Wizardry, khususnya dalam sejarahnya kepada genre RPG secara umum termasuk JRPG adalah judul yang sangat penting dan telah menjadi salah satu fondasi genre ini dan mempengaruhi berbagai filosofi desain game lainnya.
IP ini awalnya lahir di Amerika oleh developer Sir-Tech untuk Apple II, dan setelahnya terus berkembang hingga nantinya IP ini berpindah tangan kepada beberapa perusahaan lain khususnya perusahaan Jepang yang terus melanjutkan seri ini dengan merilis berbagai spin-off. Yang terbaru adalah Wizardry Variant Daphne oleh Drecom.
UPDATE 07/05/2026, 12:16 WIB: Drecom telah mengeluarkan pernyataan resmi karena ada beberapa miskonsepsi dari pelaporan beberapa media bahwa “IP Wizardry” telah dipindahkan kepada Atari melalui akuisisi dan membantah hal tersebut. Melainkan hanya ke-5 judul awal yang diakuisisi oleh Atari sedangkan keseluruhan IP tersebut masih milik Drecom. Pernyataan resmi perusahaan dapat dibaca di sini.
Melansir dari Business Wire, Atari resmi mengumumkan bahwa mereka telah mengakuisisi hak cipta untuk lima game pertama Wizardry beserta IP dasar Wizardry dari Drecom.
Judul-judul yang diakuisisi mencakup Wizardry: Proving Grounds of the Mad Overlord (1981), Wizardry II: The Knight of Diamonds (1982), Wizardry III: Legacy of Llylgamyn (1983), Wizardry IV: The Return of Werdna (1987), dan Wizardry V: Heart of the Maelstrom (1988), serta “banyak game lainnya yang terkait dengan Wizardry, hak kontrak, dan kekayaan intelektual terkait lainnya.”
Atari berencana untuk menghadirkan kembali game “Original Wizardry” / “The Llylgamyn Saga“—yang dianggap sebagai batu penjuru bagi genre Japanese RPG (JRPG)—lewat perluasan distribusi digital maupun fisik, serta pembuatan versi remaster, koleksi, dan rilis baru.

Selain penerbitan game, Atari juga merencanakan pembuatan merchandise, card game, board game, buku, komik, hingga proyek film dan TV sebagai bagian dari rencana jangka panjang untuk membangun sebuah entertainment franchise berdasarkan game orisinalnya.
“Saat Andrew Greenberg dan saya menciptakan Wizardry dulu pada tahun 1980-an, industri video game masih seumur jagung, dan game orisinalnya merupakan salah satu yang pertama membawa pengalaman role-playing ke PC dan konsol. Seiring langkah Atari memperkenalkan kembali game ini ke platform baru dan audiens baru, saya pastinya akan memperhatikan reaksi para gamer yang memutuskan untuk menjajal tantangan old-school yang sesungguhnya.” ujar Robert Woodhead, co-creator seri Wizardry, dalam siaran persnya.
CEO dan Chairman Atari, Wade Rosen, menambahkan,
“Wizardry adalah franchise RPG yang sangat berpengaruh, namun banyak dari game tersebut tidak tersedia selama lebih dari dua dekade. Kami sangat antusias mendapatkan kesempatan langka ini untuk menerbitkan ulang, melakukan remaster, serta menghadirkan console port dan rilis fisik dari game-game awal ini ke pasar.”
Studio milik Atari, Digital Eclipse, sebelumnya sudah merilis versi remake dari Wizardry: Proving Grounds of the Mad Overlord pada tahun 2024. Saat itu, proyek tersebut masih berstatus lisensi dari Drecom, yang telah mengakuisisi IP tersebut pada tahun 2020.
Adapun Drecom akan tetap memegang kepemilikan atas Wizardry VI: Bane of the Cosmic Forge, Wizardry VII: Crusaders of the Dark Savant, dan Wizardry 8, yang didasarkan pada alam semesta fiksi yang berbeda.















Discussion about this post