Melalui sesi tanya jawab dengan para pemegang saham setelah laporan finansial Q1 tahun fiskal yang berakhir 2026, Presiden Nintendo Shuntaro Furukawa menyatakan bahwa meskipun sebagian besar sumber daya pengembangan perusahaan kini difokuskan pada Switch 2, Nintendo masih akan terus mengembangkan game untuk konsol Switch yang telah berusia delapan tahun. Ia juga mengungkap bahwa sejumlah judul baru untuk konsol tersebut sudah dalam tahap perencanaan.

Furukawa menjelaskan bahwa pendekatan bisnis Nintendo dilakukan secara bertahap, dimulai dengan memastikan adopsi luas perangkat keras baru sebelum secara konsisten merilis game baru. Ia menilai generasi Switch berhasil mencapai keseimbangan ini, dengan banyak game yang tetap laku dan relevan dalam jangka panjang.
Lebih lanjut, Furukawa menyoroti bahwa meningkatnya biaya dan durasi pengembangan game membuat fitur kompatibilitas mundur (backwards compatibility) pada Switch 2 menjadi sangat penting.
“Dengan meningkatnya biaya dan lamanya waktu pengembangan, semakin sulit untuk merilis judul baru secara konsisten. Karena Switch 2 juga bisa memainkan game dari Switch, kami ingin merekomendasikan judul-judul tersebut kepada para pemain baru. Kami percaya menjaga momentum bisnis Switch 2 bergantung pada keseimbangan antara peluncuran game baru dan memastikan game lama tetap dinikmati dalam waktu lama,” ujarnya.
Presiden Nintendo Singgung Animal Crossing: New Horizons 3.0
Sebagai contoh, Furukawa menyinggung pembaruan besar Animal Crossing: New Horizons 3.0, yang menunjukkan bahwa tim pengembang Nintendo tidak hanya fokus pada proyek baru, tetapi juga berkomitmen memperbarui game lama. Shinya Takahashi, direktur sekaligus senior managing executive officer Nintendo, menambahkan bahwa perusahaan berusaha menjaga keseimbangan antara inovasi dan pemeliharaan game yang sudah ada.
Selain itu, Takahashi mengungkap bahwa Nintendo tengah berupaya memperluas kerja sama dengan mitra baru sekaligus memperkuat hubungan dengan mitra lama. Perusahaan juga berencana menambah jumlah dan kualitas tim pengembang, dengan pendanaan tambahan jika diperlukan.
Namun, meski komitmen perusahaan terhadap Switch masih kuat, beberapa studio pengembang eksternal melaporkan belum menerima kit pengembangan Switch 2 (dev kits) yang telah mereka ajukan beberapa bulan sebelumnya. Ada pula yang diminta Nintendo untuk tetap mengembangkan game untuk Switch lama, dengan asumsi game tersebut nantinya dapat dimainkan di Switch 2 melalui kompatibilitas mundur. Situasi ini masih belum sepenuhnya jelas, tetapi kemungkinan akan membaik seiring berjalannya waktu dan tersedianya dev kit secara lebih luas menjelang perilisan Switch 2.















Discussion about this post