ReArchivu
DUKUNG KAMI
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video
No Result
View All Result
ReArchivu
No Result
View All Result
Home Game

Nintendo Kembali Daftarkan Paten Baru dan Kali Ini Tentang Mekanisme Summon Monster

Ignatius Wellson Theja SukrisnobyIgnatius Wellson Theja Sukrisno
September 11, 2025
in Game, Gamebiz, News

Belum tuntas urusan mengenai kasus tuntutan Nintendo kepada Pocketpair mengenai pelanggaran paten atas sistim mounting dalam Palworld, kini Nintendo kembali ramai dibicarakan tentang pendaftaran paten baru lainnya.

Baca Juga: Menurut Konsultan IP, Sistim Mounting di Honkai: Nexus Anima Masuk Ke Kategori “Melanggar” Paten Milik Nintendo

Dilaporkan oleh Gamefray, Nintendo kini mendapatkan paten baru minggu lalu yang mencakup tindakan memanggil karakter lain dan membuat mereka bertarung atas nama pemain.

Baca Juga

Nintendo tetap kembangkan judul untuk Switch meski fokus beralih ke Switch 2

Nintendo tetap kembangkan judul untuk Switch meski fokus beralih ke Switch 2

November 10, 2025
Koei Tecmo Umumkan FATAL FRAME II: Crimson Butterfly REMAKE

Koei Tecmo Umumkan FATAL FRAME II: Crimson Butterfly REMAKE

September 15, 2025
RUMOR: Blizzard Sedang Kembangkan Game Starcraft Bergenre Shooter

RUMOR: Blizzard Sedang Kembangkan Game Starcraft Bergenre Shooter

February 11, 2026
Hutang Budi ke Nintendo, Produser Rhythm Heaven Groove Tolak Berbagai Tawaran Membuat Game Serupa

Hutang Budi ke Nintendo, Produser Rhythm Heaven Groove Tolak Berbagai Tawaran Membuat Game Serupa

July 24, 2026

Secara spesifik, paten tersebut menjelaskan situasi di mana:

  • Konsol atau sistem lain digunakan untuk menjalankan video game dari penyimpanan
  • Pemain mengendalikan karakter di “ruang virtual”
  • Pemain dapat melakukan perintah input untuk memunculkan “sub karakter” (yaitu memanggil karakter lain)
  • Jika terdapat musuh di tempat sub karakter tersebut muncul, pemain dapat mengendalikan pertarungan antara sub karakter tersebut dan musuh
  • Jika tidak ada musuh di tempat sub karakter tersebut muncul, sub karakter tersebut akan bergerak secara otomatis
  • Pemain dapat memindahkan sub karakter ke lokasi lain di lapangan, dan jika terdapat musuh di sana, mereka dapat mengendalikan pertarungan antara sub karakter tersebut dan musuh
  • Contoh paling jelas dari paten ini adalah game Pokémon, di mana pemain dapat memanggil Pokémon dan menggunakannya untuk melawan Pokémon lain atas nama mereka.

Namun, secara teoritis, paten ini dapat diinterpretasikan untuk mencakup sejumlah game lain. Contoh lain bisa jadi adalah seri Pikmin milik Nintendo, di mana pemain memanggil Pikmin (dengan cara mencabutnya atau memilihnya dari kapal pemain) dan memindahkannya ke lokasi berbeda, yang akan memicu pertarungan jika mereka mengenai musuh.

Kekhawatiran telah beredar di internet bahwa paten baru Nintendo dapat memicu sejumlah gugatan hukum, di mana Nintendo akan menggugat perusahaan lain yang mencoba menerapkan mekanisme pemanggilan dalam gamenya, sehingga membahayakan judul-judul seri mendatang seperti Persona.

Namun, meskipun hukum merek dagang menyatakan bahwa suatu perusahaan dapat kehilangan merek dagangnya jika tidak menggugat pelanggaran apa pun, hal ini tidak berlaku untuk paten. Meskipun Nintendo telah mematenkan mekanisme ini, Nintendo dapat memilih untuk tidak menuntut perusahaan lain yang menggunakannya, dan hanya melakukannya ketika merasa hak kekayaan intelektualnya terancam.

Hal ini juga terjadi pada Palworld, yang telah menerima tuduhan plagiarisme dari game Pokémon sejak dirilis pada awal 2024.

