Sebuah survei telah mengungkapkan bahwa para gamer di Amerika Serikat dan Inggris memperkirakan Grand Theft Auto VI akan berharga sekitar 78 dolar AS, atau sekitar 1,3 juta rupiah. Angka ini berasal dari studi terbaru FirstLook (via GamesBeat).
Menurut studi tersebut, yang menyurvei 2.000 gamer di Amerika Serikat dan Inggris, 59 persen melihat harga 100 dolar AS untuk Grand Theft Auto VI terlalu mahal, 40 persen melihat harga tersebut wajar, dan hanya satu persen yang percaya bahwa harga tersebut terlalu murah.
Survei: Gamer Prediksi Harga Grand Theft Auto VI akan Dibanderol 78 USD
Studi FirstLook juga menemukan bahwa 94 persen gamer berencana untuk membeli Grand Theft Auto VI, dengan 29 persen gamer memperkirakan akan menghabiskan lebih sedikit uang untuk game selama periode November dan Desember 2026.
Ketika ditanya apakah gamer percaya pengeluaran mereka untuk game akan berubah ketika Grand Theft Auto dirilis. 21 persen memperkirakan akan menghabiskan lebih banyak uang setelah perilisan game tersebut, sementara 50 persen memperkirakan akan menghabiskan jumlah yang sama, dan 29 persen pemain memperkirakan akan menghabiskan lebih sedikit.
“Temuan ini jelas menunjukkan titik balik penting dengan harga rata-rata $78 yang melampaui batas harga tradisional 70 dolar AS,” ungkap CEO FirstLook, Eden Chen. “Namun, survei ini juga mengungkapkan sensitivitas yang tajam pada harga 100 dolar AS, yang pasti menjadi hambatan psikologis bagi konsumen.”
Chen melanjutkan, “Realitas bagi Take-Two Interactive adalah bahwa mereka memiliki kekuatan penetapan harga yang belum pernah terjadi sebelumnya pada game ini, tetapi juga ingin mempertahankan keseimbangan yang sehat dengan memiliki jangkauan yang luas karena akan ada banyak peluang untuk membangun franchise dan memonetisasi dengan cara lain.”
Grand Theft Auto VI akan rilis di PS5, Xbox Series X, dan Xbox Series S pada 19 November 2026.















Discussion about this post