Silent Hill f berhasil terjual lebih dari 2 juta kopi hanya dalam sehari sejak rilis, menjadikannya game dengan penjualan tercepat sepanjang sejarah seri horor psikologis Konami. Dari sisi kritik, penerimaan juga sangat kuat, dengan skor ulasan sebanding dengan Silent Hill 2 Remake tahun lalu.
Berbicara dengan IGN Japan di TGS 2025, produser seri Motoi Okamoto mengaku sempat khawatir respons pemain akan terpecah karena banyaknya elemen “menantang” di Silent Hill f. Namun hasilnya justru melebihi ekspektasi dengan respons positif yang luar biasa.

Okamoto menegaskan, bukan berarti game Silent Hill berikutnya akan sama seperti Silent Hill f. Setiap entri akan punya karakter dan cita rasa sendiri. Ia menyebut tim ingin terus bereksperimen serta menghadirkan pendekatan berani, baik dalam desain gameplay maupun penceritaan.
Melalui unggahan di X, Okamoto menambahkan bahwa setiap game Silent Hill idealnya menawarkan bentuk gameplay yang berbeda, tapi tetap mempertahankan hal-hal yang jadi identitas seri ini—terutama kualitas cerita.
“Saya percaya kisah psikologis adalah esensi dari Silent Hill, dan itu akan tetap menjadi prioritas dalam karya-karya mendatang,” ujarnya.
Walaupun Silent Hill f memperkenalkan latar serta sistem gameplay baru, koneksi dengan seri tetap terjaga lewat horor psikologis. Okamoto menjelaskan,
“Perjalanan batin sang protagonis dalam menghadapi trauma dan konflik dirinya, itulah yang membuatnya terasa seperti Silent Hill.”
Dari pernyataan ini, tampaknya seri di masa depan akan terus mencoba formula baru dalam gameplay, namun dengan pondasi kisah psikologis sebagai benang merahnya. Silent Hill f saat ini telah dirilis dan dapat dimainkan melalui paltform PS5, XBOX Series, dan PC via Steam/EGS/Microsoft Store.














Discussion about this post