RPG taktis, dan narasi bercabang yang benar-benar membingungkan pikiran—menawarkan lebih dari 100 ending melalui lebih dari 20 rute cerita, dengan alur sepenuhnya ditentukan oleh pilihan naratif pemain.
Pertarungan taktisnya lebih menyerupai teka-teki otak ketimbang medan perang yang menegangkan, meski pertarungan bos bergaya Angel Evangelion yang menantang tetap menjaga ketegangan dan kejutan. The Hundred Line mungkin tidak mendapatkan sorotan penghargaan yang semestinya, tetapi jelas bahwa sangat sedikit game tahun 2025 yang mampu menandingi tingkat ambisinya.
Citizen Sleeper 2: Starward Vector

Metacritic Score: 85
Platform: PS5, XBOX Series, Switch, PC
Citizen Sleeper 2: Starward Vector mengembangkan semua kekuatan yang membuat game pertamanya begitu istimewa, menghadirkan sebuah kisah indah yang sayang untuk dilewatkan. Citizen Sleeper dan sekuelnya merupakan CRPG yang sangat bertumpu pada narasi, dengan gaya bermain yang lebih dekat ke Disco Elysium dibandingkan Baldur’s Gate 3.
Konsekuensinya, sebagian besar pengalaman bermain diisi dengan membaca, namun hal ini terbayar lunas berkat kualitas penulisan dan karakter yang luar biasa. Citizen Sleeper 2 memiliki kedalaman emosional dan naratif yang jarang ditemui di banyak RPG lain, membuat pemain langsung terikat dengan dunianya sejak awal.
Dragon Quest 1&2 HD-2D Remake

Metacritic Score: 84
Platform: PS5, XBOX Series, Switch 1&2, PC
Dragon Quest I & II HD-2D Remake menjadi penutup yang indah bagi trilogi remake Square Enix. Dengan memanfaatkan gaya visual HD-2D yang ikonik, game ini berhasil menghidupkan kembali pesona retro versi aslinya sekaligus menghadirkan sentuhan modern. Kedua game tetap setia pada sistem pertarungan turn-based klasik yang sederhana namun masih relevan; seri pertama menyuguhkan petualangan solo yang ringkas dan terfokus, sementara seri kedua menawarkan skala yang lebih luas lewat struktur party, serta penekanan yang lebih kuat pada cerita dan pengembangan karakter.
Beragam fitur quality-of-life yang disematkan membuat Dragon Quest I & II HD-2D Remake terasa lebih ramah bagi pemain masa kini tanpa mengorbankan nuansa nostalgia yang hangat. Meski belum sepenuhnya mengatasi masalah ketidakseimbangan tingkat kesulitan, jika dipandang bersama Dragon Quest III HD-2D Remake tahun lalu, paket ini tampil sebagai penghormatan penuh rasa cinta terhadap akar dan warisan panjang Dragon Quest sebagai RPG legendaris.
The Elder Scrolls IV: Oblivion Remastered

Metacritic Score: 80
Platform: PS5, XBOX Series, PC
Remaster Oblivion yang sebelumnya hanya menjadi rumor akhirnya muncul secara tiba-tiba pada suatu hari di bulan April, dan langsung menyita perhatian para penggemar RPG sepanjang bulan berikutnya. Baik bagi mereka yang telah menamatkan versi aslinya berkali-kali maupun pendatang baru yang pertama kali menginjakkan kaki di Cyrodiil, Oblivion Remaster tetap menawarkan kegembiraan khas dari menjelajahi dunia Bethesda yang luas.
Meski sistem pertarungannya terasa agak usang, pesona seri The Elder Scrolls tampil sepenuhnya di sini—mulai dari penulisan yang unik hingga desain misi yang kompleks. Selalu ada petualangan baru untuk dijelajahi, dan peningkatan visual modern membuat pemain semakin mudah tenggelam dalam dunia game-nya.
RAIDOU Remastered: The Mystery of the Soulless Army
Score: 8/10 (Review by Ignatius Wellson)
Platform: PS 4, PS 5, XBOX Series, Switch 1&2, PC
Walau datang dari salah satu franchise ATLUS yang lebih jarang diketahui, tetapi RAIDOU Remastered: The Mystery of the Soulless Army adalah contoh sempurna dari sebuah game remaster yang lengkap, dan bukan sekedar mengganti tekstur grafis saja. Bahkan berhasil memberikan nafas baru kepada game yang cukup tua ini. Bagi kalian yang belum pernah memainkan game ini sebelumnya, maka ini kesempatan terbaik kalian untuk akhirnya mencoba game ini pertama kalinya. Bagi fans lama maka ini menjadi kesempatan nostalgia yang sempurna.
Jadi itulah 15 game RPG terbaik pada taun 2025 pilihan ReArchivu. Bagaimana menurut kalian ? game RPG apa yang menjadi absolute favorit kalian pada tahun ini ? kasih tau kami di kolom komentar yah!
Jika kalian suka dengan artikel seperti ini, kalian dapat melihat artikel kami lainnya disini.















Discussion about this post