Baca Juga: Nintendo Walaupun Menang Gugatan Terhadap Palworld Tetap Rugi

Nintendo dan The Pokémon Company mengajukan gugatan terhadap Pocketpair di Jepang tahun lalu, menuduh Palworld melanggar tiga paten yang terkait dengan gameplay menangkap monster, termasuk memanggil Pal dengan melempar Pal Sphere, dan menggunakan Pal sebagai kendaraan seperti glider.

Tags: Berita GameNintendo
Share131Tweet82ShareShare
Ignatius Wellson Theja Sukrisno

Ignatius Wellson Theja Sukrisno

Connoisseur of everything nerdy! I mostly talk about RPG games but i also talk about other things. Di luar jurnalisme saya juga adalah seorang multimedia designer, mulai dari mengkomposisikan gambar bergerak hingga video. Saat ini saya fokus dalam studi saya di Sastra Jepang. For inquiry contact me at: [email protected]

Baca Selanjutnya

Kepala Sonic Team Klaim Sonic the Hedgehog Dibuat untuk Kalahkan Disney
News

Kepala Sonic Team Klaim Sonic the Hedgehog Dibuat untuk Kalahkan Disney

byFransiskus Sukardi Ruata
August 4, 2026
0

Menurut Takashi Iizuka, SEGA saat itu "ingin memiliki konten yang jauh lebih unggul dari apa yang dilakukan Disney".

Read moreDetails
Mau Ngobrol Sama Ryza Seharian Gust Umumkan Chat AI Ryza RyzaChat

Mau Ngobrol Sama Ryza Seharian? SpiralAI dan Gust Siapkan AI Ryza “RyzaChat”

August 4, 2026
Rumor Microsoft Bakal Bawa Game XBOX 360 ke PC

Rumor: Microsoft Bakal Bawa Game XBOX 360 ke PC

August 4, 2026
Drecom Klaim Adopsi Metode Pembayaran di Luar Google dan Apple Bantu Tingkatkan Margin Keuntungan

Drecom Klaim Adopsi Metode Pembayaran di Luar Google dan Apple Bantu Tingkatkan Margin Keuntungan

August 4, 2026
CEO Marvelous Sebut Honey ∞ Parade Games Bakal Kembali Membuat Game Konsol Lagi!

CEO Marvelous Sebut Honey ∞ Parade Games Bakal Kembali Membuat Game Konsol Lagi!

August 4, 2026

Discussion about this post

We Are Social!

Pilihan Editor

Review Echoes of Aincrad – Potensi Serba Terbatas

Review Echoes of Aincrad – Potensi Serba Terbatas

35 Game Baru di Bulan Agustus 2026

35 Game Baru di Bulan Agustus 2026

July 29, 2026
Review Granblue Fantasy: Relink - Endless Ragnarok - 2 Tahun Setelah Perilisan, Apa Saja yang Baru? Masih Worth It?

Review Granblue Fantasy: Relink – Endless Ragnarok – 2 Tahun Setelah Perilisan, Apa Saja yang Baru? Masih Worth It?

Nostalgia Game Adaptasi Film Paling Ikonik: Dari The Warriors hingga King Kong

Nostalgia Game Adaptasi Film Paling Ikonik: Dari The Warriors hingga King Kong

July 17, 2026
Review Assassin's Creed Black Flag Resynced - Lebih Mirip "Patch Besar" daripada Remake

Review Assassin’s Creed Black Flag Resynced – Lebih Mirip “Patch Besar” daripada Remake

ArchivExpose Asbak - Sekawan UI, Adam Style, Variasi Hantu Indonesia, Trendsetter Game Aksi 2D, Steam, dan Rencana Early Access

ArchivExpose Asbak – Sekawan UI, “Adam Style”, Variasi Hantu Indonesia, Trendsetter Game Aksi 2D, Steam, dan Rencana Early Access

July 7, 2026
ReArchivu

© 2024-2026 ReArchivu - All Rights Reserved.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Kebijakan Review
  • Privacy Policy

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Game
    • Platform
      • PC
      • PlayStation
      • Nintendo
      • Xbox
      • Mobile
    • JRPG
    • Game Indie
    • Game Retro
    • Game Lokal
    • Gamebiz
  • Review
    • Review Game
  • Pilihan Editor
    • Eksklusif
    • Interview
    • Essay
    • ReArchivu List
    • Panduan
  • Pop Culture
    • Animanga
    • Music
    • Film
  • Video

© 2024-2026 ReArchivu - All Rights Reserved.